Bakal calon Kepala Desa Sumber Jaya Fajar Shodick berdialog dengan warga RW 040 Perumahan Griya Asri 2 saat kegiatan silaturahmi di Desa Sumber Jaya, Kabupaten Bekasi.
Sumber: Dok. Tim Fajar Shodick/Mediarjn.com.
Mulai dari peningkatan PAD, penguatan UMKM, digitalisasi pemerintahan desa, validasi data sosial, hingga penanganan banjir menjadi lima program utama yang diperkenalkan Fajar Shodick kepada masyarakat.
-
-
Fajar Shodick Paparkan Visi Membangun Desa Sumber Jaya.
-
UMKM dan BUMDes Jadi Andalan Tingkatkan PAD Desa.
-
Website Desa Disiapkan untuk Transparansi Pemerintahan.
-
Penanganan Banjir RW 040 Masuk Program Prioritas.
-
Layanan Pemerintah Desa 24 Jam Jadi Komitmen Fajar.
-
Bakal calon Kepala Desa Sumber Jaya menawarkan program transparansi, UMKM, penanganan banjir, dan layanan 24 jam.
Kab Bekasi, Mediarjn.com – Bakal Calon Kepala Desa Sumber Jaya, Fajar Shodick, menggelar kegiatan silaturahmi dan dialog bersama warga RW 040 Perumahan Griya Asri 2 Blok J, Desa Sumber Jaya, Kabupaten Bekasi, Jumat (24/7/2026). Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memaparkan visi dan program pembangunan desa yang diusungnya apabila dipercaya memimpin Desa Sumber Jaya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusias. Hadir dalam acara tersebut Ketua RW 040 Suwarno, Ketua RT 01 hingga RT 10, pengurus PKK, Karang Taruna, para tokoh masyarakat, sesepuh RW 040, serta puluhan warga yang mengikuti dialog secara interaktif.
Fokus Bangun Desa yang Transparan dan Mandiri
Dalam pemaparannya, Fajar menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar mencari dukungan politik, melainkan memperkenalkan gagasan pembangunan desa yang berorientasi pada tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan partisipatif.
Ia menyampaikan komitmennya untuk mewujudkan Desa Sumber Jaya yang mandiri, transparan, berkeadilan, aman, nyaman, dan sejahtera melalui keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
“Saya hadir bukan hanya meminta dukungan, tetapi membawa komitmen membangun Desa Sumber Jaya menjadi desa yang mandiri, transparan, berkeadilan, aman, nyaman, dan sejahtera. Potensi desa ini sangat besar apabila dikelola dengan tata kelola pemerintahan yang baik dan melibatkan seluruh masyarakat,” ujar Fajar.
Target Tingkatkan PAD hingga Rp15 Miliar
Salah satu program yang disampaikan adalah peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD). Fajar menargetkan PAD Desa Sumber Jaya dapat mencapai Rp1 miliar pada tahun pertama kepemimpinannya dan meningkat hingga Rp15 miliar pada tahun kedelapan melalui optimalisasi potensi ekonomi desa.
Untuk mencapai target tersebut, ia menawarkan pembentukan kelompok-kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bawah pengelolaan BUMDes yang akan bermitra dengan Koperasi Merah Putih.
Menurutnya, kemitraan tersebut diharapkan membuka akses permodalan yang lebih mudah bagi pelaku UMKM tanpa potongan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Digitalisasi Desa Jadi Prioritas
Fajar juga memperkenalkan konsep digitalisasi pemerintahan desa melalui pembangunan website resmi Desa Sumber Jaya.
Melalui platform digital tersebut, masyarakat nantinya dapat mengakses berbagai informasi pemerintahan secara terbuka, mulai dari program kerja desa, laporan keuangan, pengadaan barang dan jasa, hingga pelayanan administrasi.
Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi salah satu langkah penting dalam membangun pemerintahan desa yang akuntabel sekaligus memperkuat kontrol sosial masyarakat.
Data Warga Akan Diperbarui
Di bidang pelayanan sosial, Fajar berencana melakukan pembaruan dan validasi data kependudukan agar pemerintah desa memiliki basis data yang akurat mengenai warga kurang mampu, anak putus sekolah, serta lanjut usia.
Dengan data yang lebih valid, bantuan pemerintah diharapkan dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Selain itu, ia juga berkomitmen menciptakan lapangan pekerjaan baru melalui penguatan ekonomi desa, pemberdayaan UMKM, dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Warga Soroti Persoalan Banjir

Dalam sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan persoalan banjir yang rutin melanda kawasan RW 040 Perumahan Griya Asri 2 saat musim hujan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Fajar menyatakan bahwa penanganan banjir akan menjadi salah satu program prioritas apabila dirinya mendapatkan amanah memimpin Desa Sumber Jaya.
“Permasalahan banjir yang mengancam keselamatan warga harus menjadi prioritas utama. Jika diberikan amanah, saya akan mengupayakan penanganan banjir di Perumahan Griya Asri 2 secara menyeluruh,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan rencana menghadirkan pelayanan pemerintah desa selama 24 jam, khususnya untuk membantu warga yang membutuhkan layanan kesehatan maupun penanganan kondisi darurat.
Silaturahmi Jadi Ruang Menyerap Aspirasi
Menutup kegiatan, Fajar mengapresiasi sambutan hangat masyarakat RW 040 dan berharap komunikasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya membangun Desa Sumber Jaya secara bersama-sama.
“Rumah saya tidak jauh dari RW 040. Saya berharap silaturahmi ini terus terjalin. Mari bersama-sama berdiskusi dan membangun Desa Sumber Jaya agar semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tutupnya.
Kegiatan silaturahmi berlangsung tertib dan menjadi ruang dialog terbuka antara bakal calon kepala desa dengan masyarakat dalam membahas berbagai gagasan pembangunan untuk masa depan Desa Sumber Jaya.
(Red)

