Memuat berita terbaru...  

MEDIARJN.COM |

Slider Banner HUT RI 80  
 (1) HISAR PARDOMUAN UCAPAN HARI LAHIR KEJAKSAAN RI KE-81 2 September 2026 (2) Kajari Toba Ucapan Hari Lahir Kejaksaan RI Ke-81 2026  (3) Ucapan Hari Lahir Kejaksaan RI Ke-81 2026  (4) UCAPAN SELAMAT HARI LAHIR KEJAKSAAN-RI KE-81 2026. Samron Immanuel Simanjuntak S.STP., M.AP. Plt. KACABDIS PENDIDIKAN WILAYAH VIII PROVINSI SUMATERA UTARA  (5) Juliber Arman Simanjuntak, S.Pd., M.Pd.|Ka. SMAN 1 ULUAN|Ucapan Harla Kejaksaan Negeri RI Ke-81 2026
		
    </div>
    <div class=
Avatar Redaksi
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh di sejumlah sekolah di Kota Bekasi, Selasa (8/9/2026). (Sumber: Dok. Pemkot Bekasi.)

 

PJJ diterapkan sementara di Kota Bekasi pada 8-9 September 2026. Pemkot memantau kondisi dan mengevaluasi kebijakan sebelum sekolah kembali normal. Berikut 3 Hal Penting di Balik Penerapan PJJ SD-SMP di Kota Bekasi. _______________________________
  • Pemkot Bekasi Terapkan PJJ untuk Siswa SD dan SMP.
  • Tri Adhianto Tinjau Langsung Pembelajaran Daring.
  • Keselamatan Siswa dan Keberlanjutan Pendidikan Jadi Prioritas.
Pemkot Bekasi menerapkan PJJ bagi siswa SD dan SMP pada 8-9 September 2026 sebagai langkah penyesuaian terhadap kondisi erupsi Gunung Anak Krakatau. Wali Kota Tri Adhianto meninjau pelaksanaannya dan menegaskan keselamatan siswa serta keberlangsungan pendidikan menjadi prioritas.
Apa yang Perlu Diketahui?

Pemerintah Kota Bekasi menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh bagi siswa SD dan SMP pada Selasa dan Rabu, 8-9 September 2026. Kebijakan tersebut dilakukan sambil memantau perkembangan kondisi yang berkaitan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau. Pada hari pertama, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau PJJ di SMP Negeri 14 Kota Bekasi dan SD Negeri 6 Bintara. Pembelajaran dilaksanakan secara daring menggunakan Zoom Meeting. Pemkot Bekasi akan mengevaluasi kondisi sebelum menentukan kebijakan pembelajaran selanjutnya, sementara orang tua diminta turut mendampingi siswa selama PJJ berlangsung.

Artikel ini telah melalui proses penyuntingan dan peninjauan oleh tim redaksi Mediarjn.com.

Galery Foto: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau pembelajaran jarak jauh siswa SD dan SMP


Wali Kota Tri Adhianto meninjau langsung pelaksanaan pembelajaran daring dan memastikan pendidikan tetap berjalan di tengah kondisi erupsi.

Kota Bekasi, Mediarjn.com – Pemerintah Kota Bekasi menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa jenjang SD dan SMP pada Selasa-Rabu, 8-9 September 2026, sebagai langkah penyesuaian terhadap kondisi yang berkaitan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kebijakan tersebut diterapkan secara sementara sambil pemerintah memantau perkembangan situasi dan melakukan evaluasi sebelum menentukan kebijakan pembelajaran berikutnya.

Pada hari pertama pelaksanaan PJJ, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto turun langsung meninjau proses pembelajaran di SMP Negeri 14 Kota Bekasi dan SD Negeri 6 Bintara, Selasa (8/9/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung serta melihat kondisi lingkungan sekolah selama kebijakan PJJ diberlakukan.

Pembelajaran Berlangsung Secara Daring

Dalam penerapannya, siswa mengikuti pembelajaran dari rumah dengan memanfaatkan Zoom Meeting.

Guru tetap memberikan materi dan pendampingan secara daring, sementara siswa mengikuti kegiatan belajar sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Pola tersebut memiliki kemiripan dengan sistem pembelajaran jarak jauh yang sebelumnya pernah diterapkan ketika pandemi COVID-19. Namun, kebijakan kali ini diterapkan sebagai langkah penyesuaian terhadap kondisi lingkungan yang berkaitan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan PJJ tidak mengurangi kualitas proses belajar mengajar.

“Kami ingin memastikan bahwa meskipun pembelajaran dilakukan dari rumah, proses belajar tetap berjalan dengan baik. Guru tetap memberikan materi dan pendampingan, sementara anak-anak juga harus tetap mengikuti pembelajaran dengan disiplin,” ujar Tri.

Keselamatan dan Pendidikan Jadi Perhatian

Tri mengatakan penerapan PJJ merupakan bentuk kehati-hatian Pemerintah Kota Bekasi dalam menyikapi kondisi lingkungan.

Menurutnya, aspek keselamatan dan kesehatan siswa tetap menjadi prioritas, tetapi keberlangsungan pendidikan juga harus dijaga agar proses pembelajaran tidak terhenti.

“Kita akan terus melihat dan mengevaluasi kondisi di lapangan. Yang paling utama adalah keselamatan dan kesehatan anak-anak, tetapi pendidikan juga harus tetap berjalan,” katanya.

Pemerintah Kota Bekasi akan terus memantau perkembangan kondisi sebelum menentukan apakah kegiatan belajar mengajar dapat kembali dilaksanakan secara normal atau memerlukan penyesuaian lanjutan.

Orang Tua Diminta Dampingi Siswa

Selama PJJ berlangsung, Tri meminta adanya kerja sama antara siswa, guru, dan orang tua.

Orang tua diharapkan membantu memastikan anak mengikuti pembelajaran sesuai jadwal, sementara guru tetap memberikan materi dan pendampingan selama kegiatan belajar dari rumah.

Kolaborasi tersebut dinilai penting agar penerapan PJJ tidak sekadar memindahkan kegiatan belajar dari sekolah ke rumah, tetapi tetap menjaga kedisiplinan dan kualitas pembelajaran.

Pemkot Bekasi Siapkan Evaluasi

Pemerintah Kota Bekasi belum menetapkan kebijakan pembelajaran untuk periode setelah 8-9 September 2026 dan masih akan melihat perkembangan kondisi di lapangan.

Evaluasi akan menjadi dasar untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan kembalinya pembelajaran tatap muka apabila kondisi dinilai memungkinkan.

Tri berharap kondisi erupsi segera membaik sehingga aktivitas pendidikan di sekolah dapat kembali berjalan normal.

“Mudah-mudahan kondisi erupsi segera membaik sehingga aktivitas sekolah dapat kembali normal.”

Dengan kebijakan tersebut, Pemkot Bekasi berupaya menjaga keseimbangan antara perlindungan keselamatan dan kesehatan siswa dengan keberlanjutan proses pendidikan selama situasi masih dalam pemantauan.


(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INSPIRATIF
INOVATIF
KOMPETITIF