Memuat berita terbaru...  

 (000) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. Hisar Pardomuan

 (001) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Cristin Novalia Simanjuntak. SH, MH.

 (002) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. PWI Peradi.

Slider Banner HUT RI 80  
   
 (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi  (2) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Kepala KCD WIL III  (3) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. DIDI ROSIDI Ketua MKKS SMAN KabupatenBekasi  (4) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M.Ir.Hj.Sri Anarusi,M.P.
Kepala SMAN 1 Setu..  (5) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Rija Sudrajat Kepsek SMPN4 Tamsel  (6) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. WIDJAYANTI Kepsek SMAN 11 KOTA BEKASI  (7) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Iim Pitung Kades Sukabudi Kec Sukawangi  (8) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Jayadi Said, SE.
Kepala Desa Mangun Jaya Kecamatan Tambun Selatan Kab.Bekasi  (9) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. BAHRUDIN SE Ketua DPC Apdesi Kabupaten Bekasi
TETI KARYATI MP.d Ketua TP PKK Desa Muktiwari Kecamatan Cibitung (10) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M H. Kunpul Sebra Kepala Desa Jejalen Jaya Tambun Utara Umiyati Ketua TP PKK    

Respon Camat Tamsel Terhadap Fenomena Doktrin “Bupati Bekasi Harus Orang Bekasi”

https://mediarjn.com/wp-content/uploads/2024/05/IMG_20240530_194719.jpg
Pendapat Camat Tamsel

Camat Tambun Selatan (Tamsel) Kabupaten Bekasi memberikan tanggapan terkait doktrin bahwa Bupati Bekasi harus orang Bekasi. Menurutnya, siapapun yang tinggal di Indonesia memiliki hak yang sama untuk mencalonkan diri. Ia menegaskan bahwa aturan sudah terbuka dan KTP berlaku nasional, sehingga tidak ada pembatasan khusus mengenai asal calon bupati. “Kalau saya sih, saya orang Bekasi, siapapun menginginkan itu. Tapi sekarang kan udah terbuka. Karena kita tinggal di Indonesia, gak mungkin, apalagi KTP kita udah berlaku nasional. Kalau begitu, ya apa bisa, kan begitu,” ucap Camat Tambun Selatan, Sopyan Hadi.

Hak Masyarakat dalam Pemilihan

Camat Tamsel menekankan bahwa hak memilih ada di tangan masyarakat. Menurutnya, aturan mengizinkan siapapun yang telah tinggal di kabupaten atau desa setempat selama 6 bulan untuk mencalonkan diri. Ia juga menyatakan bahwa tidak ada masalah dengan siapa yang akan mencalonkan diri, karena pada akhirnya masyarakat yang akan menentukan pilihan mereka berdasarkan visi dan misi yang jelas serta konsep yang baik. “Yang penting terserah nanti ke masyarakatnya yang memilih atau tidak. Tapi menurut aturan kan siapapun boleh. Apalagi yang dicalonkan mau nyalon, kan gitu,” ujarnya.

Harapan untuk Bekasi

Ia berharap agar Bekasi terus maju di masa depan. Selain itu, ia menginginkan perhatian lebih pada infrastruktur, pendidikan, sosial, dan kemiskinan. Ia menyinggung mengenai bangunan liar yang masih menjadi masalah di beberapa daerah seperti Tambun Selatan. “Tapi memang, ya saya berharap infrastrukturnya dibuat dan diperhatikan juga. Selain dari infrastruktur yang tadi, pendidikan, sosial dan kemiskinan itu mah nomer wahid. Infrastruktur, teman-teman tahu lah. Kita kemarin baru saya kontrol di Tambun Selatan aja, ini yang namanya bangunan liar (Bangli) di pinggir kali-kali seperti kali Jambe, kali Menir itu di kiri-kanannya penuh dengan Bangli,” ungkap Sopyan Hadi.

Camat Sopyan pun juga meminta agar masyarakat ikut mengawal proses jalannya pemilihan dalam Pilkada Bekasi 2024 yang akan datang, termasuk pemilihan ketua PPK dan PPS di desa-desa, serta Panwas. “Yang penting visi dan misinya jelas. Mari kita kawal, mungkin nanti 27 November kalau tidak salah. Bahkan kita juga nanti mungkin udah ada pemilihan ketua PPK, PPS desanya masing-masing termasuk Panwasnya juga. Yang jelas di ruangan kita, kantor kita untuk PPK udah kita siapin ruangannya bangkunya mejanya dll,” pungkasnya.

(Bambang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *