Wakil Wali Kota Bekasi menghadiri RUPS Bank BJB di Gedung Pakuan Bandung bersama pemegang saham
Partisipasi Pemkot Bekasi dalam RUPS Bank BJB
Bandung, Mediarjn.com – Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Bank BJB Tahun Buku 2025 yang digelar di Gedung Pakuan, Kota Bandung.
Kehadiran tersebut turut didampingi Asisten Daerah II Inayatullah serta Kepala Cabang Bank BJB Kota Bekasi, Faisal, sebagai representasi pemerintah daerah dalam forum strategis pemegang saham.
Forum Strategis di Gedung Pakuan Bandung
RUPS Tahunan ini dipimpin langsung oleh Dedi Mulyadi dan berlangsung di Gedung Pakuan, Bandung. Forum ini menjadi ruang evaluasi kinerja perusahaan sekaligus penentuan arah kebijakan strategis Bank BJB ke depan.
Penguatan Kinerja dan Efisiensi Perbankan Daerah

Dalam arahannya, Gubernur Jawa Barat menekankan pentingnya peningkatan kinerja perusahaan secara menyeluruh. Ia mendorong manajemen Bank BJB untuk memperkuat efisiensi operasional serta meningkatkan performa pada sektor pinjaman, simpanan, dan dividen.
“Kami harap ke depan kinerjanya jauh lebih baik. Biaya operasional harus ditekan, serta kinerja pinjaman, simpanan, dan dividen terus ditingkatkan,” ujar Dedi Mulyadi.
Sinergi Pemerintah dan Perbankan untuk Ekonomi Daerah
Di sisi lain, Wakil Wali Kota Bekasi menyampaikan apresiasi terhadap capaian Bank BJB serta menekankan pentingnya peran bank daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Menurutnya, keberadaan Bank BJB harus mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui akses pembiayaan dan layanan keuangan yang inklusif.
“Kami mengapresiasi capaian yang telah diraih. Harapannya, Bank BJB semakin berperan aktif dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dan memperkuat roda perekonomian, khususnya di Kota Bekasi,” ujar Abdul Harris Bobihoe.
Kontribusi terhadap Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi
Partisipasi aktif pemerintah daerah dalam RUPS mencerminkan komitmen untuk memperkuat sinergi antara sektor publik dan perbankan. Hal ini dinilai penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah serta mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.
Bank BJB diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi melalui peningkatan layanan keuangan, dukungan terhadap UMKM, serta optimalisasi peran sebagai lembaga intermediasi.
Arah Baru Kolaborasi Ekonomi Daerah
RUPS Bank BJB Tahun Buku 2025 menjadi momentum strategis untuk memperkuat kinerja perusahaan sekaligus mempertegas peran perbankan daerah dalam pembangunan ekonomi. Sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan menjadi kunci dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
(Red)

