Nofel Saleh Hilabi menyampaikan pandangan terkait Musda Golkar Kota Bekasi. (Sumber: Dokumentasi narasumber.)
Nofel Saleh Hilabi menyampaikan pandangannya terkait Musda Golkar Kota Bekasi, mulai dari demokrasi internal partai, aspirasi dukungan pencalonan, hingga harapan agar Golkar semakin dekat dengan masyarakat. Berikut 5 Pernyataan Nofel Saleh Hilabi soal Musda Golkar Kota Bekasi.
-
Musda Golkar sebagai proses demokrasi dan regenerasi.
Pentingnya menjaga soliditas dan persatuan kader.
Tanggapan terhadap aspirasi dukungan menjadi ketua.
Jabatan sebagai amanah, bukan sekadar tujuan.6>
Harapan Golkar hadir dan bekerja untuk masyarakat.6>
Nofel Saleh Hilabi menghormati proses Musda Golkar Kota Bekasi, mengapresiasi aspirasi dukungan terhadap dirinya, dan menekankan pentingnya soliditas kader serta pengabdian kepada masyarakat.
Apa yang Perlu Diketahui?
Kader Golkar Nofel Saleh Hilabi menanggapi dinamika Musda Golkar Kota Bekasi. Ia menyebut Musda sebagai proses demokrasi dan regenerasi, serta menegaskan bahwa dukungan pencalonan tidak boleh mendahului mekanisme partai. Nofel berharap kepemimpinan mendatang mampu merangkul seluruh kader dan menghadirkan Golkar yang dekat dengan masyarakat.
Editorial Note: Artikel ini telah melalui proses penyuntingan dan peninjauan oleh tim redaksi Mediarjn.com.
Kader Golkar Nofel Saleh Hilabi menghormati mekanisme Musda dan aspirasi yang mendorong dirinya maju sebagai Ketua Golkar Kota Bekasi. Ia menekankan pentingnya persatuan kader dan kehadiran partai di tengah masyarakat.
Bekasi, Mediarjn.com – Dinamika Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Bekasi menjadi perhatian di tengah proses demokrasi dan regenerasi organisasi. Kader Partai Golkar, Nofel Saleh Hilabi, atau yang akrab disapa Bang Nofel, menegaskan pentingnya menjaga soliditas kader serta menghormati mekanisme partai dalam menentukan kepemimpinan. Rabu (16/9/26).
Nofel yang juga menjabat Ketua Umum Baladikha Karya menyampaikan pandangannya mengenai Musda Golkar Kota Bekasi. Ia menilai perbedaan pandangan dan pilihan merupakan bagian yang wajar dalam organisasi besar seperti Partai Golkar.
“Bagi saya, Musda adalah bagian dari proses demokrasi dan regenerasi di tubuh Partai Golkar. Perbedaan pandangan maupun pilihan merupakan hal yang biasa dalam sebuah organisasi besar,” ujar Nofel.
Menurutnya, proses Musda perlu berjalan sesuai aturan dan mekanisme partai dengan mengedepankan semangat kekeluargaan. Soliditas kader juga dinilai penting agar agenda organisasi tidak berhenti pada persoalan pergantian kepemimpinan.
Nofel: Siapa Pun yang Mendapat Amanah Harus Merangkul Kader
Nofel berharap siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah kepemimpinan dapat merangkul seluruh kader tanpa membeda-bedakan kelompok.
Ia menilai, kepemimpinan Partai Golkar Kota Bekasi perlu diarahkan untuk memperkuat hubungan partai dengan masyarakat.
“Yang paling penting, seluruh proses berjalan sesuai aturan dan mekanisme partai, dengan semangat kekeluargaan serta tetap menjaga soliditas,” katanya.
Ia menambahkan, Musda bukan semata-mata tentang siapa yang menjadi ketua, melainkan bagaimana seluruh kader dapat kembali bersatu setelah proses organisasi selesai.
“Karena pada akhirnya, Musda bukan hanya bicara tentang siapa yang menjadi ketua, tetapi bagaimana setelah Musda seluruh kader kembali bersatu dan bekerja untuk kepentingan masyarakat Kota Bekasi,” lanjutnya.
Tanggapi Dukungan Maju Ketua Golkar Kota Bekasi
Di tengah aspirasi masyarakat yang mendukung dirinya maju sebagai Ketua Golkar Kota Bekasi, Nofel menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan.
Namun, ia menegaskan tidak ingin mendahului proses dan mekanisme organisasi yang berlaku di Partai Golkar.
“Pertama, saya tentu berterima kasih dan menghargai setiap aspirasi maupun dukungan yang disampaikan kepada saya. Bagi saya, kepercayaan masyarakat dan kader merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab,” ungkapnya.
Nofel menyatakan dirinya tetap menghormati keputusan partai. Ia juga menekankan bahwa jabatan bukan sesuatu yang harus dikejar, melainkan amanah yang perlu dipertimbangkan dengan penuh tanggung jawab.
“Saya kader Partai Golkar dan saya menghormati keputusan serta mekanisme yang berlaku di partai,” tegasnya.
Jabatan Bukan Tujuan Utama
Nofel mengatakan, di mana pun dirinya diberikan ruang untuk mengabdi, ia ingin memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi Partai Golkar dan masyarakat.
Ia membuka ruang terhadap aspirasi yang berkembang, tetapi tetap menyerahkan keputusan kepada mekanisme organisasi.
“Kalau kemudian ada aspirasi yang berkembang dan organisasi memberikan kepercayaan, tentu setiap amanah harus dipertimbangkan dengan penuh tanggung jawab,” katanya.
Menurut Nofel, hal terpenting saat ini adalah menjaga persatuan dan merangkul seluruh elemen agar Musda menjadi momentum yang baik bagi masa depan Golkar Kota Bekasi.
Dorong Golkar Hadir dan Mendengar Masyarakat
Lebih jauh, Nofel berharap Partai Golkar tidak hanya hadir ketika momentum politik berlangsung. Ia mendorong agar partai dapat terus mendengar aspirasi, bekerja, dan memberikan solusi bagi masyarakat.
“Saya ingin Golkar hadir bukan hanya ketika momentum politik datang, tetapi benar-benar hadir, mendengar, bekerja, dan memberikan solusi bagi masyarakat,” pungkasnya.
Pernyataan Nofel tersebut menempatkan soliditas kader, penghormatan terhadap mekanisme organisasi, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai pokok pandangannya terkait Musda Golkar Kota Bekasi.
(Red)

