Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menghadiri program Merdeka Berbagi Baznas Kota Bekasi yang menyalurkan Rp1,069 miliar kepada 1.761 penerima manfaat, Selasa (11/8/2026). (Sumber: Pemerintah Kota Bekasi / Baznas Kota Bekasi)
Galery Foto : Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menghadiri penyaluran zakat Baznas kepada penerima manfaat
Program Merdeka Berbagi Baznas Kota Bekasi menyalurkan lebih dari Rp1 miliar kepada 1.761 penerima untuk berbagai kebutuhan sosial, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Berikut 5 Fakta Merdeka Berbagi Baznas Kota Bekasi
-
- Rp1,069 Miliar Disalurkan Baznas Kota Bekasi menyalurkan dana zakat sebesar Rp1.069.830.000 melalui program Merdeka Berbagi.
- Ada 1.761 Penerima Manfaat Dana zakat disalurkan kepada 1.761 penerima dengan bentuk bantuan disesuaikan kebutuhan masing-masing.
- Bantuan Menyasar Beragam Kebutuhan Bantuan mencakup kesehatan, pendidikan, biaya hidup, sembako, alat bantu kesehatan, Rutilahu, lansia tunggal, hingga beasiswa S1.
- UMKM Ikut Mendapat Dukungan Sebagian bantuan diarahkan untuk fasilitas UMKM sebagai bagian dari upaya mendukung penguatan ekonomi masyarakat.
- Transparansi Jadi Perhatian Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mendorong Baznas memperkuat akuntabilitas dan transparansi guna menjaga kepercayaan masyarakat.
Program Merdeka Berbagi menyasar kebutuhan kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga bantuan sosial bagi warga Kota Bekasi.
Baznas Kota Bekasi Salurkan Rp1,06 Miliar kepada 1.761 Penerima
Kota Bekasi, Mediarjn.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bekasi menyalurkan dana zakat sebesar Rp1.069.830.000 kepada 1.761 penerima manfaat melalui program Merdeka Berbagi di Pendopo Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan menjadi momentum penyaluran amanah zakat kepada masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat komitmen terhadap pengelolaan zakat yang amanah, transparan, dan tepat sasaran.
Dana yang disalurkan diberikan dalam berbagai bentuk sesuai kebutuhan penerima. Bantuan tersebut mencakup santunan kematian, bantuan kesehatan, pendidikan, biaya hidup, fasilitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), alat bantu kesehatan, program rumah tidak layak huni (Rutilahu), sembako bagi dhuafa, bantuan untuk lansia tunggal, hingga beasiswa pendidikan jenjang S1.
Tri Adhianto Tekankan Zakat Merupakan Amanah Masyarakat
Tri Adhianto mengapresiasi langkah Baznas Kota Bekasi dalam menyalurkan zakat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, dana zakat yang dipercayakan masyarakat harus dikelola secara bertanggung jawab sehingga manfaatnya benar-benar diterima oleh kelompok yang berhak.
“Zakat yang dititipkan masyarakat adalah sebuah amanah yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Karena itu, penyalurannya harus tepat sasaran, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Tri.
Ia juga mendorong Baznas Kota Bekasi terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat akuntabilitas dalam setiap tahapan pengelolaan maupun penyaluran bantuan.
Kepercayaan Publik Jadi Kunci Pengelolaan Zakat
Tri menilai kepercayaan masyarakat menjadi salah satu modal penting bagi Baznas dalam menjalankan fungsi pengelolaan zakat.
Semakin baik transparansi dan akuntabilitas yang diterapkan, kata dia, semakin kuat pula kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan zakat dan kepedulian sosial melalui lembaga tersebut.
“Kepercayaan masyarakat adalah hal yang sangat penting. Semakin baik akuntabilitas dan transparansi yang dibangun, semakin kuat pula kepercayaan masyarakat kepada Baznas sebagai wadah untuk menyalurkan zakat dan berbagai bentuk kepedulian sosial,” katanya.
Menurut Tri, keberadaan Baznas juga memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah menangani berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.
Kolaborasi pemerintah daerah, Baznas, dan masyarakat diharapkan mampu memperluas jangkauan program sehingga semakin banyak warga memperoleh bantuan sesuai kebutuhannya.
Bantuan Tak Hanya Bersifat Konsumtif
Program Merdeka Berbagi menunjukkan bahwa penyaluran zakat tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan konsumtif masyarakat.
Sebagian bantuan juga menyentuh aspek kesehatan, pendidikan, dan penguatan ekonomi, antara lain melalui fasilitas UMKM.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi penerima sekaligus membantu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
Melalui bantuan pendidikan, misalnya, penerima manfaat memperoleh dukungan untuk melanjutkan proses pendidikan. Sementara dukungan UMKM diarahkan untuk membantu masyarakat memperkuat aktivitas ekonominya.
Pemkot Bekasi Dorong Baznas Perkuat Pelayanan
Pemerintah Kota Bekasi berharap Baznas terus meningkatkan kualitas pelayanan sesuai ketetapan dan arahan Baznas Pusat.
Pengelolaan zakat secara profesional, transparan, dan amanah dinilai penting untuk memastikan dana yang dihimpun dari masyarakat dapat kembali memberikan manfaat secara optimal.
Program Merdeka Berbagi sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pengelola zakat dalam memperkuat perlindungan sosial masyarakat.
Dengan pengelolaan yang semakin baik, Baznas Kota Bekasi diharapkan mampu mempertahankan kepercayaan publik sekaligus memperluas manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan.
(Red)






