Kajari Kabupaten Bogor Dr. Denny Achmad bersama jajaran meninjau Kolam Binaan Koperasi Merah Putih Adhyaksa Cibinong sebagai program pemberdayaan ekonomi berbasis koperasi dan ketahanan pangan. (Sumber Foto: Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor.)
5 Fakta Program Kolam Binaan Koperasi Merah Putih Adhyaksa Cibinong
-
Memanfaatkan lahan yang sebelumnya tidak produktif.
-
Dibangun delapan kolam bioflok budidaya ikan lele.
-
Anggota koperasi mendapat pelatihan teknis budidaya ikan.
-
Panen perdana telah menghasilkan nilai ekonomi bagi koperasi.
-
Mendukung Asta Cita Presiden di bidang ketahanan pangan dan ekonomi rakyat.
Kolaborasi Kejari Bogor dan Pemkab Bogor melahirkan Koperasi Merah Putih Adhyaksa untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi anggota.
Bogor, Mediarjn.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor menghadirkan inovasi pemberdayaan ekonomi melalui pembangunan Kolam Binaan Koperasi Merah Putih Adhyaksa Cibinong. Program yang digagas bersama Dinas Perikanan dan Peternakan Pemerintah Kabupaten Bogor ini memanfaatkan lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi sentra budidaya ikan sebagai bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden, khususnya di sektor ketahanan pangan dan penguatan ekonomi berbasis koperasi.
Delapan Kolam Bioflok Dibangun
Di bawah kepemimpinan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Dr. Denny Achmad, sebanyak delapan kolam budidaya ikan lele dengan sistem bioflok dibangun sebagai unit usaha Koperasi Merah Putih Adhyaksa Cibinong.
Selain menjadi sarana usaha produktif, program tersebut juga memberikan pelatihan langsung kepada anggota koperasi mengenai teknik budidaya ikan, manajemen pakan, pengelolaan kolam, hingga strategi pemasaran hasil panen melalui pendampingan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor.
Membangun Jiwa Wirausaha Aparatur
Kajari Kabupaten Bogor, Dr. Denny Achmad, mengatakan program tersebut bertujuan menumbuhkan jiwa kewirausahaan di lingkungan Adhyaksa sehingga para pegawai memiliki keterampilan tambahan yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Saya ingin seluruh pegawai memiliki keterampilan di luar pekerjaannya. Jika ingin menambah penghasilan secara halal, mereka sudah memiliki bekal usaha yang nyata,” ujar Denny.
Menurutnya, langkah awal dilakukan dengan mentransformasi koperasi yang sebelumnya hanya bergerak di bidang simpan pinjam menjadi Koperasi Konsumsi Merah Putih Adhyaksa Cibinong.
Dari koperasi tersebut kemudian dikembangkan sejumlah unit usaha, mulai dari minimarket, budidaya ikan lele, ikan mujair, hingga rencana pengembangan peternakan ayam petelur.
Mengedepankan Edukasi Sebelum Produksi
Denny menegaskan seluruh program diawali dengan edukasi mengenai tata kelola koperasi, manajemen usaha, serta proses bisnis. Setelah itu, anggota mendapatkan pelatihan teknis budidaya ikan secara menyeluruh agar usaha yang dijalankan memiliki dasar pengetahuan yang kuat.
Hasilnya mulai terlihat melalui panen perdana ikan lele yang telah memiliki jaringan pemasaran sehingga memberikan nilai ekonomi bagi koperasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
“Kami ingin menanamkan budaya bahwa setiap pegawai memiliki mental entrepreneur. Lahan yang menganggur harus menjadi lahan produktif. Koperasi menjadi wadah agar seluruh anggota bisa tumbuh bersama dan memperoleh tambahan pendapatan secara halal,” tegasnya.
Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Program tersebut juga menjadi implementasi semangat Koperasi Merah Putih yang saat ini didorong pemerintah sebagai salah satu motor penggerak ekonomi rakyat.
Selain budidaya ikan lele, Kejari Kabupaten Bogor juga tengah mengembangkan usaha budidaya ikan mujair dan ikan patin sebagai bagian dari penguatan ekosistem pangan yang berkelanjutan.
Sinergi Melalui Program Jaga Desa
Tidak hanya di sektor perikanan, Kejari Kabupaten Bogor juga mengoptimalkan Program Jaga Desa dengan bersinergi bersama pemerintah desa.
Melalui program tersebut, kejaksaan melakukan pendampingan pembangunan desa, memberikan penerangan hukum, serta memetakan potensi ekonomi desa yang nantinya dapat menjadi bahan rekomendasi bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan berbasis potensi wilayah.
Penegakan Hukum dan Pemberdayaan Berjalan Beriringan
Melalui inovasi ini, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor menunjukkan bahwa institusi penegak hukum tidak hanya berperan dalam aspek penindakan, tetapi juga aktif melakukan upaya pencegahan serta pemberdayaan masyarakat.
Kolaborasi Kejari Kabupaten Bogor dengan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor diharapkan menjadi contoh pengembangan ekonomi berbasis koperasi, gotong royong, dan ketahanan pangan untuk mendukung terwujudnya Indonesia yang mandiri, produktif, dan sejahtera.
(Red)

