TIM
Kondisi banjir dan kepadatan lalu lintas menjadi sorotan WRC Sumut terhadap Pemerintah Kota Medan. (Sumber: Dok. WRC Sumut.)
WRC Sumut menyoroti banjir dan kemacetan di Kota Medan serta meminta pemerintah mempercepat solusi melalui pembenahan drainase, normalisasi sungai, dan rekayasa lalu lintas. Berikut 3 Persoalan Medan yang Disorot WRC Sumut. _______________________________
- Banjir masih menjadi sorotan di Kota Medan.
- Kemacetan dinilai masih menjadi keluhan warga.
- WRC Sumut meminta evaluasi drainase dan rekayasa lalu lintas.
WRC Sumut menyoroti banjir dan kemacetan yang dinilai masih menjadi persoalan warga Kota Medan setelah sekitar satu setengah tahun pemerintahan Wali Kota Rico Waas. WRC meminta evaluasi dan percepatan penanganan drainase, normalisasi sungai, serta rekayasa lalu lintas.
Apa yang Perlu Diketahui?
Ketua WRC Sumut Johan Merdeka mengkritik penanganan banjir dan kemacetan di Kota Medan. Ia menilai kedua persoalan tersebut masih menjadi keluhan masyarakat dan meminta Pemko Medan menghadirkan solusi konkret serta jangka panjang. Selain mengevaluasi kebijakan pemerintah kota, Johan juga menyoroti kinerja Dinas PUPR, khususnya terkait drainase. WRC Sumut mendorong percepatan pembenahan drainase, normalisasi sungai, dan rekayasa lalu lintas. Hingga berita ini diterbitkan, Pemko Medan belum memberikan tanggapan resmi.
WRC Sumut meminta Pemko Medan mengevaluasi drainase, normalisasi sungai, hingga rekayasa lalu lintas untuk mengatasi persoalan yang masih dikeluhkan warga.
MEDAN, Mediarjn.com – Persoalan banjir dan kemacetan di Kota Medan kembali mendapat sorotan. Ketua Walet Reaksi Cepat (WRC) Sumatera Utara, Johan Merdeka, menilai dua persoalan tersebut masih menjadi keluhan masyarakat meski pemerintahan Wali Kota Medan Rico Waas telah berjalan sekitar satu setengah tahun.
Kritik tersebut disampaikan Johan melalui rilis dan poster yang beredar di media sosial pada 10 September 2026. Menurutnya, Pemerintah Kota Medan perlu segera mengambil langkah konkret dan menyiapkan solusi jangka panjang terhadap persoalan dasar yang dihadapi masyarakat.
“Setahun setengah Wali Kota Medan menjabat, persoalan banjir terus melanda dan kemacetan juga masih menjadi keluhan masyarakat. Ini harus segera ada langkah konkret dan solusi jangka panjang dari Pemko Medan,” ujar Johan.
Dalam poster yang disebarkan, WRC Sumut menampilkan sejumlah kondisi banjir di ruas jalan serta kepadatan lalu lintas di Kota Medan. Materi tersebut disebut sebagai bentuk catatan dan kritik terhadap kinerja Pemerintah Kota Medan.
Kinerja Dinas PUPR Ikut Disorot
Johan tidak hanya menyoroti kepemimpinan Wali Kota Medan. Ia juga meminta adanya evaluasi terhadap kinerja Kepala Dinas PUPR Kota Medan, khususnya terkait persoalan drainase yang menurutnya masih belum maksimal di sejumlah lokasi.
Menurut Johan, kondisi drainase menjadi salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian serius dalam upaya mengurangi persoalan banjir.
“Selain Wali Kota, yang harus dievaluasi juga adalah kinerja Kepala Dinas PUPR Medan. Pengerjaan drainase di beberapa titik masih belum maksimal. Kalau drainasenya buruk, ya banjir tidak akan selesai,” tegasnya.
Kritik tersebut disampaikan sebagai bentuk kontrol sosial masyarakat sipil agar pemerintah daerah lebih fokus menangani persoalan yang secara langsung dirasakan warga.
WRC Minta Penanganan Banjir dan Macet Dipercepat
WRC Sumut berharap Pemko Medan tidak hanya melakukan penanganan yang bersifat sementara, tetapi juga menyiapkan solusi yang berkelanjutan.
Beberapa langkah yang didorong antara lain percepatan penanganan drainase, normalisasi sungai, serta rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan di sejumlah ruas jalan.
“Kami dari WRC Sumut berharap Pemko Medan segera mengevaluasi dan mempercepat penanganan drainase, normalisasi sungai, serta rekayasa lalu lintas. Jangan sampai warga terus jadi korban banjir dan macet setiap tahun,” kata Johan.
Dengan demikian, WRC Sumut meminta pemerintah daerah menjadikan persoalan banjir dan kemacetan sebagai agenda yang membutuhkan penanganan terukur dan berkelanjutan.
Pemko Medan Belum Berikan Tanggapan
Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kota Medan belum memberikan tanggapan resmi terhadap kritik yang disampaikan WRC Sumut.
Mediarjn.com membuka ruang bagi Pemko Medan maupun pihak terkait untuk memberikan klarifikasi, data pembanding, maupun hak jawab atas kritik yang disampaikan dalam pemberitaan ini. (Tim)
(Red)

