Memuat berita terbaru...  

Slider Banner HUT RI 80  
   
(000) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. Hisar Pardomuan  (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi    
Kepala Desa Setia Mekar H. Suryadi

Setia Mekar, – Mediarjn.com — Kondisi rumah milik Ibu Atin di Desa Setia Mekar yang roboh akibat terpaan angin kencang menuai perhatian masyarakat. Rumah tersebut diketahui sudah dalam kondisi tua dan tidak layak huni sebelum kejadian berlangsung.

Tim jurnalis Mediarjn.com mencoba mengonfirmasi hal ini kepada Kepala Desa Setia Mekar, H. Suryadi, melalui sambungan telepon seluler pada Senin (10/11/2025). Ia membenarkan bahwa pihak Pemerintah Desa telah mengetahui kondisi rumah Ibu Atin yang roboh dan memang sudah tidak layak untuk dihuni.

“Pemerintah Desa sudah mengetahui dan kami akan membantu keluarga Ibu Atin. Saya juga sudah turun langsung ke lokasi untuk mengecek kondisinya,” ujar Kades Suryadi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pihaknya telah mengajukan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), namun hingga kini program tersebut belum terealisasi.

“Sebenarnya kami sudah mengajukan program Rutilahu, hanya saja program itu memang belum ada tindak lanjutnya,” jelasnya.

Sebagai langkah awal, Pemerintah Desa bersama warga sekitar melakukan gotong royong untuk membongkar dan membangun kembali rumah tersebut dengan dukungan bahan bangunan dari desa.

“Kami sudah meminta warga untuk bergotong royong membangun rumah Ibu Atin. Nantinya, semua bahan akan disediakan oleh desa,” tambah Suryadi.

Kades juga mengungkapkan bahwa Camat beserta pihak Dinas Sosial telah turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi keluarga Ibu Atin yang sempat ramai diberitakan di sejumlah media online.

Untuk sementara waktu, Ibu Atin dan keluarganya menempati rumah kontrakan yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggal semula. Pemerintah Desa turut memberikan bantuan beras guna memenuhi kebutuhan dasar keluarga tersebut.

“Kami Pemerintah Desa Setia Mekar berkomitmen membantu keluarga Ibu Atin. Bahkan ada dua keluarga lagi warga kami yang kondisinya serupa. Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap masyarakat,” tutup Kades Suryadi.


(Boy Hutasoit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *