Memuat berita terbaru...  

Slider Banner HUT RI 80  
   
(000) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. Hisar Pardomuan  (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi    
Ilustrasi pelaksanaan open bidding JPTP Kabupaten Bekasi di Grha Merit Bandung, menggambarkan proses seleksi jabatan ASN dan sorotan efisiensi anggaran oleh RJN Bekasi Raya.

Bandung, – Mediarjn.com Pelaksanaan Open Bidding Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Kabupaten Bekasi yang berlangsung di Grha Merit, Kota Bandung, menuai sorotan publik. Ruang Jurnalis Nusantara (RJN Bekasi Raya) menilai kegiatan tersebut terkesan boros anggaran karena dilakukan di luar daerah.

Kegiatan Dilaksanakan di Grha Merit, Bukan Hotel Komersial

Menanggapi isu yang berkembang, sumber dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi menjelaskan bahwa Grha Merit bukan hotel mewah, melainkan assessment center resmi di bawah koordinasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat. Tempat tersebut memang diperuntukkan bagi penyelenggaraan penilaian potensi dan kompetensi ASN yang mengikuti seleksi terbuka jabatan.

Penjelasan ini sekaligus meluruskan informasi yang sempat beredar di publik bahwa kegiatan open bidding diselenggarakan di hotel berbintang.

Akomodasi Ditanggung Masing-Masing Peserta

Sementara itu Beni Sekertaris Dinas (Sekdin) BKD Kabupaten Bekasi, memberikan klarifikasi lebih lanjut disampaikan terkait pembiayaan akomodasi peserta selama pelaksanaan kegiatan. Berdasarkan informasi resmi, akomodasi tidak ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing peserta seleksi.

Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan open bidding tersebut tidak menggunakan fasilitas mewah ataupun dana tambahan di luar ketentuan.

Pelaksanaan Dilakukan Secara Bertahap dalam Tiga Gelombang

Kegiatan penilaian kompetensi JPTP Kabupaten Bekasi di Grha Merit dilaksanakan dalam tiga gelombang, mulai Rabu, 5 November hingga Selasa, 11 November 2025. Mekanisme bertahap ini dilakukan untuk memastikan setiap peserta dapat mengikuti proses asesmen dengan maksimal sesuai standar merit system ASN.

Proses tersebut mencakup asesmen potensi, kompetensi manajerial, dan wawancara mendalam sebagai bagian dari tahapan profesional dalam seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama.

RJN Bekasi Raya Desak Transparansi dan Efisiensi Anggaran

Meski demikian, Ruang Jurnalis Nusantara (RJN Bekasi Raya) tetap menyoroti perlunya transparansi anggaran dalam penyelenggaraan open bidding ini. Mereka meminta agar BKPSDM Kabupaten Bekasi menyampaikan secara terbuka rincian penggunaan anggaran untuk memastikan kegiatan seleksi berjalan efisien, profesional, dan sesuai prinsip akuntabilitas publik.

“Pelaksanaan seleksi jabatan harus transparan, efisien, dan berpihak pada nilai merit, bukan pada kemewahan fasilitas,” tegas salah satu perwakilan Formabes.

BKPSDM Didorong Perkuat Citra Profesional ASN

Kegiatan open bidding JPTP diharapkan menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk memperkuat sistem merit dan profesionalitas ASN. BKPSDM diminta agar menjaga integritas pelaksanaan seleksi serta memastikan seluruh tahapan berjalan objektif dan sesuai regulasi.

Dengan demikian, seleksi ini bukan hanya menjadi ajang perekrutan jabatan semata, tetapi juga sebagai wujud reformasi birokrasi dan tata kelola SDM aparatur yang berintegritas.

Redaksi

Dari klarifikasi yang diterima redaksi, kegiatan Open Bidding JPTP Kabupaten Bekasi tidak dilaksanakan di hotel mewah, melainkan di fasilitas resmi milik BKD Provinsi Jawa Barat (Grha Merit). Akomodasi peserta menjadi tanggungan pribadi, dan pelaksanaan berlangsung dalam tiga gelombang sejak 5 hingga 11 November 2025.

Sorotan publik melalui RJN Bekasi Raya menjadi pengingat penting agar seluruh proses seleksi ASN tetap berada dalam koridor transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas publik.


(Redaksi | RJN Bekasi Raya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *