Wali Kota Bekasi Tri Adhianto membuka Temu Karya Karang Taruna VII Kota Bekasi dan menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia. Sumber: Humas Pemerintah Kota Bekasi
Temu Karya Karang Taruna VII jadi momentum penguatan organisasi dan pembangunan generasi muda Bekasi.
Kota Bekasi, Mediarjn.com – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto membuka Temu Karya Karang Taruna VII Kota Bekasi dengan menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi utama pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Kegiatan yang berlangsung di Kota Bekasi tersebut turut dihadiri Ketua Karang Taruna Provinsi Jawa Barat Ahmad Taufik, jajaran pengurus Karang Taruna, serta perwakilan Karang Taruna dari berbagai kecamatan dan kelurahan di Kota Bekasi.

Dalam sambutannya, Tri Adhianto menyampaikan bahwa perubahan dan kemajuan organisasi harus dimulai dari karakter dan kualitas individu setiap anggotanya. Menurutnya, pembangunan kota tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas masyarakat.
“Pembangunan kota tidak hanya diukur dari banyaknya jalan, gedung, atau infrastruktur yang dibangun. Yang paling penting adalah bagaimana kita membangun kualitas sumber daya manusia, karena SDM yang kuat akan menjadi fondasi kemajuan Kota Bekasi di masa depan,” ujar Tri Adhianto.
Konsolidasi Organisasi Dinilai Penting
Selain pembangunan SDM, Tri juga menekankan pentingnya konsolidasi organisasi Karang Taruna dari tingkat pusat hingga daerah guna memperkuat legalitas dan kelembagaan organisasi.
Ia menyoroti pentingnya komunikasi yang efektif di seluruh tingkatan organisasi, termasuk hingga tingkat RT dan RW. Menurutnya, kekuatan Karang Taruna berada pada akar rumput yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
“Karang Taruna harus menjadi wadah lahirnya generasi muda yang aktif, kreatif, dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Melalui organisasi yang solid dan komunikasi yang baik hingga tingkat kelurahan dan RW, saya yakin Karang Taruna mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan masyarakat,” tambahnya.
Infrastruktur dan SDM Harus Berjalan Seiring
Tri Adhianto menjelaskan bahwa pembangunan Kota Bekasi harus dilakukan secara seimbang antara pembangunan fisik dan pembangunan manusia. Infrastruktur seperti jalan dan polder pengendali banjir memang penting, namun peningkatan kualitas generasi muda juga harus menjadi perhatian utama.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan bahwa perbedaan pandangan dalam organisasi merupakan hal yang wajar. Namun, seluruh anggota harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun organisasi yang lebih baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Temu Karya Karang Taruna VII Kota Bekasi diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi organisasi kepemudaan dalam mendukung pembangunan daerah serta mencetak generasi muda yang produktif, kreatif, dan berdaya saing.
(Red)

