Memuat berita terbaru...  

Slider Banner HUT RI 80  
   
(000) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. Hisar Pardomuan  (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi    
Prof Sutan Nasomal mendukung pendidikan Aceh Singkil dalam kebijakan larangan touring siswa ke luar daerah demi keselamatan pelajar.

Kebijakan Dinas Pendidikan Aceh Singkil dinilai penting demi keselamatan siswa dan penguatan pendidikan karakter.

Aceh Singkil, Mediarjn.com — Dukungan terhadap kebijakan larangan kegiatan siswa ke luar daerah terus menguat di Kabupaten Aceh Singkil. Pakar hukum dan tokoh pendidikan Sutan Nasomal selaku penanggung jawab TIMPAS1 menyatakan sepaham dan mendukung penuh langkah Syam’un NST yang melarang kegiatan siswa SD dan SMP ke luar Aceh Singkil dengan dalih apa pun.

Dukungan tersebut juga disampaikan jajaran Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Singkil yang dipimpin Ketua PGRI Zainal Abidin Simatupang bersama Sekretaris Suriadi dan Wakil Ketua I Purwanti Ginting.

Menurut Prof. Sutan Nasomal, kebijakan tersebut merupakan langkah preventif dan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan, keamanan, serta masa depan peserta didik.

“Pendidikan tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap aturan demi keselamatan peserta didik,” ujar Prof. Sutan Nasomal dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026).

Touring Siswa Dinilai Berisiko

Dalam pernyataannya, Prof. Sutan menilai kegiatan touring siswa SD dan SMP ke luar daerah memiliki potensi risiko terhadap keselamatan pelajar, terutama jika tidak diiringi pengawasan dan kesiapan yang memadai.

Karena itu, kebijakan pembatasan kegiatan luar daerah dinilai sebagai langkah strategis untuk meminimalkan potensi kecelakaan, gangguan keamanan, maupun persoalan lain yang dapat berdampak terhadap dunia pendidikan.

Ia juga menekankan bahwa satuan pendidikan memiliki tanggung jawab moral dan hukum dalam memastikan setiap kegiatan siswa berjalan aman serta sesuai ketentuan yang berlaku.

Dorong Pendidikan Berbasis Karakter dan Prestasi

Selain mendukung kebijakan larangan touring, Prof. Sutan Nasomal juga mengajak seluruh kepala sekolah, guru, orang tua, dan peserta didik agar mendukung program pendidikan yang lebih berorientasi pada pengembangan karakter, disiplin, dan peningkatan prestasi siswa di lingkungan sekolah.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, PGRI, tenaga pendidik, dan tokoh pendidikan menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, kondusif, dan bermartabat di Aceh Singkil.

“Mari kita prioritaskan kegiatan pendidikan yang positif, bermanfaat, dan fokus pada pengembangan karakter serta prestasi generasi muda Aceh Singkil,” katanya.

Ia menambahkan bahwa ke depan para guru melalui forum gugus pendidikan akan memperkuat koordinasi dalam merumuskan strategi peningkatan kualitas pendidikan mulai dari tingkat PAUD, TK, SD hingga SMP, khususnya sekolah negeri di Aceh Singkil.

Kebijakan Pendidikan Dinilai Perlu Dukungan Bersama

Kebijakan yang diambil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil tersebut dinilai membutuhkan dukungan semua pihak agar tujuan menciptakan sistem pendidikan yang aman dan berkualitas dapat berjalan optimal.

Sejumlah kalangan pendidikan berharap langkah tersebut mampu menjadi momentum memperkuat fokus sekolah terhadap peningkatan mutu pendidikan, pengembangan karakter peserta didik, serta pencapaian prestasi akademik maupun non-akademik.


(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *