RD Ahmad Syarif, S. AP, memperoleh dua sertifikat pembelajaran dari BPSDM Provinsi Jawa Barat setelah mengikuti E-Learning ASN Berintegritas dan Pelatihan Pencegahan Maladministrasi pada 4–6 September 2026. (Sumber: Dok pribadi/RD Ahmad Syarif
Dua sertifikat BPSDM Jawa Barat yang diperoleh RD Ahmad Syarif dalam rentang waktu berdekatan bukan hanya menjadi bukti penyelesaian pembelajaran, tetapi juga momentum memperkuat integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas di ruang redaksi. Berikut 6 Fakta di Balik Dua Sertifikat RD Ahmad Syarif dalam 28 Jam _______________________________
- Sertifikat pertama membahas ASN Berintegritas.
- Pembelajaran kedua fokus pada pencegahan maladministrasi.
- Total pembelajaran mencapai 32 JP.
-
Capaian mendapat apresiasi Pimred Mediarjn.com.
- Materi integritas dinilai relevan dengan kerja jurnalistik.
- Sertifikat diharapkan menjadi bagian dari peningkatan profesionalisme redaksi.
RD Ahmad Syarif, S. AP, penulis, editor sekaligus Redaktur Pelaksana (Redpel) Mediarjn.com, menyelesaikan dua program pembelajaran BPSDM Provinsi Jawa Barat pada 4–6 September 2026. Dua sertifikat tersebut masing-masing mencatat 16 JP, sehingga total pembelajaran mencapai 32 JP. Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Pimred Mediarjn.com Hisar Pardomuan karena materi yang dipelajari berkaitan dengan integritas, antikorupsi dan pencegahan maladministrasi yang relevan dengan profesionalisme jurnalistik.
Apa yang Perlu Diketahui?
Dalam rentang waktu yang berdekatan, RD Ahmad Syarif menyelesaikan dua program pembelajaran BPSDM Provinsi Jawa Barat dan memperoleh dua sertifikat. Program pertama adalah E-Learning ASN Berintegritas yang berlangsung 4–5 September 2026, sedangkan program kedua merupakan Pelatihan Pencegahan Maladministrasi pada 5–6 September 2026. Masing-masing memiliki beban 16 JP. Capaian tersebut mendapat apresiasi Pimred Mediarjn.com Hisar Pardomuan sebagai bagian dari komitmen peningkatan kompetensi, integritas dan profesionalisme insan redaksi.
Tuntaskan dua pembelajaran BPSDM Jawa Barat, RD Ahmad Syarif kantongi 32 JP dan mendapat apresiasi Pimred Mediarjn.com Hisar Pardomuan.
Cimahi, Mediarjn.com – Dedikasi RD Ahmad Syarif, S. AP, dalam meningkatkan kompetensi dan memperkuat pemahaman tentang integritas mendapat apresiasi dari Pemimpin Redaksi Mediarjn.com, Hisar Pardomuan, setelah menyelesaikan dua program pembelajaran BPSDM Provinsi Jawa Barat dalam rentang waktu berdekatan. Minggu (6/9/26).
RD Ahmad Syarif, yang menjalankan peran sebagai penulis/editor sekaligus Redaktur Pelaksana (Redpel) Mediarjn.com, menyelesaikan pembelajaran pada 4–5 September 2026 dan kembali menuntaskan program berikutnya pada 5–6 September 2026.
Dua program tersebut menghasilkan dua sertifikat BPSDM Provinsi Jawa Barat, dengan masing-masing beban pembelajaran 16 Jam Pelajaran (JP) atau total 32 JP.
Capaian tersebut mendapat perhatian dari Pimred Mediarjn.com karena materi yang dipelajari berkaitan erat dengan nilai yang juga menjadi bagian penting dalam kerja jurnalistik, yakni integritas, objektivitas, antikorupsi, konflik kepentingan dan pencegahan maladministrasi.
Sertifikat Pertama Membahas ASN Berintegritas
Sertifikat pertama bernomor 933.2795/KPG.03.01.03/PKTU, diterbitkan di Cimahi pada 5 September 2026.
Dalam sertifikat tersebut, RD Ahmad Syarif tercatat telah mengikuti E-Learning ASN Berintegritas yang diselenggarakan BPSDM Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Direktorat Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui LMS Jabar Corpu Talent.
Pembelajaran berlangsung pada 4 September hingga 5 September 2026 dengan beban 16 JP.
Materi pembelajarannya terdiri dari enam modul, yaitu Berani Memilih Jalan Lurus, Meski Banyak Godaan; Saat Perkataan, Pikiran, dan Perbuatan Harus Selaras; Dari Uang Kopi, Parsel Lebaran, hingga Korupsi; Teguh dalam Integritas; Tangan yang Menolak; serta Cahaya Perubahan.
Keenam materi tersebut memiliki total 16 JP.
Sehari Kemudian, Kembali Menuntaskan Pelatihan
Belum berselang lama, RD Ahmad Syarif kembali menyelesaikan program pembelajaran berikutnya.
Sertifikat kedua bernomor 2269.5808/KPG.03.01.03/BPSDM, diterbitkan BPSDM Provinsi Jawa Barat pada 6 September 2026.
Dokumen tersebut menerangkan bahwa RD Ahmad Syarif telah menyelesaikan Pelatihan Pencegahan Maladministrasi (duplicate) berbasis Massive Open Online Course (MOOC) melalui LMS Jabar Corpu Talent.
Program kedua tersebut berlangsung pada 5 September sampai 6 September 2026 dengan beban pembelajaran 16 JP.
Dengan demikian, kedua sertifikat mencatat total 32 JP pembelajaran dalam rentang tanggal 4–6 September 2026.
Pimred Mediarjn Apresiasi Semangat Belajar Profesionalisme Redaksi,
Pimred Mediarjn.com Hisar Pardomuan menilai peningkatan kompetensi merupakan bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia di lingkungan media.
Menurut Hisar, seorang penulis maupun editor tidak cukup hanya memiliki kemampuan menyusun kalimat dan mengolah informasi. Ada tanggung jawab yang lebih besar untuk memastikan setiap informasi yang dipublikasikan memiliki dasar yang jelas dan diproses secara profesional.
“Kami memberikan apresiasi atas kemauan untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas. Bagi seorang penulis, editor maupun Redpel, kompetensi bukan hanya kemampuan menulis, tetapi juga bagaimana memahami integritas, objektivitas dan tanggung jawab dalam setiap informasi yang disampaikan kepada publik.”
Integritas Dinilai Relevan dengan Kerja Jurnalistik
Hisar juga menilai materi pembelajaran mengenai integritas, antikorupsi dan pencegahan maladministrasi memiliki relevansi dengan pekerjaan jurnalistik.
Sebab, kerja jurnalistik tidak hanya berkaitan dengan kecepatan memperoleh informasi, tetapi juga membutuhkan proses verifikasi, konfirmasi, keberimbangan dan kehati-hatian sebelum sebuah informasi disampaikan kepada masyarakat.
“Sertifikat bukan tujuan akhir. Yang lebih penting adalah bagaimana pengetahuan yang diperoleh diterapkan dalam pekerjaan. Integritas harus terlihat ketika melakukan verifikasi, meminta konfirmasi, menulis fakta dan menyajikan informasi kepada masyarakat.”
Dengan demikian, proses pembelajaran yang dilakukan RD Ahmad Syarif diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen administratif, tetapi dapat menjadi bagian dari peningkatan kualitas kerja di ruang redaksi.
Dua Sertifikat Menjadi Catatan Pengembangan Kompetensi
Dua sertifikat yang diperoleh dalam waktu berdekatan tersebut menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan pengembangan kompetensi RD Ahmad Syarif.
Program pertama menitikberatkan pada ASN Berintegritas, sementara program kedua berfokus pada Pencegahan Maladministrasi.
Keduanya memiliki benang merah yang sama, yakni pentingnya membangun sikap profesional, bertanggung jawab dan berintegritas dalam menjalankan tugas.
Bagi insan media, nilai tersebut memiliki relevansi tersendiri. Jurnalis dituntut mampu memilah informasi, melakukan verifikasi, menghindari konflik kepentingan dan menyajikan fakta secara bertanggung jawab.
Dari Sertifikat Menuju Profesionalisme Redaksi
Apresiasi dari Pimred Mediarjn.com tersebut pada akhirnya tidak hanya dimaknai sebagai penghargaan atas dua sertifikat yang diperoleh.
Lebih dari itu, capaian tersebut menjadi pengingat bahwa proses belajar harus menghasilkan perubahan dalam cara bekerja.
Bagi RD Ahmad Syarif sebagai penulis, editor dan Redpel Mediarjn.com, pengalaman mengikuti pembelajaran tersebut diharapkan dapat memperkuat standar profesional dalam menghasilkan karya jurnalistik.
Sebab, di tengah arus informasi digital yang semakin cepat, kualitas media tidak hanya ditentukan oleh seberapa cepat sebuah berita diterbitkan, tetapi juga oleh seberapa kuat proses verifikasi, akurasi, integritas dan tanggung jawab redaksinya.
(Red)

