Wali Kota Bekasi menghadiri tradisi Sedekah Bumi bersama warga Jatimurni
Tradisi Sedekah Bumi jadi wujud syukur dan penguatan harmoni lingkungan
Kota Bekasi, Mediarjn.com – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menghadiri tradisi Sedekah Bumi yang digelar Sanggar Seni Sasak Djikin di wilayah Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati, Sabtu (2/5/2026), sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya lokal dan penguatan nilai kebersamaan masyarakat.
Pelestarian Tradisi oleh Masyarakat
Kegiatan Sedekah Bumi diikuti oleh masyarakat setempat dengan penuh antusias serta dihadiri aparatur wilayah. Tradisi ini menjadi simbol rasa syukur atas karunia alam sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia dan lingkungan.
Jatimurni, Pondok Melati
Acara berlangsung di wilayah Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, dengan suasana khidmat dan penuh kebersamaan yang mencerminkan nilai gotong royong masyarakat.
Rangkaian Acara dan Nilai Budaya
Berbagai pertunjukan seni tradisional ditampilkan sebagai bentuk nyata pelestarian budaya lokal. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga yang memperkuat hubungan sosial di lingkungan.
Makna Spiritual dan Sosial
Sedekah Bumi tidak hanya menjadi tradisi seremonial, tetapi juga sarat makna spiritual sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan, serta refleksi pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari kehidupan berkelanjutan.
Respons Pemerintah: Apresiasi dan Dukungan

Dalam sambutannya, Tri Adhianto menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi masyarakat dalam menjaga tradisi budaya.
“Kegiatan seperti ini mengajarkan kita untuk selalu bersyukur sekaligus mengingatkan bahwa alam harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya pelestarian budaya sebagai warisan bagi generasi mendatang.
Harmoni Budaya dan Lingkungan
Pemerintah Kota Bekasi mendukung penuh kegiatan berbasis budaya seperti Sedekah Bumi sebagai upaya menjaga harmoni antara manusia, lingkungan, dan nilai budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
(Red)

