Wali Kota Bekasi dan Gubernur Jawa Barat menjenguk korban kecelakaan kereta di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid
5 Fakta Penanganan Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi.
- Wali Kota dan Gubernur turun langsung menjenguk korban
- Seluruh biaya pengobatan ditanggung BPJS
- Total korban mencapai 91 orang
- RSUD CAM menjadi pusat perawatan utama
- Pendampingan korban dan keluarga terus dilakukan
Kunjungan Kepala Daerah ke Korban
Kota Bekasi, Mediarjn.com – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan langsung ke RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (RSUD CAM) untuk menjenguk korban kecelakaan kereta api, Rabu (29/4/2026).
Kunjungan ini menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi korban yang tengah menjalani perawatan medis.
RSUD CAM Bekasi sebagai Pusat Perawatan
Peninjauan dilakukan di RSUD CAM Bekasi yang menjadi salah satu rumah sakit rujukan utama bagi korban kecelakaan.
Selain RSUD CAM, korban juga dirawat di sejumlah rumah sakit lain di wilayah Bekasi dan sekitarnya.
Menjamin Penanganan dan Pembiayaan Korban

Pemerintah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis maksimal sekaligus jaminan pembiayaan melalui BPJS Kesehatan.
Langkah ini bertujuan agar korban dapat fokus pada pemulihan tanpa terbebani biaya pengobatan.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh korban tertangani dengan baik dan seluruh pembiayaan tercover BPJS,” ujar Tri Adhianto.
Pelayanan Medis dan Bantuan Langsung

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Jawa Barat turut menyerahkan bantuan kepada korban sebagai bentuk empati dan dukungan moral.
Dedi Mulyadi menegaskan bahwa seluruh fasilitas pelayanan kesehatan harus diberikan secara optimal kepada pasien.
“Sejak awal, kami ingin memastikan korban tidak merasa sendiri dan seluruh kebutuhannya terpenuhi,” ungkapnya.
Data Korban: Sebaran Pasien di Berbagai Rumah Sakit
Berdasarkan data terbaru, total korban mencapai 91 orang yang tersebar di beberapa rumah sakit.
Di RSUD CAM tercatat 54 korban, dengan rincian:
- 26 pasien masih dirawat
- 25 pasien telah pulang
- 3 korban meninggal dunia
Sementara itu, korban lainnya dirawat di berbagai rumah sakit seperti RS Primaya Timur, RS Mitra Timur, RS Bella, RS Hermina, RS Siloam Bekasi, RS Bakti Kartini, RSUD Cibitung, dan Mitra Plumbon.
Adapun korban meninggal dunia juga ditangani di RS Polri.
Dampak dan Tindak Lanjut: Pendampingan Korban dan Keluarga
Pemerintah Kota Bekasi memastikan pendampingan terhadap korban dan keluarga akan terus dilakukan, termasuk pelaporan berkala kepada pemerintah provinsi dan pusat.
Langkah ini menjadi bagian dari tanggung jawab bersama dalam penanganan pascakecelakaan.
Sinergi Pemerintah untuk Pemulihan Korban
Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dan provinsi dalam memberikan perlindungan maksimal kepada korban, baik dari sisi medis maupun pembiayaan.
Sinergi antarinstansi diharapkan mampu mempercepat pemulihan korban serta menjaga kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan dan penanganan darurat.
(Red)

