Memuat berita terbaru...  

 (000) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. Hisar Pardomuan

 (001) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Cristin Novalia Simanjuntak. SH, MH.

 (002) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. PWI Peradi.

Slider Banner HUT RI 80  
   
 (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi  (2) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Kepala KCD WIL III  (3) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. DIDI ROSIDI Ketua MKKS SMAN KabupatenBekasi  (4) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M.Ir.Hj.Sri Anarusi,M.P.
Kepala SMAN 1 Setu..  (5) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Rija Sudrajat Kepsek SMPN4 Tamsel  (6) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. WIDJAYANTI Kepsek SMAN 11 KOTA BEKASI  (7) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Iim Pitung Kades Sukabudi Kec Sukawangi  (8) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Jayadi Said, SE.
Kepala Desa Mangun Jaya Kecamatan Tambun Selatan Kab.Bekasi  (9) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. BAHRUDIN SE Ketua DPC Apdesi Kabupaten Bekasi
TETI KARYATI MP.d Ketua TP PKK Desa Muktiwari Kecamatan Cibitung (10) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M H. Kunpul Sebra Kepala Desa Jejalen Jaya Tambun Utara Umiyati Ketua TP PKK    

Adian Bongkar Duit Aplikator Ojol: Rp92 Miliar Sehari dari Potongan Ganda!


Jakarta, – Mediarjn.com 21 Mei 2025 – Anggota Komisi V DPR RI, Adian Napitupulu, meminta pemerintah dan aplikator ojek online (ojol) menghapus biaya layanan dan jasa aplikasi yang selama ini dibebankan kepada pengemudi maupun konsumen. Ia menyebut kedua jenis biaya itu tidak memiliki dasar hukum yang jelas dan berpotensi merugikan banyak pihak.

Adian menyampaikan hal tersebut dalam rapat dengar pendapat antara Komisi V DPR dan perwakilan pengemudi ojol di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (21/5/2025).

Menurut politisi PDI Perjuangan itu, potongan resmi terhadap pengemudi ojol seharusnya hanya sebesar 20 persen sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 1001 Tahun 2022. Namun dalam praktiknya, Adian mengungkapkan terdapat pemotongan tambahan berupa biaya layanan dan jasa aplikasi yang nilainya bisa mencapai 30 hingga 50 persen.

“Kita bicara potongan legal, itu 20 persen. Tapi sekarang ada biaya lain yang tidak diatur hukum dan dikenakan ke pengemudi dan konsumen sekaligus. Ini tidak adil,” tegas Adian.

Ia juga memperkirakan potensi pendapatan aplikator dapat mencapai Rp92 miliar per hari apabila biaya ganda ini diterapkan kepada seluruh perjalanan harian ojol di Indonesia, yang ditaksir mencapai 4,6 juta perjalanan.

Desakan tersebut muncul sehari setelah ribuan pengemudi ojol menggelar demonstrasi nasional pada Selasa (20/5/2025), menuntut kejelasan regulasi tarif dan penghapusan potongan yang dianggap membebani penghasilan mereka.

Dalam unjuk rasa yang tersebar di berbagai kota besar, para pengemudi mendesak pemerintah membatasi potongan aplikator maksimal 10 persen, menghapus biaya-biaya tidak sah, serta menuntut perlindungan hukum dan status kerja yang lebih layak.

Menanggapi hal ini, Adian menyatakan dukungan penuh terhadap tuntutan para pengemudi dan meminta Kementerian Perhubungan serta kementerian terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap regulasi sektor transportasi daring.

“Negara tidak boleh kalah oleh logika korporasi. Negara harus hadir melindungi rakyat,” ujarnya.


Boy Hutasoit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *