Memuat berita terbaru...  

 (000) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. Hisar Pardomuan

 (001) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Cristin Novalia Simanjuntak. SH, MH.

 (002) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. PWI Peradi.

Slider Banner HUT RI 80  
   
 (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi  (2) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Kepala KCD WIL III  (3) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. DIDI ROSIDI Ketua MKKS SMAN KabupatenBekasi  (4) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M.Ir.Hj.Sri Anarusi,M.P.
Kepala SMAN 1 Setu..  (5) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Rija Sudrajat Kepsek SMPN4 Tamsel  (6) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. WIDJAYANTI Kepsek SMAN 11 KOTA BEKASI  (7) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Iim Pitung Kades Sukabudi Kec Sukawangi  (8) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Jayadi Said, SE.
Kepala Desa Mangun Jaya Kecamatan Tambun Selatan Kab.Bekasi  (9) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. BAHRUDIN SE Ketua DPC Apdesi Kabupaten Bekasi
TETI KARYATI MP.d Ketua TP PKK Desa Muktiwari Kecamatan Cibitung (10) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M H. Kunpul Sebra Kepala Desa Jejalen Jaya Tambun Utara Umiyati Ketua TP PKK    

Pemkot Bekasi Fokus Bantu Evakuasi dan Antisipasi Dampak Longsor Bantargebang Meski Pengelolaanya dibawah DKI

Senin, 09 Maret 2026.


Kota Bekasi, Mediarjn.com Pemerintah Kota Bekasi merespons peristiwa longsor yang terjadi di kawasan TPST Bantargebang dengan melakukan koordinasi serta mengerahkan bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi untuk membantu proses penanganan di lapangan.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa keselamatan pekerja serta masyarakat di sekitar lokasi menjadi perhatian utama.

“Lokasinya memang di Bekasi, tetapi pengelolaannya berada di bawah Pemprov DKI Jakarta. Yang terpenting sekarang adalah memastikan penanganan berjalan cepat dan kondisi di lapangan aman,” ujar Tri.

Ia menjelaskan, Pemkot Bekasi melalui BPBD turut membantu proses evakuasi serta melakukan pemantauan di area sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan yang membahayakan warga.

Selain itu, Pemkot Bekasi juga melakukan langkah antisipasi terhadap potensi tumpahan sampah yang dikhawatirkan dapat mengarah ke Kali Asem maupun ke permukiman warga di wilayah terdampak.

Petugas di lapangan disiagakan untuk memonitor kondisi aliran air serta lingkungan sekitar TPST guna mencegah dampak lingkungan yang lebih luas.

Tri menambahkan, Pemerintah Kota Bekasi terus berkoordinasi dengan pihak pengelola TPST Bantargebang dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar proses penanganan berjalan cepat dan situasi di lapangan dapat segera terkendali.

“Kami ingin memastikan kondisi tetap aman bagi pekerja maupun masyarakat sekitar. Koordinasi dengan pihak pengelola terus dilakukan agar penanganan berjalan optimal,” kata Tri.


(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *