Memuat berita terbaru...  

 (000) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. Hisar Pardomuan

 (001) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Cristin Novalia Simanjuntak. SH, MH.

 (002) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. PWI Peradi.

Slider Banner HUT RI 80  
   
 (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi  (2) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Kepala KCD WIL III  (3) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. DIDI ROSIDI Ketua MKKS SMAN KabupatenBekasi  (4) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M.Ir.Hj.Sri Anarusi,M.P.
Kepala SMAN 1 Setu..  (5) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Rija Sudrajat Kepsek SMPN4 Tamsel  (6) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. WIDJAYANTI Kepsek SMAN 11 KOTA BEKASI  (7) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Iim Pitung Kades Sukabudi Kec Sukawangi  (8) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Jayadi Said, SE.
Kepala Desa Mangun Jaya Kecamatan Tambun Selatan Kab.Bekasi  (9) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. BAHRUDIN SE Ketua DPC Apdesi Kabupaten Bekasi
TETI KARYATI MP.d Ketua TP PKK Desa Muktiwari Kecamatan Cibitung (10) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M H. Kunpul Sebra Kepala Desa Jejalen Jaya Tambun Utara Umiyati Ketua TP PKK    

Kepala Desa Cijengkol, H. A Saepulloh: Dari Rakyat Untuk Rakyat

https://mediarjn.com/wp-content/uploads/2024/05/IMG_20240514_211910.jpg

Bekasi – Bermottokan “Dari Untuk Rakyat” Kepala Desa Cijengkol Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi, H. A Saepulloh, menyampaikan bahwa Pemerintah Desa Cijengkol berfokus kepada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan infrastruktur jalan lingkungan.

Menurut H. A Saepulloh, dua program kegiatan tersebut sangat erat kaitannya untuk menjadikan masyarakatnya mandiri, cerdas dan bertaqwa.

“Karena dengan jalan lingkungan yang baik membuat akses barang dan jasa serta aktivitas masyarakat tidak terganggu. Otomatis perputaran ekonomi akan menjadi lancar,” ujar H. A Saepulloh di ruang kerjanya, Selasa (14/5/2024).

Begitupun terhadap anak-anak yang masih bersekolah, lanjut H. A Saepulloh, pihaknya terus memberi motivasi agar kelak bisa membanggakan orang-tua, agama dan negara.

“Artinya kami berharap agar apatur desa dan masyarakat antara spiritual dan intelektualnya seimbang,” terangnya.

“Sosialisasi tentang program pemberdayaan masyarakat, jadwal pengajian ke Musala dan penyuluhan terhadap anak-anak yang putus sekolah terus kami giatkan,” tuturnya.

“Kami juga memberikan intensif kepada tenaga pengajar pengajian, mudah-mudahan, ya walaupun besarannya relatif, bisa membantu para ustadz dan ustadzah untuk terus berjuang demi kemaslahatan bersama. Intinya, dari semua giat yang dilaksanakan adalah dari rakyat untuk rakyat,” pungkasnya.

Penulis : Sukayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *