Memuat berita terbaru...  

 (000) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. Hisar Pardomuan

 (001) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Cristin Novalia Simanjuntak. SH, MH.

 (002) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. PWI Peradi.

Slider Banner HUT RI 80  
   
 (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi  (2) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Kepala KCD WIL III  (3) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. DIDI ROSIDI Ketua MKKS SMAN KabupatenBekasi  (4) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M.Ir.Hj.Sri Anarusi,M.P.
Kepala SMAN 1 Setu..  (5) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Rija Sudrajat Kepsek SMPN4 Tamsel  (6) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. WIDJAYANTI Kepsek SMAN 11 KOTA BEKASI  (7) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Iim Pitung Kades Sukabudi Kec Sukawangi  (8) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Jayadi Said, SE.
Kepala Desa Mangun Jaya Kecamatan Tambun Selatan Kab.Bekasi  (9) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. BAHRUDIN SE Ketua DPC Apdesi Kabupaten Bekasi
TETI KARYATI MP.d Ketua TP PKK Desa Muktiwari Kecamatan Cibitung (10) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M H. Kunpul Sebra Kepala Desa Jejalen Jaya Tambun Utara Umiyati Ketua TP PKK    

Warga Toba Desak Janji Gubernur Bobby Nasution Segera Wujud: Jalan Provinsi Rusak 27 Tahun Tak Tersentuh

Foto: warga Desa Siasom Asom menunjukkan jalan berbatas aspal dan tanah rusak

Harapan Warga Habornas untuk Akses Jalan dan Listrik yang Layak Kian Mendesak Respons Pemerintah Provinsi Sumut

Toba, – Mediarjn.com – Warga Desa Siasom Asom, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba, kembali mengingatkan janji politik Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, untuk membangun akses jalan provinsi yang melintasi wilayah mereka. Janji tersebut pernah disampaikan pada masa kampanye, namun hingga saat ini, belum menunjukkan realisasi nyata di lapangan. Kamis, (3/7/2025).

Kerusakan jalan yang parah sepanjang 7,2 km telah lama menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat. 

“Jalan ini sudah berkali-kali diukur, tapi tidak kunjung diperbaiki. Jangan sampai janji tinggal janji,” ujar seorang warga dengan nada kecewa.

Jalan provinsi yang dimaksud menghubungkan Kabupaten Toba dengan Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura). Akses ini sangat strategis karena berfungsi sebagai jalur alternatif menuju Provinsi Riau melalui kawasan pegunungan Toba, sekaligus memperkuat konektivitas ke kawasan wisata unggulan seperti Danau Toba dan Bandara Silangit.

Di sisi wilayah Labura, khususnya di kawasan Aek Nahohom, kerusakan serupa juga ditemukan. Menurut penuturan warga, jalan provinsi Labura–Toba ini telah terbengkalai selama hampir 27 tahun. Padahal, jika diperbaiki, jalur ini akan memangkas jarak tempuh hingga 125 kilometer dibandingkan rute saat ini.

“Jika jalan ini rampung, maka akan menjadi jalur vertikal yang menghubungkan dua lintas nasional: lintas timur dan lintas barat. Ini sangat penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah,” jelas Parasman Pasaribu, Ketua Umum Forum Persatuan Masyarakat Habornas (Forpemas Habornas).

Tak hanya soal jalan, warga juga mengeluhkan ketiadaan aliran listrik dari PLN. Meskipun infrastruktur milik PT BNE, pengelola PLTA Siantarasa, berdiri megah di wilayah mereka, namun hingga kini masyarakat masih hidup tanpa penerangan. “Ironis, kami tinggal di bawah jaringan listrik tapi hidup dalam kegelapan,” keluh seorang warga.

Dari perbukitan kampung Siasom Asom, masyarakat bahkan dapat melihat langsung ke wilayah Labura, termasuk lokasi PKS Simonis yang hanya berjarak sekitar 9 kilometer, tempat strategis untuk memasarkan hasil panen sawit warga Habornas.

Melalui media ini, masyarakat menyampaikan harapan mereka kepada Gubernur Sumut Bobby Nasution serta kepada Anggota DPRD Sumut, Ibu Erni dari Daerah Pemilihan Labura, agar mendorong percepatan pembangunan jalan provinsi yang menghubungkan Sibito, Simpang Hauma Hela, Kecamatan Aek Natas hingga ke wilayah Habornas.

Harapan itu disuarakan agar pembangunan tidak hanya berhenti pada narasi politik, tetapi menjadi kebijakan konkret demi keadilan infrastruktur bagi desa-desa tertinggal di wilayah perbatasan Toba dan Labura.


(Red)

B. M. Hasibuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *