Memuat berita terbaru...  

MEDIARJN.COM |

 (1) HISAR PARDOMUAN UCAPAN HUT RI KE-81 17 AGUSTUS 2026 Slider Banner HUT RI 80  
(1) H. Nurchaidir,Kepla DISPERKIMTAN Kab Bekasi (2) Iman Faturahman, Ucapan HUT RI KE-81 17 AGUSTUS 2026 (3) H. Hoyadi Kurniawan, S.Pd., M.Si. Kepala Sekolah SMKN 2 Cikarang Barat (4) KELUARGA BESAR PERUMDA TIRTA PATRIOT (5) Ucapan HUT RI KE-81 Camat Muaragembong (6) Ucapan HUT RI KE-81 2026 A. Yani, S. Pd,. MM. (7) Ucapan HUT RI KE-81 - 17 AGUSTUS 2026 SR ANARUSI, MP (8) Ucapan HUT RI KE-81 - 17 AGUSTUS 2026 H. DIDI ROSIDI (9) Ucapan HUT RI KE-81 - 17 AGUSTUS 2026 Drs. Akhmad Sayuti, MM (10) Ucapan HUT RI KE-81- 17 AGUSTUS 2026.Beny Sugiarto Prawiro Kadis Cipta Karya Kab Bekasi  (11) Ucapan HUT RI KE-81- 17 AGUSTUS 2026. Drs. H. Akhmad Tajiri, MM. Ketua K3S Sub Rayon 05 Kab Bekasi (12) Ucapan HUT RI KE-81- 17 AGUSTUS 2026. Hj. Siti Rokiah S.Pd,. M.M. (13) Ucapan HUT RI KE-81- 17 AGUSTUS 2026. Sri Winanti. Kepsek SMAN 2 Kab Bekasi (14) Ucapan HUT RI KE-81- 17 AGUSTUS 2026.Atam Sulaeman. Ketua Sr 07 KAB BEKASI (15) Ucapan HUT RI KE-81. Titi Suryati Mpd.
Kepsek SMAN 9 Tambun Selatan (16) Nanang Garniwa S.Pd.,   M.Pd. Kepsek SMAN 2 Cikarang Pusat. Ucapan HUT RI Ke-81 (17) Ucapan HUT RI KE-81.Dra Woro Sawitri MPd. Kepsek SMAN 1 Babelan. (18) Deny Ermayana. S.Pd, M.M., Ucapan HUT RI Ke-81 TH 2026. (19) Ucapan HUT RI KE-81 2026 Drs. H. Jahra. M.Pd,. Kepsek SMAN 3 Tambun Selatan Rita Zusana Lantu,M.Pd
Kepsek SMPN7 Cikarang Barat. Ucapan HUT RI Ke-81 Unang 
Kepsek SMPN 2 Tambun Selatan, Ucapan HUT RI Ke-81

Prof. Sutan Nasomal Desak Pemerintah Hentikan Program MBG demi Keselamatan Pelajar

Program MBG berhenti demi selamatkan pelajar Indonesia dari ancaman keracunan massal.
Program MBG berhenti demi selamatkan pelajar Indonesia dari ancaman keracunan massal.

Program Bergizi Gratis Dinilai Positif, Namun Berpotensi Membahayakan

Jakarta, – Mediarjn.com Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto menuai sorotan. Meski dipandang sebagai bentuk kepedulian negara terhadap generasi muda, sejumlah kasus dugaan keracunan siswa usai mengonsumsi MBG menimbulkan keprihatinan serius.

Pakar Hukum Pidana Internasional sekaligus Ekonom, Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH., MH., menilai pemerintah perlu segera mengambil langkah tegas agar niat baik Presiden tidak berubah menjadi masalah besar di lapangan.

Mengapa Program MBG Perlu Dikaji Ulang?

Menurut Sutan, tujuan program MBG sangat mulia karena lahir dari ketulusan hati Presiden Prabowo untuk meningkatkan gizi anak-anak Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Namun, pelaksanaan di lapangan tidak jarang menimbulkan masalah serius.

“Jangan sampai program yang berniat positif justru berubah menjadi program yang menyengsarakan. Korban keracunan hingga ada yang meninggal harus dicegah. Presiden perlu menugaskan Menteri Kesehatan dan pakar gizi untuk mengevaluasi program ini,” tegas Sutan saat dihubungi awak media, Rabu (24/9/2025).

Fakta Keracunan Pelajar Akibat MBG

Sutan mengungkapkan, laporan dugaan keracunan akibat MBG sudah sering terjadi di berbagai daerah. Beberapa makanan yang dibagikan disebut-sebut dalam kondisi basi, bahkan ditemukan serangga atau ulat di dalamnya.

“Kasusnya sudah ratusan ribu bila ditotal dari berbagai daerah. Bahkan sampai masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB) yang mengancam nyawa anak-anak,” ungkapnya.

Risiko Besar di Daerah Terpencil

Kekhawatiran semakin besar jika kasus keracunan terjadi di wilayah pedalaman yang jauh dari fasilitas kesehatan. Sutan mencontohkan, akses ke puskesmas atau rumah sakit bisa mencapai 5–10 jam perjalanan.

“Bisa dibayangkan bagaimana nasib nyawa anak-anak bila keracunan massal terjadi di daerah yang jauh dari layanan medis,” tambahnya.

Alternatif Solusi Selain MBG

Meski mengapresiasi niat baik Presiden, Sutan mendesak agar program MBG dihentikan sementara. Sebagai gantinya, ia mengusulkan program kesehatan berbasis sekolah dengan melibatkan tenaga medis secara langsung.

“Lebih baik negara mengirim dokter ke sekolah-sekolah untuk memeriksa kesehatan anak-anak. Itu lebih bermanfaat dan minim risiko,” ucap Sutan.

Penegasan Prof. Sutan Nasomal

Sutan menegaskan, penghentian program MBG bukan bentuk penolakan terhadap perhatian Presiden, melainkan langkah menyelamatkan nama baik pemerintah sekaligus nyawa generasi bangsa.

“Sudah tidak perlu ada evaluasi panjang. Hentikan program MBG demi keselamatan anak-anak Indonesia. Kita harus mencari cara lain agar pelajar tetap sehat dan cerdas tanpa harus mempertaruhkan nyawa mereka,” pungkasnya.


Editor: Rd Ahmad Syarif 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INSPIRATIF
INOVATIF
KOMPETITIF