Memuat berita terbaru...  

 (000) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. Hisar Pardomuan

 (001) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Cristin Novalia Simanjuntak. SH, MH.

 (002) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. PWI Peradi.

Slider Banner HUT RI 80  
   
 (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi  (2) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Kepala KCD WIL III  (3) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. DIDI ROSIDI Ketua MKKS SMAN KabupatenBekasi  (4) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M.Ir.Hj.Sri Anarusi,M.P.
Kepala SMAN 1 Setu..  (5) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Rija Sudrajat Kepsek SMPN4 Tamsel  (6) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. WIDJAYANTI Kepsek SMAN 11 KOTA BEKASI  (7) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Iim Pitung Kades Sukabudi Kec Sukawangi  (8) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Jayadi Said, SE.
Kepala Desa Mangun Jaya Kecamatan Tambun Selatan Kab.Bekasi  (9) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. BAHRUDIN SE Ketua DPC Apdesi Kabupaten Bekasi
TETI KARYATI MP.d Ketua TP PKK Desa Muktiwari Kecamatan Cibitung (10) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M H. Kunpul Sebra Kepala Desa Jejalen Jaya Tambun Utara Umiyati Ketua TP PKK    

SBY Disebut Paling Banyak Beri Konsesi Lahan, WALHI Soroti Dampaknya pada Bencana di Sumatera


Medan, Mediarjn.com  Serangkaian bencana banjir besar dan longsor yang melanda Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat kembali menghidupkan perdebatan soal tata kelola hutan di Indonesia. Di tengah situasi ini, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) bersama Auriga Nusantara merilis temuan penting terkait kebijakan pemberian izin konsesi yang dianggap memberi andil besar terhadap kerusakan ekologis.

Dalam kajian bertajuk “Indonesia Tanah Air Siapa: Kuasa Korporasi di Bumi Pertiwi”, kedua lembaga tersebut menempatkan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sebagai kepala negara yang mengeluarkan izin konsesi lahan paling masif sepanjang masa reformasi. Selama dua periode pemerintahannya, total sekitar 55 juta hektar lahan dilepas kepada berbagai perusahaan.

Jumlah itu memang masih berada di bawah total konsesi pada masa pemerintahan Presiden Soeharto yang mencapai 78,6 juta hektar, namun harus dicatat bahwa Soeharto berkuasa selama 32 tahun. Sementara SBY hanya memimpin selama satu dekade. Pada periode tersebut, Kementerian Kehutanan dipimpin dua menteri, yakni MS Kaban (2004–2009) dan Zulkifli Hasan (2009–2014), yang belakangan kembali menjadi sorotan publik setelah fotonya mengangkut beras bantuan viral di media sosial.

Kerusakan Hutan dan Bencana Ekologis

Di sisi lain, WALHI menilai bahwa bencana besar yang kini melanda Sumatera tidak semata-mata dipicu hujan ekstrem. Dengan kata lain, faktor cuaca hanyalah pemantik. Masalah sesungguhnya ada pada kondisi ekologis yang telah rapuh akibat ekspansi industri ekstraktif dalam skala besar.

Manager Kampanye Hutan dan Kebun WALHI Nasional, Uli Arta Siagian, menyebut bahwa sejak 2016 hingga 2024, kawasan hutan di tiga provinsi tersebut menyusut hingga 1,4 juta hektar. Pada saat yang sama, terdapat 631 izin perusahaan yang aktif beroperasi — mulai dari pertambangan, perkebunan sawit monokultur, hingga izin pemanfaatan hutan (PBPH) dan proyek energi seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Batang Toru.

“Infrastruktur ekologis di Sumatera sudah sangat rentan. Ketika curah hujan ekstrem datang, kerusakan yang terjadi menjadi jauh lebih besar,” ujarnya.

WALHI menegaskan bahwa alih fungsi hutan secara masif adalah faktor utama yang memperparah banjir dan longsor di Sumatera. Tanpa pembenahan kebijakan tata ruang dan pengendalian izin, mereka menilai bencana akan selalu berulang dengan dampak yang semakin luas.


(BMH/Mediarjn.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *