Alumni SMK Teratai Putih Global 4 Bekasi, Adika Palsa, mendapat kesempatan bekerja di PT Chemco Harapan Nusantara setelah menjalani PKL selama enam bulan. (Sumber: Dok. Mediarjn.com/Arsip.)
Dari keterbatasan biaya pendidikan hingga memperoleh kesempatan bekerja, perjalanan Adika menunjukkan pentingnya ketekunan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan pengalaman PKL dalam mempersiapkan siswa memasuki dunia industri. Berikut 5 Pelajaran dari Perjalanan Adika: PKL hingga Direkrut Sebelum Lulus. _______________________________
- Adika Palsa merupakan alumni SMK Teratai Putih Global 4 Bekasi jurusan TKR.
- Ia menjalani PKL selama enam bulan di PT Chemco Harapan Nusantara.
- Kedisiplinan dan etos kerjanya membuka peluang direkrut sebelum lulus.
- Setelah bekerja, Adika kembali mendapat perpanjangan kontrak.
- Kisahnya menunjukkan pentingnya karakter dan pengalaman industri bagi siswa SMK.
Alumni SMK Teratai Putih Global 4 Bekasi, Adika Palsa, berhasil mendapatkan kesempatan bekerja di PT Chemco Harapan Nusantara setelah menjalani PKL selama enam bulan. Kedisiplinan, ketepatan waktu, tanggung jawab, dan etos kerjanya menjadi bagian dari proses yang mengantarkannya direkrut sebelum lulus dan kemudian memperoleh perpanjangan kontrak.
Apa yang Perlu Diketahui?
Perjalanan Adika Palsa menjadi contoh bahwa pengalaman PKL dapat membuka peluang karier bagi siswa SMK. Meski pernah menghadapi keterbatasan pembiayaan pendidikan, Adika tetap menyelesaikan pendidikannya dan menjalani PKL dengan disiplin. Konsistensi tersebut membuka kesempatan bekerja di PT Chemco Harapan Nusantara sebelum ia lulus. Setelah bergabung sebagai karyawan, Adika kembali mendapat kepercayaan melalui perpanjangan kontrak. Pihak sekolah menilai pencapaian tersebut menunjukkan pentingnya perpaduan antara kompetensi kejuruan dan karakter kerja dalam mempersiapkan lulusan memasuki dunia industri.
Kedisiplinan dan etos kerja alumni SMK Teratai Putih Global 4 Bekasi membuka peluang berkarier di dunia industri.
Bekasi, Mediarjn.com – Keterbatasan biaya pendidikan tidak menghentikan langkah Adika Palsa, alumni SMK Teratai Putih Global 4 Bekasi jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) lulusan 2025, untuk menyelesaikan pendidikan sekaligus membangun masa depan di dunia industri.
Kegigihan Adika membuahkan hasil setelah menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama enam bulan di PT Chemco Harapan Nusantara. Dari proses tersebut, kedisiplinan, ketepatan waktu, tanggung jawab, dan etos kerjanya mendapat perhatian perusahaan hingga ia memperoleh kesempatan untuk direkrut sebelum resmi menyelesaikan pendidikannya.
Kesempatan itu kemudian berlanjut setelah Adika mulai bekerja. Konsistensi dalam menjalankan tugas membuat dirinya kembali mendapatkan kepercayaan perusahaan melalui perpanjangan kontrak kerja.
Bagi Adika, pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berusaha.
“Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan kesempatan bekerja di PT Chemco Harapan Nusantara setelah sebelumnya menjalani PKL selama enam bulan. Selama PKL saya berusaha untuk selalu disiplin, datang tepat waktu, dan bertanggung jawab dengan pekerjaan yang diberikan. Saya tidak menyangka pengalaman PKL tersebut bisa membuka jalan bagi saya untuk bekerja di perusahaan ini sebelum lulus,” ujar Adika.
PKL Jadi Jalan Menuju Dunia Industri
Selama menjadi siswa, Adika berusaha membangun kedisiplinan, ketekunan, dan rasa tanggung jawab. Nilai tersebut kemudian diuji ketika ia memasuki lingkungan kerja melalui program PKL.
Selama enam bulan menjalani PKL di PT Chemco Harapan Nusantara, Adika disebut mampu menunjukkan kehadiran yang konsisten, datang tepat waktu, serta menjalankan tanggung jawab yang diberikan.
Pengalaman tersebut membuat statusnya tidak hanya dipandang sebagai siswa yang sedang menjalani praktik, tetapi juga sebagai individu yang memiliki potensi untuk berkembang di dunia kerja.
Sebelum lulus dari SMK Teratai Putih Global 4 Bekasi, perusahaan kemudian memberikan kesempatan kepada Adika untuk bergabung sebagai karyawan.
Bagi Adika, proses tersebut menjadi pengalaman penting karena kesempatan kerja diperoleh dari proses yang telah ia jalani selama PKL.
Konsistensi Berlanjut Setelah Direkrut
Kesempatan bekerja ternyata tidak membuat Adika berhenti menjaga performanya.
Setelah bergabung sebagai karyawan, ia tetap berusaha mempertahankan kedisiplinan dan tanggung jawab yang sebelumnya ditunjukkan selama PKL.
Konsistensi tersebut kemudian berbuah kepercayaan baru berupa perpanjangan kontrak kerja.
Perjalanan itu menjadi pencapaian tersendiri bagi seorang lulusan baru. Dari menghadapi keterbatasan pembiayaan pendidikan, menjalani PKL selama enam bulan, direkrut sebelum lulus, hingga memperoleh perpanjangan kontrak, Adika membangun kariernya melalui proses dan kerja keras.
Kepala Sekolah Apresiasi Perjalanan Adika
Kepala SMK Teratai Putih Global 4 Bekasi, Wawan Kuswandi, mengapresiasi pencapaian yang diraih Adika.
Menurut Wawan, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pendidikan kejuruan tidak hanya berkaitan dengan kompetensi teknis, tetapi juga pembentukan karakter siswa sebelum memasuki dunia kerja.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian Adika. Kesempatan yang ia dapatkan merupakan hasil dari proses yang ia jalani dengan baik, terutama ketika melaksanakan PKL. Kedisiplinan, ketekunan, dan etos kerja yang baik menjadi nilai penting yang membuat dunia industri melihat potensi dalam diri seorang siswa,” ungkap Wawan Kuswandi.
Menurutnya, PKL memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh pengalaman langsung di lingkungan industri. Selain mengasah keterampilan, siswa juga dapat menunjukkan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan beradaptasi dengan budaya kerja.
Siswa yang mampu menjaga sikap dan etos kerja selama PKL dinilai memiliki peluang untuk mendapatkan kepercayaan lebih besar dari dunia industri.
Bukan Sekadar Kewajiban Sekolah
Kisah Adika menunjukkan bahwa PKL dapat menjadi lebih dari sekadar kewajiban akademik.
Enam bulan berada di lingkungan industri menjadi ruang bagi Adika untuk membuktikan kemampuan dan membangun kepercayaan. Dari sanalah peluang untuk bekerja terbuka bahkan sebelum dirinya menyelesaikan pendidikan.
Kini, setelah lulus dari SMK Teratai Putih Global 4 Bekasi, Adika membawa lebih dari sekadar ijazah dan kompetensi TKR. Ia juga memiliki pengalaman nyata di dunia industri serta pengalaman membangun kepercayaan melalui kedisiplinan dan tanggung jawab.
Perjalanan tersebut menjadi gambaran bahwa kesempatan dan kesiapan harus berjalan beriringan. Ketika seorang siswa mampu memanfaatkan kesempatan PKL dengan sungguh-sungguh, pengalaman tersebut dapat menjadi modal penting untuk memasuki dunia kerja.
Kisah Adika juga memberikan pesan bagi siswa SMK lainnya bahwa dunia industri tidak hanya melihat kemampuan teknis. Sikap kerja, kedisiplinan, ketekunan, tanggung jawab, dan konsistensi juga dapat menjadi bagian penting dalam membuka peluang karier.
(Red)

