Memuat berita terbaru...  

 (000) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. Hisar Pardomuan

 (001) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Cristin Novalia Simanjuntak. SH, MH.

 (002) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. PWI Peradi.

Slider Banner HUT RI 80  
   
 (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi  (2) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Kepala KCD WIL III  (3) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. DIDI ROSIDI Ketua MKKS SMAN KabupatenBekasi  (4) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M.Ir.Hj.Sri Anarusi,M.P.
Kepala SMAN 1 Setu..  (5) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Rija Sudrajat Kepsek SMPN4 Tamsel  (6) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. WIDJAYANTI Kepsek SMAN 11 KOTA BEKASI  (7) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Iim Pitung Kades Sukabudi Kec Sukawangi  (8) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Jayadi Said, SE.
Kepala Desa Mangun Jaya Kecamatan Tambun Selatan Kab.Bekasi  (9) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. BAHRUDIN SE Ketua DPC Apdesi Kabupaten Bekasi
TETI KARYATI MP.d Ketua TP PKK Desa Muktiwari Kecamatan Cibitung (10) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M H. Kunpul Sebra Kepala Desa Jejalen Jaya Tambun Utara Umiyati Ketua TP PKK    

Pemkot Bekasi Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Kereta, Sampaikan Duka Mendalam untuk Korban

Pemkot Bekasi bergerak cepat tangani kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Wakil Wali Kota, Abdul Harris Bobihoe, melakukan peninjauan ke rumah sakit untuk memastikan kondisi para korban

Respons Cepat Pimpinan Daerah atas Tragedi Kereta

Kota Bekasi, Mediarjn.com –  Pemerintah Kota Bekasi menunjukkan respons cepat dan terkoordinasi dalam menangani insiden kecelakaan kereta api di kawasan Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan 14 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, turun langsung ke lokasi kejadian, sementara Wakil Wali Kota, Abdul Harris Bobihoe, melakukan peninjauan ke rumah sakit untuk memastikan kondisi para korban.

Penanganan di Lokasi dan Rumah Sakit

Wali Kota Bekasi meninjau langsung lokasi kejadian pada malam hari sekitar pukul 22.30 WIB. Sementara itu, pada keesokan harinya, Wakil Wali Kota mengunjungi korban yang dirawat di RSUD Chasbullah Abdulmadjid untuk memastikan penanganan medis berjalan optimal.

Evakuasi Cepat dan Penanganan Terpadu

Pemerintah Kota Bekasi segera mengerahkan seluruh sumber daya, termasuk Unit Reaksi Cepat (URC), untuk melakukan evakuasi dan penanganan darurat. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari respons awal guna meminimalkan dampak korban.

“Kami langsung mengerahkan seluruh URC untuk melakukan evakuasi dan penanganan di lokasi kejadian,” ujar Abdul Harris Bobihoe.

Seluruh korban telah dievakuasi ke berbagai fasilitas kesehatan guna mendapatkan perawatan intensif sesuai kondisi masing-masing.

Prioritas Keselamatan dan Penanganan Korban

Respons cepat ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan keselamatan warga serta memberikan layanan darurat yang optimal. Penanganan terpadu menjadi prioritas utama agar setiap korban dapat segera memperoleh pertolongan medis.

Korban Jiwa dan Luka-Luka

Berdasarkan data sementara, insiden tersebut menyebabkan 14 korban meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Proses evakuasi dan penanganan medis terus dilakukan secara maksimal oleh tim gabungan.

Duka dan Dukungan untuk Korban

Pemerintah Kota Bekasi juga menyampaikan duka mendalam kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan. Selain penanganan medis, dukungan moril menjadi bagian penting dalam proses pemulihan.

“Atas nama Pemerintah Kota Bekasi, kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” ujar Wakil Wali Kota.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan para korban serta menjaga solidaritas sosial di tengah musibah.

Sinergi Cepat dan Kepedulian Sosial

Penanganan kecelakaan kereta di Bekasi Timur menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, tenaga medis, dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. Upaya cepat dan terpadu diharapkan mampu mempercepat pemulihan korban serta menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat.


(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *