Memuat berita terbaru...  

 (000) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. Hisar Pardomuan

 (001) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Cristin Novalia Simanjuntak. SH, MH.

 (002) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. PWI Peradi.

Slider Banner HUT RI 80  
   
 (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi  (2) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Kepala KCD WIL III  (3) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. DIDI ROSIDI Ketua MKKS SMAN KabupatenBekasi  (4) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M.Ir.Hj.Sri Anarusi,M.P.
Kepala SMAN 1 Setu..  (5) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Rija Sudrajat Kepsek SMPN4 Tamsel  (6) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. WIDJAYANTI Kepsek SMAN 11 KOTA BEKASI  (7) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Iim Pitung Kades Sukabudi Kec Sukawangi  (8) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Jayadi Said, SE.
Kepala Desa Mangun Jaya Kecamatan Tambun Selatan Kab.Bekasi  (9) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. BAHRUDIN SE Ketua DPC Apdesi Kabupaten Bekasi
TETI KARYATI MP.d Ketua TP PKK Desa Muktiwari Kecamatan Cibitung (10) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M H. Kunpul Sebra Kepala Desa Jejalen Jaya Tambun Utara Umiyati Ketua TP PKK    

Pantau Rencana Pembongkaran Bangunan di Atas Kali Harun, Wali Kota Bekasi Minta Kerja Sama Masyarakat

Rabu, 07 Januari 2026


Kota Bekasi,  Mediarjn.com Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memantau langsung rencana pembongkaran bangunan yang berdiri di atas Kali Harun, tepatnya di sepanjang Jalan Raya Hankam, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati. Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penataan kawasan dan pengembalian fungsi sungai.

Dalam kesempatan tersebut, Tri Adhianto menegaskan pentingnya kerja sama masyarakat, baik yang mendirikan usaha maupun yang menjadikan area di atas Kali Harun sebagai tempat tinggal. Ia menjelaskan bahwa saat ini terjadi penyempitan aliran Kali Harun yang sebelumnya memiliki lebar sekitar 7 meter, namun kini menyempit menjadi kurang lebih 4 meter.

“Kondisi ini tentu berdampak pada fungsi sungai. Oleh karena itu, akan dilakukan pelebaran untuk mengembalikan Kali Harun sesuai fungsi awalnya, sehingga aliran air menjadi lebih optimal dan risiko banjir dapat diminimalisir,” ujar Tri Adhianto.

Wali Kota Bekasi juga menyampaikan bahwa penataan kawasan Jalan Raya Hankam tidak hanya berfokus pada sungai, tetapi juga pada infrastruktur pendukung lainnya. Menurutnya, kawasan yang tertata dengan baik, mulai dari jalan yang mulus, saluran air yang lebar dan rapi, hingga penerangan jalan yang baik, akan memberikan dampak positif terhadap kenyamanan warga sekaligus meningkatkan daya tarik investasi.

“Kalau jalannya mulus, saluran air tertata rapi, dan lampunya bagus, tentu kawasan ini akan semakin menarik dan mendorong pertumbuhan investasi,” tambahnya.

Camat Pondok Melati, Cecep Miftah menambahkan saat kunjungan mendampingi Wali Kota Bekasi bahwa terdapat 33 Bangunan tanpa Izin berada di atas Kali Harun tersebut dan sudah dilakukan koordinasi dengan bagian Dinas Tata Ruang Kota Bekasi untuk melakukan pemberian surat peringatan sebelum terjadinya eksekusi lapangan pembongkaran bangunan tanpa izin.

Pada peninjauan tersebut, Tri Adhianto juga menegur sejumlah pedagang di sepanjang Jalan Raya Hankam yang memasang plang nama ganda dan dinilai berpotensi membahayakan pejalan kaki karena mengganggu fungsi trotoar.

Selain itu, Wali Kota Bekasi turut memerintahkan Camat Pondok Melati dan Lurah Jatirahayu untuk segera menindaklanjuti perbaikan ducting yang terlihat berantakan agar kawasan tersebut lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Bekasi berharap melalui penataan ini, fungsi sungai dapat kembali optimal, kawasan menjadi lebih tertata, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi warga dan pembangunan kota.


Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *