Memuat berita terbaru...  

Media Rubrik Jurnal Nusantara - Inspiratif - Inovatif - Kompetitif"
Slider Banner HUT RI 80  
   
DOHAR KAJARI SEMARANG KAJARI TOBA Muslih dan Istri PREDI P SIBARANI Ucapan Nataru Kaprodi U-MPU Tantular Ucapan Nataru Boy Hutasoit quotes Jurnalistik    
Panen raya jagung manis di lahan 3 hektar Desa Pancawati Bogor hasil kolaborasi petani dan Pupuk Formula 100+

Bogor, – Mediarjn.com Di lereng hijau Puncak Halimun, Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, telah berlangsung acara puncak “Panen Raya Jagung Manis” di atas lahan sekitar 3 hektar milik Chandra Bisawan.
Sebelumnya, sejak 11 Januari 2026, pemanenan dilakukan secara bertahap setiap hari di lahan tersebut. Hal ini disebabkan karena masa panen tiap pohon jagung, khususnya jagung manis, memang tidak serempak.
Secara keseluruhan, hasil panen mencapai sekitar 20 ton.

Hasil Kolaborasi

Pembukaan dan pengelolaan lahan ini merupakan hasil kolaborasi beberapa pihak, yaitu PT Global Timur Nusantara (GTN) dan Ase Kae Lingko Manggarai (AK5) sebagai pengelola lahan, PT Formula TOP Indonesia (FTI) sebagai pemasok dan produsen Pupuk Formula 100+, serta pemilik lahan Chandra Bisawan.

“Ini hasil kolaborasi beberapa pihak sebagai uji coba. Kami sebagai pengelola, didukung oleh produsen Pupuk Formula 100+ dan kesediaan pemilik lahan Bapak Chandra,” kata Samuel, Direktur GTN.

Hal senada disampaikan Ketua AK5, Yohanes Aben.

“Ini bukti nyata penggunaan Pupuk Formula 100+ sangat efektif pada tanaman jagung, yang dalam tempo tiga bulan sudah bisa panen dengan hasil yang sangat baik,” ujarnya.

Sementara itu, Leonardus Halim Jemadu, salah satu Manajer Pemasaran Pupuk Formula 100+, menjelaskan bahwa Pupuk Formula 100+ telah teruji efektif meningkatkan hasil panen, tidak hanya pada tanaman jagung, tetapi juga padi, bawang, cabai, sayur-sayuran, hingga tanaman keras.

“Yang penting adalah memahami cara pemakaian dan tahapan-tahapannya,” katanya.

Menurutnya, Pupuk Formula 100+ telah digunakan di berbagai daerah di Indonesia. Dari pengalaman para petani, aplikasi pupuk ini terbukti meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen serta mempercepat masa panen.

Doa Syukuran Panen

Kegiatan panen dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh manajemen GTN, pengurus AK5, serta perwakilan PT Formula TOP Indonesia.
Acara panen raya diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur, kemudian dilanjutkan dengan pemanenan jagung secara massal.

“Ini bukan sekadar panen biasa, tetapi momentum untuk membangun optimisme bahwa hasil pertanian dapat ditingkatkan. Saya senang lahan ini bisa produktif dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya sebagai lahan pertanian,” ujar pemilik lahan, Chandra Bisawan.

Proses Penanaman

Proses penanaman hingga panen jagung ini memakan waktu sekitar 90 hari. Bibit jagung varietas unggul ditanam pada pertengahan Oktober 2025 dengan jarak tanam 70 × 20 cm untuk memastikan sirkulasi udara optimal.

Setelah berusia dua minggu, tanaman jagung disiram Pupuk Formula 100+ (serum organik) yang dicampur dengan air.
Satu tutup botol serum dicampur dengan 16 liter air, kemudian disiramkan ke tanaman. Penyemprotan dilakukan tiga kali, setiap dua minggu sekali.

“Pupuk ini sangat efisien karena satu botol cukup untuk satu hektar lahan,” kata Leo.

Pupuk Formula 100+ merupakan pupuk organik yang bekerja dengan merangsang aktivitas mikroba tanah, sehingga meningkatkan penyerapan nutrisi, mempercepat pertumbuhan tanaman, dan meningkatkan ketahanan terhadap hama seperti ulat grayak serta penyakit busuk batang.

“Keunggulan pupuk ini adalah 100 persen alami dan tanpa residu kimia berbahaya,” ujarnya.

Hasil panen jagung manis ini diborong oleh pembeli yang datang langsung ke lokasi panen, yang diketahui merupakan pengepul untuk dipasarkan kembali ke pedagang di wilayah Bogor dan sekitarnya.


(Boy Hutasoit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *