Pengurus DKM Masjid Al Huda menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa dalam rangka Gema Muharam 1448 Hijriah di Desa Sumber Jaya, Kabupaten Bekasi. (Source: Dokumentasi Panitia Gema Muharam / Boy Hutasoit – Mediarjn.com)
DKM Masjid Al Huda menggelar Gema Muharam 1448 H dengan santunan yatim dan dhuafa serta tausiyah tentang sedekah.
Kabupaten Bekasi, Mediarjn.com – Semangat berbagi mewarnai peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Masjid Al Huda, Kampung Pulo, RT 02/RW 037, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (12/7/2026). Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Huda menggelar Gema Muharam yang dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri penceramah Ustaz Saiful Islam, Ketua DKM Masjid Al Huda H. Karno, Ketua RW 037 sekaligus Ketua Pembangunan Mahmud, H. Marsan dari Yayasan Al Fajar Berseri, Bakal Calon Kepala Desa Sumber Jaya Fajar Shodik, para Ketua RT 01 hingga RT 05, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta puluhan warga Kampung Pulo RW 037.

Ketua DKM Masjid Al Huda, H. Karno, mengatakan kegiatan Gema Muharam merupakan agenda rutin yang bertujuan memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim dan masyarakat kurang mampu.
“Momentum Muharam menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan kepedulian kepada sesama. Semoga santunan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi amal ibadah bagi seluruh pihak yang telah berpartisipasi,” ujar H. Karno.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Saiful Islam mengajak seluruh jamaah memperbanyak sedekah, infak, serta menyantuni anak yatim dan kaum dhuafa sebagai amalan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam.
“Jangan pernah ragu untuk berbagi. Sedekah, infak, dan menyantuni anak yatim maupun kaum dhuafa merupakan amalan yang mendatangkan pahala dunia dan akhirat. Insya Allah, Allah SWT akan melapangkan rezeki bagi hamba-Nya yang gemar bersedekah,” tuturnya.
Selain mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian sosial, Ustaz Saiful Islam juga mengingatkan pentingnya menjaga salat lima waktu, memperbanyak amal saleh, dan senantiasa mengingat kematian agar setiap muslim terus memperbaiki kualitas ibadah.
“Jangan sampai kita lalai dari salat. Perbanyak amal kebaikan, biasakan bersedekah, dan ingatlah bahwa setiap manusia akan kembali kepada Allah SWT,” pesannya.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu serta kaum dhuafa. Warga berharap kegiatan Gema Muharam dapat terus menjadi agenda tahunan yang mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat berbagi, serta memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.
(Boy Hutasoit)

