Memuat berita terbaru...  

 (1) Ucapan Idul Adha 1447 H 2026 HISAR PARDOMUAN Slider Banner HUT RI 80  
   
(000) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. Hisar Pardomuan  (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi    
Jaksa Agung ST Burhanuddin menerima penghargaan Lifetime Achievement pada Malam Anugerah Komisi Kejaksaan RI 2026 di Jakarta Selatan.

5 Pesan Penting Jaksa Agung dalam Malam Anugerah Komisi Kejaksaan 2026
Berikut lima poin penting yang disampaikan Jaksa Agung ST Burhanuddin terkait integritas, pengawasan eksternal, dan profesionalisme Kejaksaan RI dalam Malam Anugerah Komisi Kejaksaan Tahun 2026.
    • Jaksa Agung Terima Penghargaan Lifetime Achievement
    • Komisi Kejaksaan Tekankan Integritas Penegakan Hukum
    • Pengawasan Eksternal Dinilai Penting bagi Kejaksaan
    • Kepercayaan Publik Jadi Tolak Ukur Kinerja Aparat
    • Insan Adhyaksa Didorong Tingkatkan Profesionalisme

ST Burhanuddin terima Special Award Lifetime Achievement pada Malam Anugerah Komisi Kejaksaan RI 2026

Jakarta, Mediarjn.com Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin menerima penghargaan Special Award “Lifetime Achievement” pada acara Malam Anugerah Komisi Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang digelar di Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026).

Jaksa Agung ST Burhanuddin menerima penghargaan Lifetime Achievement pada Malam Anugerah Komisi Kejaksaan RI Tahun 2026 di Jakarta Selatan.
Jaksa Agung ST Burhanuddin menerima penghargaan Lifetime Achievement pada Malam Anugerah Komisi Kejaksaan RI Tahun 2026 di Jakarta Selatan.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Jaksa Agung dalam memperkuat integritas, profesionalisme, serta reformasi penegakan hukum di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia.

Sambutan Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan pentingnya pengawasan eksternal dalam menjaga integritas dan profesionalisme Kejaksaan RI saat menerima penghargaan Lifetime Achievement 2026.
Sambutan Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan pentingnya pengawasan eksternal dalam menjaga integritas dan profesionalisme Kejaksaan RI saat menerima penghargaan Lifetime Achievement 2026.

Dalam sambutannya, Jaksa Agung menyampaikan apresiasi kepada Komisi Kejaksaan Republik Indonesia dan Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, Malam Anugerah Komisi Kejaksaan bukan sekadar seremoni penghargaan, tetapi momentum penting untuk memperkuat semangat pengabdian insan Adhyaksa dalam menjalankan amanah penegakan hukum.

“Momentum ini bukan sekadar seremoni penghargaan biasa, melainkan wadah penting untuk memperkuat integritas, profesionalisme, dan dedikasi insan Adhyaksa dalam menjalankan tugas penegakan hukum,” ujar Jaksa Agung.

Ia menegaskan bahwa pengawasan eksternal yang dilakukan Komisi Kejaksaan merupakan bagian penting dalam memastikan proses penegakan hukum berjalan objektif, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, pengawasan bukan sesuatu yang harus dihindari, melainkan mekanisme penting untuk menjaga kualitas institusi agar tetap berada pada jalur pengabdian yang benar kepada masyarakat.

“Sinergi antara pengawasan, profesionalitas, dan integritas akan menjadi kekuatan utama Kejaksaan dalam menghadapi dinamika hukum dan tuntutan publik yang terus berkembang,” tambahnya.

Pada ajang tersebut, penilaian penghargaan dilakukan terhadap satuan kerja Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri Tipe A maupun B berdasarkan capaian kinerja sepanjang 2024 hingga 2025. Penilaian meliputi penanganan perkara tindak pidana korupsi, respons terhadap pengaduan masyarakat, hingga tingkat kepuasan publik terhadap pelayanan institusi.

Jaksa Agung menilai keberhasilan institusi penegak hukum tidak hanya diukur dari banyaknya perkara yang ditangani, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan rasa keadilan, kepastian hukum, dan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pemberian Penghargaan Apresiasi kepada satuan kerja, individu berprestasi, baik jaksa maupun ASN non-jaksa, atas dedikasi, loyalitas, integritas, dan profesionalisme
Pemberian Penghargaan Apresiasi kepada satuan kerja, individu berprestasi, baik jaksa maupun ASN non-jaksa, atas dedikasi, loyalitas, integritas, dan profesionalisme.

Selain penghargaan kepada satuan kerja, apresiasi juga diberikan kepada individu berprestasi, baik jaksa maupun ASN non-jaksa, atas dedikasi, loyalitas, integritas, dan profesionalisme mereka dalam menjalankan tugas.

Penilaian individu dilakukan berdasarkan capaian kinerja, rekam jejak disiplin, serta kontribusi dalam penanganan perkara termasuk penerapan keadilan restoratif atau restorative justice.

“Mendapatkan penghargaan bukan akhir dari pencapaian, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam menjaga kepercayaan masyarakat,” tegas Jaksa Agung.

Mengakhiri sambutannya, Jaksa Agung mengajak seluruh insan Adhyaksa menjadikan penghargaan tersebut sebagai motivasi untuk terus melakukan pembenahan dan inovasi demi meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.

Acara tersebut turut dihadiri Menteri Politik dan Keamanan RI Djamari Chaniago, Ketua Komisi Kejaksaan Republik Indonesia Pujiyono Suwadi, Plt. Wakil Jaksa Agung Asep N. Mulyana, Anggota Komisi III DPR RI Mangihut Sinaga, serta para Kepala Kejaksaan Tinggi dan Kepala Kejaksaan Negeri seluruh Indonesia.


Penulis: Rd Ahmad Syarif
Editor: Rd Ahmad Syarif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *