Memuat berita terbaru...  

 (000) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. Hisar Pardomuan

 (001) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Cristin Novalia Simanjuntak. SH, MH.

 (002) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. PWI Peradi.

Slider Banner HUT RI 80  
   
 (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi  (2) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Kepala KCD WIL III  (3) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. DIDI ROSIDI Ketua MKKS SMAN KabupatenBekasi  (4) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M.Ir.Hj.Sri Anarusi,M.P.
Kepala SMAN 1 Setu..  (5) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Rija Sudrajat Kepsek SMPN4 Tamsel  (6) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. WIDJAYANTI Kepsek SMAN 11 KOTA BEKASI  (7) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Iim Pitung Kades Sukabudi Kec Sukawangi  (8) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Jayadi Said, SE.
Kepala Desa Mangun Jaya Kecamatan Tambun Selatan Kab.Bekasi  (9) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. BAHRUDIN SE Ketua DPC Apdesi Kabupaten Bekasi
TETI KARYATI MP.d Ketua TP PKK Desa Muktiwari Kecamatan Cibitung (10) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M H. Kunpul Sebra Kepala Desa Jejalen Jaya Tambun Utara Umiyati Ketua TP PKK    

Reses II Tahun Sidang 2025–2026, Iwan Koswara, S.Pd.I Serap Aspirasi Warga Dapil Jabar VIII soal Pendidikan dan Kesehatan


Kota Bekasi, – Mediarjn.com –  Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat daerah pemilihan Kota Depok – Kota Bekasi, Iwan Koswara, S.Pd.I, melaksanakan kegiatan Reses II Tahun Sidang 2025–2026, pada hari Senin, 24 Februari 2026, bertempat di RT 004 RW 001 wilayah Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan. 

Kegiatan ini merupakan titik kedua setelah sebelumnya digelar di wilayah Mustika Jaya.

Dalam wawancara bersama awak media, Iwan Koswara menyampaikan bahwa reses kali ini menyerap cukup banyak aspirasi masyarakat, terutama terkait kebutuhan pembangunan sekolah negeri. Warga menyoroti keterbatasan jumlah SMA/SMK negeri di wilayah Bekasi Selatan yang dinilai belum mampu menampung lulusan SMP setiap tahunnya.

“Banyak lulusan SMP di sini, tapi SMA/SMK negeri sangat terbatas. Ada satu di kecamatan Bekasi Selatan, namun belum mencukupi. Sekolah swasta ada, tapi masyarakat terbebani biaya. Ini harus menjadi perhatian pemerintah provinsi, khususnya Dinas Pendidikan Jawa Barat,” ujar Iwan.

Ia menegaskan pentingnya penyediaan infrastruktur pendidikan yang merata, khususnya di wilayah perkotaan dengan pertumbuhan penduduk tinggi. Menurutnya, pemerintah dapat menyiapkan skema solusi, baik dengan membangun unit sekolah baru maupun mengembangkan kapasitas sekolah yang sudah ada agar mampu menampung lebih banyak siswa.

Selain sektor pendidikan, aspirasi warga juga menyoroti layanan kesehatan, terutama terkait kepesertaan BPJS Kesehatan PBI yang dinonaktifkan. Iwan menjelaskan bahwa proses reaktivasi sebenarnya cukup mudah, selama masyarakat memenuhi persyaratan administrasi.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Bekasi telah memberikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi warganya. Masyarakat cukup membawa KTP Kota Bekasi untuk mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan setempat.

“Kalau kartu BPJS tidak aktif tapi dibutuhkan karena kondisi kesehatan, masyarakat bisa langsung mengurus. Pemerintah daerah sudah memberi kemudahan. Ini penting agar warga tetap mendapat jaminan pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Iwan Koswara menegaskan seluruh aspirasi yang dihimpun dari warga RT 004/RW 001 Margajaya akan dibawa dan diperjuangkan dalam pembahasan di tingkat provinsi sebagai bagian dari komitmennya memperjuangkan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan.

Di tempat yang sama, Ian, Ketua DPC PSI Bekasi Selatan, menyampaikan bahwa reses merupakan momentum penting bagi masyarakat untuk menyuarakan kebutuhan dan harapan mereka. Menurutnya, persoalan lingkungan dan keamanan menjadi isu krusial, terutama menjelang bulan Ramadan ketika aktivitas masyarakat meningkat.

“Seperti reses pada umumnya, ini berkaitan dengan kondisi lingkungan dan situasi masyarakat. Menjelang Ramadan, tingkat keamanan juga menjadi perhatian. Kita berharap melalui reses ini aspirasi warga dapat tersampaikan dengan baik sehingga ke depan kondisi lingkungan, keamanan, dan persoalan wilayah bisa lebih baik,” ujarnya.

Ia juga menyoroti persoalan banjir yang sempat terjadi di wilayah tersebut, terutama karena sebagian kawasan berada di bantaran kali. Ia berharap kehadiran wakil rakyat melalui kegiatan reses dapat menjadi jembatan aspirasi warga agar solusi nyata bisa segera diwujudkan.

Reses ini menegaskan peran strategis anggota dewan sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah. Melalui dialog langsung, berbagai masukan yang disampaikan warga akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan serta pengawasan program pembangunan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat di Dapil Jabar VIII.


Boy Hutasoit 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *