Memuat berita terbaru...  

MEDIARJN.COM |

Slider Banner HUT RI 80  
 (1) HISAR PARDOMUAN UCAPAN HARI LAHIR KEJAKSAAN RI KE-81 2 September 2026 (2) Kajari Toba Ucapan Hari Lahir Kejaksaan RI Ke-81 2026  (3) Ucapan Hari Lahir Kejaksaan RI Ke-81 2026  (4) UCAPAN SELAMAT HARI LAHIR KEJAKSAAN-RI KE-81 2026. Samron Immanuel Simanjuntak S.STP., M.AP. Plt. KACABDIS PENDIDIKAN WILAYAH VIII PROVINSI SUMATERA UTARA  (5) Juliber Arman Simanjuntak, S.Pd., M.Pd.|Ka. SMAN 1 ULUAN|Ucapan Harla Kejaksaan Negeri RI Ke-81 2026
		
    </div>
    <div class=
Avatar Boy
MAPAN SAKTI melakukan silaturahmi dengan Pemerintah Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, untuk mendorong program Desa Bersinar dan Kampung Tangguh Bebas Narkoba. (Sumber Dok. MAPAN SAKTI/Mediarjn.com.)

 

Kolaborasi MAPAN SAKTI dan Pemerintah Desa Mangunjaya menjadi langkah awal penguatan pencegahan narkoba berbasis desa di Kabupaten Bekasi. Berikut 3 Langkah MAPAN SAKTI Dorong Kabupaten Bekasi Jadi Lebih Bersih dari Narkoba. _______________________________
  • MAPAN SAKTI Gandeng Desa Mangunjaya Cegah Narkoba.
  • Program Desa Bersinar Ditargetkan Masuk RPJMDes 2027.
  • MAPAN SAKTI Siapkan Perluasan Program ke Desa Lain.
MAPAN SAKTI memulai kolaborasi dengan Pemerintah Desa Mangunjaya untuk mendorong pencegahan narkoba berbasis desa melalui program Desa Bersinar dan Kampung Tangguh Bebas Narkoba. Program tersebut direncanakan masuk RPJMDes dan ditargetkan mulai dilaksanakan pada 2027.
Apa yang Perlu Diketahui?

MAPAN SAKTI menggandeng Pemerintah Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, dalam upaya memperkuat pencegahan narkoba di tingkat desa. Program Desa Bersinar dan Kampung Tangguh Bebas Narkoba diperkenalkan sebagai sarana edukasi dan pencegahan, terutama bagi generasi muda. Pemerintah Desa Mangunjaya menyatakan dukungan dan berencana membawa program tersebut ke RPJMDes untuk dimusyawarahkan bersama BPD agar dapat dilaksanakan pada tahun anggaran 2027. MAPAN SAKTI juga menargetkan program serupa diperluas secara bertahap ke desa-desa lain di Kabupaten Bekasi.

Artikel ini telah melalui proses penyuntingan dan peninjauan oleh tim redaksi Mediarjn.com.

Program pencegahan narkoba akan didorong masuk RPJMDes dan ditargetkan berkembang ke desa-desa lain di Kabupaten Bekasi.

BEKASI, Mediarjn.com — Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di tingkat desa mulai diperkuat melalui kolaborasi Masyarakat Peduli Anti Narkoba (MAPAN SAKTI) dengan Pemerintah Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Kolaborasi tersebut diawali melalui pertemuan antara Ketua Umum MAPAN SAKTI Parulian Hutahaean dengan Kepala Desa Mangunjaya Jayadi, SE. beserta jajaran perangkat desa, Selasa (8/9/2026).

Dalam pertemuan itu, MAPAN SAKTI memperkenalkan dua program yang menjadi fokus gerakannya, yakni “Desa Bersinar” dan “Kampung Tangguh Bebas Narkoba”.

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat sosialisasi bahaya narkoba, khususnya kepada generasi muda, sekaligus mendorong keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dari penyalahgunaan narkotika.

MAPAN SAKTI Dorong Pencegahan Dimulai dari Desa

Ketua Umum MAPAN SAKTI Parulian Hutahaean mengatakan, pertemuan dengan Pemerintah Desa Mangunjaya merupakan langkah awal untuk membangun kolaborasi pencegahan narkoba di tingkat desa.

Menurutnya, gerakan tersebut diharapkan tidak berhenti di satu desa, tetapi dapat diperluas ke desa-desa lain di Kabupaten Bekasi.

“Ini langkah awal, untuk bagaimana setiap desa di Kabupaten Bekasi ini dapat bekerja sama dalam hal mensosialisasikan bahaya narkoba terhadap generasi muda,” ujar Parulian.

Ia mengatakan, kegiatan kolaborasi MAPAN SAKTI nantinya diarahkan untuk menjadi agenda berkelanjutan dan dikaitkan dengan momentum Hari Anti Narkotika Internasional.

MAPAN SAKTI juga berencana menggandeng unsur Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memperkuat pelaksanaan program pencegahan narkoba di lingkungan masyarakat.

Parulian menegaskan, visi organisasi tersebut adalah menyelamatkan generasi muda melalui gerakan pencegahan yang melibatkan masyarakat secara langsung.

“Visi dan misi MAPAN adalah menyelamatkan generasi, khususnya melalui Desa Bersinar dan Kampung Tangguh Bebas Narkoba. Salam MAPAN SAKTI: Sehat, Aman, Kuat, Terampil, dan Inovatif.”

Desa Mangunjaya Siapkan Program Masuk RPJMDes

Kepala Desa Mangunjaya Jayadi menyambut positif rencana kolaborasi tersebut.

Ia mengatakan, Pemerintah Desa Mangunjaya akan membawa program pencegahan narkoba tersebut ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) untuk dibahas bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Langkah itu ditujukan agar program memiliki dasar perencanaan dan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Kami secara khusus mendukung program dari MAPAN Indonesia untuk menyukseskan kampung bersih tanpa narkoba dan kampung Bersinar. Oleh karena itu program ini akan kami bawa ke RPJMDes dan dimusyawarahkan bersama BPD agar bisa terselenggara di tahun anggaran 2027,” kata Jayadi.

Dengan masuknya program dalam perencanaan desa, pelaksanaan kegiatan pencegahan narkoba diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dapat menjadi bagian dari agenda pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Kerja Sama Akan Diperkuat Melalui MoU

Jayadi menambahkan, untuk memastikan keberlanjutan kerja sama, Pemerintah Desa Mangunjaya dan MAPAN SAKTI berencana menuangkan kolaborasi tersebut melalui Memorandum of Understanding (MoU).

Selain Mangunjaya, Ketua Umum MAPAN SAKTI juga disebut akan melakukan kunjungan ke sejumlah desa lain di Kabupaten Bekasi.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas cakupan sosialisasi dan membangun jejaring pencegahan narkoba berbasis masyarakat.

“Terima kasih kepada rekan-rekan media yang hadir. Semoga kerja sama ini lancar dan menjadi awal baik bagi desa-desa lain di Kabupaten Bekasi,” ujar Jayadi.

Targetkan Desa Bersinar Meluas pada 2027

MAPAN SAKTI menargetkan program “Desa Bersinar” dapat diterapkan secara bertahap di seluruh desa di Kabupaten Bekasi mulai pertengahan 2027.

Target tersebut menunjukkan adanya upaya mendorong pencegahan narkoba agar tidak hanya mengandalkan penanganan setelah terjadi penyalahgunaan, tetapi juga memperkuat edukasi dan pencegahan sejak dari lingkungan masyarakat.

Desa menjadi salah satu ruang strategis karena memiliki perangkat pemerintahan, lembaga kemasyarakatan, keluarga, serta generasi muda yang dapat dilibatkan secara langsung dalam membangun lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Namun, keberhasilan program tersebut nantinya akan sangat bergantung pada konsistensi pelaksanaan, dukungan lintas sektor, partisipasi masyarakat, serta kejelasan bentuk kerja sama antara organisasi masyarakat, pemerintah desa, Polri, dan BNN.

Dengan demikian, langkah awal di Desa Mangunjaya diharapkan dapat menjadi model kolaborasi yang kemudian dikembangkan ke desa-desa lainnya di Kabupaten Bekasi.


(Boy Hutasoit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INSPIRATIF
INOVATIF
KOMPETITIF