Memuat berita terbaru...  

MEDIARJN.COM |

 (1) UCAPAN SELAMAT ATAS PENUNJUKAN RUDI MARGONOSEBAGAI PLT JAMPIDSUS KEJAKSAAN AGUNG REPUBLIK INDONESIA Slider Banner HUT RI 80  
 (1) Ucapan 1 Muharram 1448.H 16 Juni 2026 HISAR PARDOMUAN Hisar Pardomuan - Ucapan 1 Muharram 1448 H - 16 Juni 2026 (000) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. Hisar Pardomuan  (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi    
Avatar RD AHMAD SYARIF
Jaksa Agung ST Burhanuddin melantik enam Pejabat Eselon I Kejaksaan Agung di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (24/7/2026). (Sumber: Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI).

 

Galery Foto: Foto pelantikan Pejabat Eselon I Kejaksaan Agung.


Pelantikan enam pejabat Eselon I Kejaksaan Agung disertai arahan memperkuat integritas dan penegakan hukum.

Jakarta, Mediarjn.com – Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin melantik dan mengambil sumpah enam Pejabat Eselon I di lingkungan Kejaksaan Agung pada Jumat (24/7/2026). Prosesi yang berlangsung di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan kepemimpinan dalam menghadapi tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks.

Pelantikan ini sekaligus menandai dimulainya tugas para pejabat baru untuk memperkuat profesionalisme, transparansi, akuntabilitas, serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan.

Pejabat yang dilantik terdiri dari:

    • Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, S.H., M.Hum. sebagai Wakil Jaksa Agung.
    • Dr. Leonardo Eben Ezer Simanjuntak, S.H., M.H. sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum).
    • Dr. Kuntadi, S.H., M.H. sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).
    • Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum. sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI.
    • Dr. Patris Yusrian Jaya, S.H., M.H. sebagai Kepala Badan Pemulihan Aset.
    • Dr. Hermon Dekristo, S.H., M.H. sebagai Staf Ahli Jaksa Agung Bidang Politik, Keamanan, dan Penegakan Hukum.

Jaksa Agung Tekankan Integritas dan Kepemimpinan

Dalam amanatnya, ST Burhanuddin menegaskan bahwa rotasi jabatan bukan sekadar pergantian personel, melainkan momentum memperkuat kualitas pelayanan penegakan hukum.

Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik menunjukkan kepemimpinan yang kuat, menjaga soliditas organisasi, serta bekerja secara profesional, objektif, transparan, dan bertanggung jawab.

“Setiap pejabat yang dilantik dituntut mampu menunjukkan kepemimpinan yang tangguh, menjaga soliditas, serta meningkatkan kepercayaan publik melalui pelaksanaan tugas yang mumpuni, objektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,” tegas Jaksa Agung.

Wakil Jaksa Agung Diminta Perkuat Pengawasan

Kepada Wakil Jaksa Agung yang baru, Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, Jaksa Agung memberikan mandat untuk memperkuat fungsi pengawasan internal serta meningkatkan sinergi antarbidang.

Selain itu, Wakil Jaksa Agung juga diminta mengawal penanganan perkara pidana umum maupun pidana khusus agar berjalan profesional, independen, dan bebas dari praktik yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat.

Jampidum Fokus Hadapi KUHP dan KUHAP Baru

Bagi Jampidum Leonardo Eben Ezer Simanjuntak, Jaksa Agung menekankan pentingnya memperkuat peran penuntut umum sebagai dominus litis dalam sistem peradilan pidana.

Seluruh jajaran pidana umum juga diminta mempersiapkan implementasi KUHP dan KUHAP baru dengan mengedepankan prinsip keadilan substantif, profesionalisme, serta pendekatan hukum yang humanis.

Jampidsus Diminta Lanjutkan Penanganan Perkara Korupsi

Kepada Jampidsus yang baru, Dr. Kuntadi, Jaksa Agung menegaskan bahwa pergantian pejabat tidak boleh menghambat proses penanganan perkara tindak pidana korupsi.

Ia meminta jajaran Bidang Pidana Khusus segera melakukan konsolidasi internal dan memastikan seluruh perkara korupsi ditangani secara independen, objektif, transparan, tanpa tebang pilih, serta bebas dari intervensi.

Selain itu, Kuntadi juga mendapat amanah sebagai Ketua Pelaksana Satgas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi yang sebelumnya diserahkan penyidik Polri kepada Kejaksaan, Jaksa Agung menegaskan penanganannya tetap dilakukan oleh Tim 9 yang dipimpin Jaksa Agung Muda Pengawasan, Prof. Dr. Rudi Margono.

Badiklat dan Badan Pemulihan Aset Didorong Bertransformasi

Jaksa Agung meminta Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan, Harli Siregar, melakukan modernisasi sistem pendidikan dan pelatihan jaksa agar adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika hukum global.

Sementara Kepala Badan Pemulihan Aset, Patris Yusrian Jaya, diminta mengoptimalkan pengelolaan, penyitaan, perampasan, hingga pengembalian aset negara secara transparan dan akuntabel sebagai bagian penting dari penegakan hukum.

Pesan Penutup: Jangan Jadi Pemimpin di Menara Gading

Mengakhiri amanatnya, ST Burhanuddin mengingatkan para pejabat baru agar tetap dekat dengan jajaran di bawahnya dan tidak bersikap eksklusif.

Ia menegaskan bahwa sumpah jabatan bukan hanya dipertanggungjawabkan kepada negara, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Jangan pernah sekalipun mempertaruhkan marwah institusi dan kepercayaan masyarakat hanya demi kepentingan pribadi,” pesan Jaksa Agung.

Prosesi pelantikan turut dihadiri Ketua Komisi Kejaksaan RI Prof. Dr. Pujiyono Suwadi, Ketua Tim Tenaga Ahli Jaksa Agung Dr. Barita Simanjuntak, Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini beserta jajaran, para Pejabat Eselon II, serta unsur pimpinan Kejaksaan Agung lainnya.


(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *