Wakil Ketua Umum DPP Feradi WPI sekaligus Ketua DPD Feradi WPI DKI Jakarta, Harriani Bianca Daryana, S.H., menyampaikan pesan kebangsaan dalam momentum HUT ke-81 Republik Indonesia dengan menyoroti pentingnya pemberantasan korupsi dan perlindungan kekayaan alam Indonesia. (Sumber: Dok Boy Hutasoit/Mediarjn.com).
Pesan Harriani Bianca dalam momentum HUT ke-81 RI menyoroti pemberantasan korupsi, penyelamatan aset negara, perlindungan kekayaan alam, dan pentingnya kontribusi masyarakat bagi masa depan generasi penerus. Berikut 5 Pesan Harriani Bianca di HUT Ke-81 RI, dari Korupsi hingga Kekayaan Alam
-
-
Dorong penguatan perampasan aset Harriani menilai penyelamatan aset hasil tindak pidana penting dalam pemberantasan korupsi.
-
Persempit ruang gerak koruptor Ia mendorong langkah nyata untuk menutup celah yang memungkinkan kekayaan negara disalahgunakan.
-
Lindungi kekayaan alam Indonesia Pengelolaan sumber daya alam dinilai harus dilakukan secara bijak dan berkelanjutan.
-
Bangun masa depan untuk generasi penerus Indonesia diharapkan menjadi negara yang adil, aman, dan mampu memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak cucu.
-
Perubahan dimulai dari diri sendiri Masyarakat diajak membangun bangsa melalui integritas, karya, dan pengabdian.
-
Waketum DPP Feradi WPI Harriani Bianca menilai pemberantasan korupsi harus dibarengi perlindungan kekayaan alam dan masa depan generasi penerus.
JAKARTA, MEDIARJN.COM — Wakil Ketua Umum DPP Feradi WPI sekaligus Ketua DPD Feradi WPI DKI Jakarta, Harriani Bianca Daryana, S.H., menyampaikan pesan kebangsaan dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Ia mendorong penguatan pemberantasan korupsi, termasuk melalui kebijakan perampasan aset hasil tindak pidana, sebagai bagian dari upaya melindungi kekayaan negara dan masa depan generasi penerus.
Pesan tersebut disampaikan Harriani dalam ucapan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya, kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga sebagai momentum untuk memastikan kekayaan negara dikelola secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dorong Regulasi Perampasan Aset
Harriani menilai diperlukan langkah yang lebih tegas untuk mempersempit ruang gerak pelaku korupsi. Salah satu hal yang ia soroti adalah pentingnya penguatan regulasi mengenai perampasan aset yang berkaitan dengan tindak pidana.
Menurut dia, upaya pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan penindakan terhadap pelaku. Pengembalian dan penyelamatan aset yang berasal dari tindak pidana juga menjadi bagian penting dalam memastikan kerugian negara tidak terus berlanjut.
Ia berpandangan bahwa kekayaan yang diperoleh melalui praktik korupsi semestinya tidak dapat dinikmati oleh pelaku maupun pihak yang berkepentingan atas hasil kejahatan tersebut.
Kekayaan Alam Indonesia Harus Dilindungi
Selain persoalan korupsi, Harriani menyoroti pentingnya menjaga kekayaan alam Indonesia sebagai bagian dari warisan bangsa.
Menurutnya, sumber daya alam harus dikelola secara bijak dengan mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan serta kepentingan masyarakat dan generasi mendatang.
Ia mengingatkan agar eksploitasi terhadap kekayaan alam tidak berubah menjadi praktik yang merugikan negara maupun masyarakat. Pengelolaan sumber daya alam, kata dia, perlu diarahkan untuk menciptakan manfaat jangka panjang.
Bagi Harriani, perlindungan kekayaan alam juga berkaitan dengan kedaulatan ekologis dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pemberantasan Korupsi Jadi Bagian dari Semangat Kemerdekaan
Harriani memandang pemberantasan korupsi memiliki keterkaitan dengan cita-cita membangun Indonesia yang adil dan bermartabat.
Menurutnya, korupsi dapat menggerus sumber daya yang semestinya digunakan untuk kepentingan masyarakat. Karena itu, upaya menutup celah korupsi perlu dilakukan secara konsisten melalui penegakan hukum, penguatan tata kelola, serta partisipasi masyarakat.
Ia juga menilai keberanian mengambil langkah tegas terhadap praktik korupsi dapat menjadi contoh bagi generasi muda mengenai pentingnya menjaga integritas dan mencintai tanah air.
Generasi Muda Perlu Mendapat Ruang Masa Depan
Dalam momentum kemerdekaan, Harriani berharap Indonesia dapat menjadi rumah yang aman, adil, dan layak bagi generasi penerus.
Menurutnya, pembangunan tidak seharusnya hanya mengejar kepentingan jangka pendek. Setiap kebijakan perlu mempertimbangkan keberlanjutan serta hak generasi mendatang untuk menikmati kekayaan dan sumber daya Indonesia.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil bagian melalui karya, pengabdian, dan kontribusi positif sesuai bidang masing-masing.
Perubahan Dimulai dari Diri Sendiri
Harriani menekankan bahwa membangun Indonesia yang lebih maju tidak selalu harus menunggu perubahan dari pihak lain.
Ia mengajak masyarakat memulai perubahan dari diri sendiri dengan menjaga integritas, bekerja secara bertanggung jawab, serta ikut mengawasi pengelolaan kekayaan negara.
Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjaga masa depan bangsa.
Momentum HUT ke-81 Republik Indonesia pun diharapkan menjadi ruang refleksi bersama untuk memperkuat komitmen terhadap pemberantasan korupsi, perlindungan kekayaan alam, dan pembangunan yang berkelanjutan.
Dengan semangat tersebut, Harriani berharap Indonesia dapat terus bergerak menuju negara yang lebih maju, bermartabat, dan mampu memberikan kehidupan yang lebih baik bagi generasi penerus.
Redaksional: Naskah ini menempatkan pandangan mengenai perampasan aset, pemberantasan korupsi, dan pengelolaan kekayaan alam sebagai pernyataan atau pendapat Harriani Bianca, bukan sebagai fakta hukum atau kesimpulan terhadap pihak tertentu. Ini penting untuk menjaga keberimbangan dan kepatuhan terhadap prinsip Kode Etik Jurnalistik.
Boy Hutasoit

