Memuat berita terbaru...  

 (000) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. Hisar Pardomuan

 (001) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Cristin Novalia Simanjuntak. SH, MH.

 (002) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. PWI Peradi.

Slider Banner HUT RI 80  
   
 (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi  (2) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Kepala KCD WIL III  (3) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. DIDI ROSIDI Ketua MKKS SMAN KabupatenBekasi  (4) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M.Ir.Hj.Sri Anarusi,M.P.
Kepala SMAN 1 Setu..  (5) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Rija Sudrajat Kepsek SMPN4 Tamsel  (6) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. WIDJAYANTI Kepsek SMAN 11 KOTA BEKASI  (7) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Iim Pitung Kades Sukabudi Kec Sukawangi  (8) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Jayadi Said, SE.
Kepala Desa Mangun Jaya Kecamatan Tambun Selatan Kab.Bekasi  (9) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. BAHRUDIN SE Ketua DPC Apdesi Kabupaten Bekasi
TETI KARYATI MP.d Ketua TP PKK Desa Muktiwari Kecamatan Cibitung (10) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M H. Kunpul Sebra Kepala Desa Jejalen Jaya Tambun Utara Umiyati Ketua TP PKK    

Aksi Unjuk Rasa di Medan Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata


Medan Mediarjn.com  Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi berbagai kampus di Medan melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, pada Selasa (26/8/2025). Aksi yang awalnya berlangsung damai tersebut berujung ricuh setelah massa dan aparat kepolisian terlibat saling dorong.

Para demonstran menuntut penghapusan tunjangan mewah anggota DPR serta penyesuaian gaji dewan agar disamakan dengan standar Upah Minimum (UMK/UMP). Menurut mereka, tunjangan dan gaji wakil rakyat saat ini sangat timpang dibanding kondisi masyarakat.

Situasi memanas ketika massa berusaha menerobos barikade polisi dengan menarik pagar DPRD menggunakan tali. Aparat kemudian membalas dengan menembakkan gas air mata dan menyemprotkan water cannon untuk membubarkan kerumunan.

“Demonstrasi ini seharusnya bisa berlangsung tertib. Namun ada upaya massa yang memaksa masuk ke gedung, sehingga kami terpaksa mengambil langkah tegas,” ujar seorang perwira polisi di lokasi.

Akibat bentrokan, sejumlah mahasiswa maupun aparat dilaporkan mengalami luka-luka ringan. Beberapa pengunjuk rasa juga diamankan pihak kepolisian untuk dimintai keterangan.

Meski ricuh, para mahasiswa menegaskan akan terus menyuarakan aspirasi rakyat dan mendesak pemerintah serta DPR agar meninjau kembali kebijakan tunjangan yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat kecil.

Aksi di Medan ini menjadi bagian dari gelombang protes nasional bertajuk #IndonesiaGelap, yang muncul di berbagai kota besar di Indonesia sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan kenaikan tunjangan legislatif di tengah kondisi ekonomi rakyat yang sulit.


BMH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *