HPN Bekasi Raya 2026 Acara di Gedung Creative Center dipadati insan pers
HPN Bekasi Raya Jadi Ruang Konsolidasi Insan Pers
Kabupaten Bekasi, Mediarjn.com – Hari Pers Nasional (HPN) Bekasi Raya 2026 dijadwalkan berlangsung pada 7–9 Mei 2026 di Gedung Creative Center (GCC) Margahayu. Kegiatan ini digagas sebagai momentum strategis untuk mempertemukan seluruh elemen insan pers lintas organisasi, media, dan komunitas dalam satu ruang kolaboratif.
Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026, Ade Muksin, menegaskan bahwa penyelenggaraan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memiliki dimensi penguatan nilai kebebasan pers dan profesionalisme jurnalistik.
Digelar Selama Tiga Hari di Bekasi
Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 Mei 2026, dengan pusat kegiatan di Gedung Creative Center Margahayu, Kota Bekasi. Waktu pelaksanaan tersebut berdekatan dengan peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia, sehingga menjadi bagian dari refleksi bersama atas peran strategis pers dalam kehidupan demokrasi.
Momentum Penguatan Nilai Kebebasan dan Independensi Pers
Ade Muksin menjelaskan bahwa meskipun HPN secara nasional diperingati setiap 9 Februari, penyelenggaraan di tingkat daerah memiliki ruang interpretasi sebagai bagian dari penguatan nilai kebebasan pers.
“Ini bukan pelanggaran, tetapi justru bentuk penguatan terhadap nilai pers yang independen, profesional, dan bertanggung jawab,” tegasnya dalam keterangan pers, Minggu (26/4/2026).
Konsep Persatuan Tanpa Sekat Organisasi
HPN Bekasi Raya 2026 dirancang sebagai wadah inklusif yang menyatukan berbagai elemen pers tanpa sekat. Puluhan organisasi wartawan, kelompok kerja (pokja), komunitas, hingga paguyuban media dari berbagai platform akan terlibat aktif.
Konsep ini menekankan kesetaraan dan kolaborasi sebagai fondasi utama dalam membangun ekosistem pers yang sehat dan berdaya saing.
“Kami ingin membangun ruang bersama bagi insan pers. Tidak ada sekat organisasi maupun media. Semua memiliki hak yang sama,” ujar Ade.
Rangkaian Kegiatan: Edukasi, Sosial, dan Apresiasi
Selama pelaksanaan, sejumlah agenda akan digelar sebagai bentuk kontribusi nyata pers kepada masyarakat, antara lain:
- Seminar jurnalistik dan keterbukaan informasi publik (KIP)
- Santunan anak yatim
- Donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis
- Pemberian penghargaan kepada kepala daerah, Forkopimda, dan tokoh yang peduli terhadap pers
Rangkaian ini mencerminkan fungsi pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999, yakni sebagai media informasi, pendidikan, dan kontrol sosial.
Keterkaitan Global: Selaras dengan Hari Kebebasan Pers Sedunia
Momentum peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia menjadi landasan penting dalam pelaksanaan kegiatan ini. Nilai independensi, profesionalisme, dan keberpihakan pada kepentingan publik menjadi prinsip utama yang terus diperkuat.
“Kebebasan pers bukan sekadar slogan, tetapi tanggung jawab moral dan profesional,” ungkap Ade.
Transparansi: Pelaksanaan dan Anggaran Sesuai Regulasi
Panitia memastikan bahwa seluruh proses pelaksanaan kegiatan, termasuk penggunaan anggaran, dilakukan secara transparan dan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
“Kegiatan ini difasilitasi melalui program pemerintah daerah dengan prosedur yang sah dan akuntabel,” jelasnya.
HPN sebagai Milik Bersama Insan Pers
HPN Bekasi Raya 2026 ditegaskan sebagai milik seluruh insan pers tanpa terkecuali. Momentum ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas, meningkatkan kualitas jurnalistik, serta mendorong kontribusi nyata pers dalam pembangunan daerah.
“Pers bersatu, Bekasi Raya maju,” pungkas Ade.
Penulis: Boy Hutasoit

