Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama IROPIN menggelar pemeriksaan kesehatan mata dan pembagian 300 kacamata bagi pelajar SMPN 54 Kota Bekasi, Selasa (11/8/2026). (Sumber:Pemerintah Kota Bekasi / IROPIN Cabang Kota Bekasi)
Galeri Foto : Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan IROPIN periksa mata pelajar SMPN 54 serta bagikan kacamata
Pemeriksaan mata dan pembagian kacamata bagi pelajar menjadi upaya Pemkot Bekasi bersama IROPIN mendukung kesehatan serta kenyamanan belajar siswa. Berikut 5 Hal Penting dari Bakti Sosial Pemeriksaan Mata Pelajar di Bekasi
-
-
1. 300 Kacamata untuk Pelajar Sebanyak 300 kacamata disiapkan dan dibagikan kepada siswa SMPN 54 Kota Bekasi yang membutuhkan.
-
2. Siswa Mendapat Pemeriksaan Mata Pelajar menjalani pemeriksaan untuk mengetahui kondisi penglihatan dan menentukan ukuran lensa yang sesuai.
-
3. Fokus pada Gangguan Penglihatan Pemeriksaan mencakup kondisi penglihatan siswa, termasuk gangguan seperti mata minus dan silinder.
-
4. Pemkot Dorong Kolaborasi Tri Adhianto menilai keterlibatan organisasi profesi dan masyarakat penting untuk menghadirkan pelayanan yang manfaatnya dirasakan langsung.
-
5. Dukung Kenyamanan Belajar Kesehatan mata diharapkan membantu siswa membaca, menulis, menerima pelajaran, dan mengikuti aktivitas sekolah dengan lebih optimal.
-
Pemkot Bekasi dan IROPIN menggelar pemeriksaan mata serta membagikan kacamata bagi pelajar SMPN 54 Kota Bekasi.
Kota Bekasi, Mediarjn.com Pemerintah Kota Bekasi bersama Ikatan Profesi Optometris Indonesia (IROPIN) Cabang Kota Bekasi menggelar bakti sosial pemeriksaan kesehatan mata bagi pelajar di SMPN 54 Kota Bekasi, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung Wali Kota Bekasi Tri Adhianto tersebut menjadi bagian dari kolaborasi untuk mendukung kesehatan dan kenyamanan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 300 kacamata disiapkan dan dibagikan kepada siswa-siswi yang membutuhkan.
Selain memperoleh kacamata, para pelajar juga mendapatkan pemeriksaan mata menggunakan peralatan yang disediakan IROPIN. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi penglihatan sekaligus menentukan ukuran lensa yang sesuai bagi siswa yang mengalami gangguan penglihatan, seperti mata minus maupun silinder.
Kesehatan Mata Dinilai Berpengaruh pada Proses Belajar
Kegiatan bakti sosial tersebut mengusung tema “Melihat Lebih Jelas, Berpikir Lebih Luas Menuju Bekasi Lebih Cerdas.”
Tema tersebut menegaskan pentingnya kesehatan mata sebagai salah satu faktor yang mendukung aktivitas belajar dan pengembangan potensi peserta didik.
Tri Adhianto mengatakan, kemampuan melihat dengan baik berkaitan erat dengan aktivitas siswa ketika membaca, menulis, menerima pelajaran, hingga mengikuti berbagai kegiatan di sekolah.
“Kita ingin memastikan anak-anak kita dapat belajar dengan nyaman dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Ketika penglihatannya jelas, mereka akan lebih mudah menerima pelajaran, membaca, menulis, dan mengikuti berbagai aktivitas di sekolah,” ujar Tri.
Menurutnya, persoalan kesehatan mata pada pelajar tidak semestinya dianggap sederhana. Gangguan penglihatan yang tidak ditangani dapat memengaruhi kenyamanan siswa ketika mengikuti kegiatan pembelajaran.
Tri Adhianto Dorong Kolaborasi Lintas Profesi
Wali Kota Bekasi juga menilai kegiatan sosial tersebut menjadi contoh bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya dilakukan melalui pembangunan sarana dan prasarana sekolah.
Perhatian terhadap kesehatan peserta didik, kata dia, juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan anak.
“Kolaborasi seperti ini harus terus kita dorong. Pemerintah tentu tidak bisa bekerja sendiri. Dengan keterlibatan organisasi profesi dan masyarakat, kita bisa memberikan pelayanan yang lebih dekat dan manfaat yang langsung dirasakan oleh masyarakat Kota Bekasi,” katanya.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga pelayanan kesehatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat dapat semakin mudah dijangkau.
Pemeriksaan Mata Bantu Siswa Belajar Lebih Optimal
Melalui pemeriksaan mata dan pemberian kacamata, siswa yang sebelumnya mengalami kendala penglihatan diharapkan dapat mengikuti kegiatan belajar dengan lebih optimal.
Pemerintah Kota Bekasi juga berharap kerja sama dengan berbagai pihak dapat terus diperluas untuk mendukung sektor kesehatan dan pendidikan anak.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang siswa secara menyeluruh.
Dengan kondisi kesehatan yang terjaga dan fasilitas yang memadai, para pelajar diharapkan semakin percaya diri dalam belajar, beraktivitas, serta mengejar prestasi demi mewujudkan generasi Kota Bekasi yang semakin cerdas.
(Red)







