Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memimpin rapat koordinasi evaluasi dan kesiapan PORPROV XV Jawa Barat 2026. Pemkot Bekasi melibatkan perangkat daerah hingga 1.020 RW untuk memperkuat sosialisasi ajang olahraga tersebut. (Source: Pemerintah Kota Bekasi).
Kota Bekasi menyiapkan strategi menyeluruh menyambut PORPROV XV Jabar 2026, mulai dari venue, promosi, kebersihan, keamanan, parkir hingga pelibatan masyarakat dan sektor usaha. Berikut 5 Strategi Bekasi Sambut PORPROV XV Jabar 2026
-
-
1. Libatkan 1.020 RW Sosialisasi PORPROV XV Jabar akan diperluas hingga tingkat RT dan RW di seluruh Kota Bekasi.
-
2. Siapkan Puluhan Venue Sebanyak 48 venue disiapkan untuk mendukung pelaksanaan 47 disiplin olahraga.
-
3. Perkuat Promosi 17 Agustus Momentum HUT ke-81 RI akan dimanfaatkan untuk memperkenalkan PORPROV kepada masyarakat.
-
4. Dorong Konsep Sportconomy Hotel, pusat perbelanjaan dan pelaku usaha didorong ikut menyambut atlet dan official melalui pemasangan atribut PORPROV.
-
5. Jaga Kebersihan dan Akses Venue Pemkot Bekasi meminta camat dan lurah memastikan jalur menuju venue bersih, rapi, aman dan nyaman.
-
Tri Adhianto meminta sosialisasi PORPROV XV Jabar tak berhenti di panitia, tetapi bergerak hingga tingkat RT dan RW.
Bekasi, Mediarjn.com – Pemerintah Kota Bekasi terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah utama Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober hingga November mendatang.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meminta seluruh perangkat daerah, camat, lurah, hingga jajaran RT dan RW ikut bergerak menyukseskan ajang olahraga terbesar di Jawa Barat tersebut. Menurutnya, PORPROV XV Jabar harus menjadi momentum yang dirasakan dan dimiliki seluruh masyarakat Kota Bekasi.
Hal itu disampaikan Tri dalam rapat koordinasi evaluasi dan kesiapan PORPROV XV Jabar 2026. Rapat tersebut menjadi momentum untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah dan kewilayahan.
Tri menilai persiapan fisik yang telah dilakukan Pemerintah Kota Bekasi harus diimbangi dengan kesiapan masyarakat dan publikasi yang masif.
Pemkot Bekasi, kata dia, telah menyiapkan anggaran lebih dari Rp500 miliar untuk rehabilitasi venue dan berbagai kebutuhan penyelenggaraan PORPROV.
“Jangan sampai kita sudah menyiapkan venue dengan anggaran yang besar, tetapi auranya di masyarakat belum terasa. PORPROV ini harus menjadi milik seluruh masyarakat Kota Bekasi,” tegas Tri.
HUT ke-81 RI Jadi Momentum Promosi PORPROV
Tri meminta peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 dimanfaatkan sebagai ruang promosi PORPROV XV Jabar.
Ia menginstruksikan camat dan lurah mendorong pemasangan atribut PORPROV dalam berbagai kegiatan dan perlombaan 17 Agustusan di lingkungan RT dan RW.
Spanduk, baliho, maupun materi publikasi di wilayah diminta turut menampilkan maskot resmi PORPROV XV Jabar, WALKER (Walet Keren), serta tagline:
“ENERGI PATRIOT NYALAKAN KERENMU!”
“Momentum 17 Agustus harus kita manfaatkan. Setiap kegiatan di tingkat RT dan RW bisa menjadi ruang untuk memperkenalkan PORPROV. Kita ingin masyarakat tahu bahwa Kota Bekasi akan menjadi tuan rumah utama,” ujar Tri.
Kebersihan Jalur Menuju Venue Jadi Perhatian
Selain promosi, Pemkot Bekasi juga menaruh perhatian pada kesiapan lingkungan di sekitar venue serta jalur yang akan dilalui atlet dan official.
Camat dan lurah diminta memastikan kebersihan, kerapian, kondisi saluran air, rumput liar hingga estetika jalan menuju lokasi pertandingan.
Sejumlah jalur yang menjadi perhatian antara lain menuju Bakti Sports Center, Duren Jaya, BSI Bekasi Timur, Multiguna, kawasan Jatisampurna, serta jalur Narogong menuju Bantargebang.
Penataan lingkungan juga mencakup pembersihan eceng gondok dan saluran air di sejumlah wilayah, termasuk Bekasi Utara, Medansatria, Rawalumbu dan Bantargebang.
“Venue harus siap, tetapi perjalanan menuju venue juga harus memberikan kesan yang baik. Kebersihan, kerapian, keamanan dan kenyamanan harus kita pastikan bersama,” kata Tri.
Parkir dan Keamanan Disiapkan Lintas Sektor
Dalam rapat koordinasi tersebut turut dibahas kesiapan pengamanan dan manajemen parkir.
Pemerintah kewilayahan diminta berkoordinasi lintas sektor untuk memastikan tersedianya titik parkir resmi, menjaga ketertiban lalu lintas, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan di sekitar venue pertandingan.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat PORPROV XV Jabar akan mendatangkan ribuan atlet dan official dari berbagai daerah di Jawa Barat.
47 Cabang Olahraga Digelar di 48 Venue
PORPROV XV Jawa Barat 2026 akan mempertandingkan 47 disiplin olahraga dengan total 48 venue.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 27 venue berada di Kota Bekasi, sedangkan 21 venue lainnya berada di luar Kota Bekasi.
Ajang tersebut diperkirakan diikuti sekitar 8.500 atlet dan official dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Berdasarkan rencana yang disampaikan, pertandingan dijadwalkan berlangsung pada 28 Oktober hingga 19 November 2026.
Pertandingan akan diawali cabang futsal pada 28 Oktober, dilanjutkan opening ceremony pada 7 November, dan ditutup dengan closing ceremony pada 19 November 2026.
Sementara itu, Command Center PORPROV akan dipusatkan di Gate 6 Stadion Patriot Candrabhaga.
Promosi Digital Tembus Ratusan Ribu Akun
Dari sisi promosi, Panitia Besar PORPROV XV Jabar melaporkan publikasi digital telah menjangkau lebih dari 741 ribu akun melalui Instagram dan menghasilkan lebih dari 233 ribu views melalui TikTok.
Publikasi melalui media cetak dan online juga disebut telah menghasilkan sekitar 247 artikel pemberitaan dengan sentimen mayoritas positif.
Promosi langsung akan terus diperkuat melalui sejumlah kegiatan, seperti Roadshow Mall-to-Mall, Goes to School, sosialisasi di arena Car Free Day, hingga pemanfaatan videotron di ruang publik dan sepanjang jalan protokol.
Tri juga meminta videotron milik pemerintah maupun swasta, khususnya di kawasan jalan protokol seperti Jalan Jenderal Ahmad Yani, ikut menayangkan materi promosi PORPROV secara rutin.
“Semua media yang kita punya harus bergerak. Videotron, media sosial, spanduk, sampai kegiatan masyarakat harus menjadi bagian dari promosi PORPROV,” jelasnya.
1.020 RW Dilibatkan dalam Sosialisasi
Gerakan promosi PORPROV juga akan diperluas hingga tingkat kewilayahan.
Sebanyak 1.020 RW se-Kota Bekasi akan dilibatkan dalam gerakan sosialisasi, termasuk melalui pembagian selendang maupun merchandise PORPROV.
Panitia Besar PORPROV XV Jabar bersama Dinas Pemuda dan Olahraga juga akan mendistribusikan materi promosi berupa desain spanduk, stiker dan video kepada perangkat daerah, kecamatan dan kelurahan.
Camat dan lurah selanjutnya diminta menggerakkan wilayah untuk memasang atribut PORPROV, mengoptimalkan televisi atau videotron kantor, serta melaksanakan kerja bakti di sepanjang jalur utama dan rute menuju venue pertandingan.
Dorong Sportconomy Selama PORPROV
Pemkot Bekasi juga menyiapkan konsep sportconomy untuk mendorong keterlibatan sektor usaha selama pelaksanaan PORPROV XV Jabar.
Hotel, pusat perbelanjaan, tempat usaha dan pusat keramaian akan didorong memasang atribut dukungan PORPROV sebagai bagian dari penyambutan atlet, official maupun masyarakat yang datang ke Kota Bekasi.
Menurut Tri, kesempatan menjadi tuan rumah utama PORPROV merupakan momentum strategis bagi Kota Bekasi, bukan hanya dalam aspek olahraga, tetapi juga promosi daerah dan penggerakan ekonomi.
“Kesempatan menjadi tuan rumah seperti ini tidak datang setiap tahun. Ini momentum besar bagi Kota Bekasi. Maka seluruh perangkat daerah, camat, lurah, sampai RT dan RW harus mengambil bagian. Kita ingin PORPROV XV Jabar 2026 sukses penyelenggaraannya dan sukses meninggalkan kesan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi seluruh elemen, Pemerintah Kota Bekasi menargetkan PORPROV XV Jawa Barat 2026 tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian, memperkuat citra Kota Bekasi, serta menghadirkan semangat olahraga bagi masyarakat.
(Red)

