Gambar: Ilustrasi (AI). Bupati dan Sekda Kuansing tiba di Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan terkait OTT dugaan suap jabatan. (Sumber: Humas KPK).
5 Fakta OTT KPK di Kuansing, Bupati dan Sekda Akhirnya Serahkan Diri
Operasi tangkap tangan KPK di Kabupaten Kuantan Singingi terus berkembang. Berikut lima fakta penting yang perlu diketahui terkait penyerahan diri Bupati dan Sekda serta barang bukti yang diamankan.
-
Bupati dan Sekda Menyerahkan Diri Keduanya tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 21.17 WIB.
-
OTT Digelar di Kuansing dan Jakarta Tim KPK mengamankan sejumlah pihak di dua lokasi berbeda.
-
Total 10 Orang Diamankan Lima orang langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk diperiksa.
-
Barang Bukti Disita Penyidik mengamankan bukti elektronik transaksi keuangan serta satu unit mobil yang diduga terkait perkara.
-
Dugaan Suap Jabatan Kasus ini masih dalam tahap pemeriksaan intensif dan KPK belum mengumumkan tersangka.
KPK mengembangkan operasi tangkap tangan di Kuansing. Setelah 10 orang diamankan, Bupati dan Sekda akhirnya menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih.
Jakarta, Mediarjn.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap perkembangan terbaru dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Bupati dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing memenuhi imbauan penyidik dengan menyerahkan diri dan tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 21.17 WIB.
Bupati dan Sekda Akhirnya Datang ke Gedung Merah Putih

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan keduanya kini menjalani pemeriksaan sebagai bagian dari penyelidikan dugaan suap jabatan yang menjadi fokus operasi senyap lembaga antirasuah tersebut.
“Bupati dan Sekda Kuansing menyerahkan diri. Tiba di Gedung Merah Putih sekitar pukul 21.17 WIB,” ujar Budi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (30/6/2026).
Sebanyak 10 Orang Diamankan di Kuansing dan Jakarta
Sebelumnya, tim KPK menggelar operasi tertutup di wilayah Kuantan Singingi dan Jakarta. Dalam OTT tersebut, penyidik mengamankan 10 orang. Lima di antaranya dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, terdiri dari tiga pihak swasta, satu aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing, serta satu orang dari unsur keluarga penyelenggara negara.
KPK Sita Barang Bukti Transaksi Keuangan dan Mobil
Selain mengamankan sejumlah pihak, penyidik juga menyita barang bukti berupa bukti elektronik transaksi keuangan dan satu unit mobil yang diduga berkaitan dengan praktik suap.
Status Hukum Masih Menunggu Hasil Pemeriksaan
Hingga berita ini ditulis, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap seluruh pihak yang diamankan.
Lembaga antirasuah tersebut menyatakan akan menyampaikan perkembangan perkara, termasuk penetapan tersangka dan konstruksi kasus secara lengkap, setelah proses pemeriksaan selesai sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
KPK menegaskan proses hukum masih berjalan. Penetapan tersangka akan diumumkan setelah seluruh rangkaian pemeriksaan dan gelar perkara selesai dilakukan.

