Plh Kapolres Metro Bekasi memimpin panen raya jagung di lahan ketahanan pangan Polda Metro Jaya di Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Senin (13/7/2026). (Sumber: Humas Polres Metro Bekasi.)
5 Fakta Panen Raya Jagung Polres Metro Bekasi
-
-
Panen raya digelar di Sukamahi, Cikarang Pusat.
-
Dipimpin Plh Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Ikhlas Putro Wasono.
-
Empat hektare lahan menghasilkan sekitar 20 ton jagung pipil.
-
Total lahan produktif mencapai sekitar 50 hektare yang dipanen bertahap.
-
Program merupakan bagian dari dukungan terhadap Ketahanan Pangan Nasional.
-
Polres Metro Bekasi memanen 20 ton jagung dari lahan 4 hektare sebagai bagian Program Ketahanan Pangan Nasional.
Kabupaten Bekasi, Mediarjn.com – Polres Metro Bekasi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui kegiatan panen raya jagung Kuartal I Tahun 2026 yang digelar di lahan ketahanan pangan Polda Metro Jaya, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Senin (13/7/2026).
Panen raya tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Ikhlas Putro Wasono, bersama unsur pemerintah daerah, kelompok tani, dan jajaran kepolisian. Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi lintas sektor dalam memanfaatkan lahan produktif guna memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Bekasi.
Empat Hektare Lahan Dipanen, Hasil Capai 20 Ton Jagung
Dalam keterangannya, Kombes Pol. Ikhlas Putro Wasono mengatakan panen perdana dilakukan pada lahan seluas empat hektare yang telah memasuki masa panen. Sementara sekitar 50 hektare lahan lainnya akan dipanen secara bertahap sesuai siklus tanam.
“Panen raya ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. Kami berharap kolaborasi ini terus diperkuat agar pemanfaatan lahan produktif dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujar Ikhlas.
Produktivitas Mencapai Lima Ton per Hektare
Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Elia Umboh, menjelaskan bahwa produktivitas lahan pada panen perdana mencapai sekitar lima ton jagung per hektare.
Dengan luas panen empat hektare, total hasil panen mencapai sekitar 20 ton jagung pipil.
“Dari total lahan sekitar 50 hektare, saat ini baru dipanen empat hektare. Hasilnya sekitar lima ton per hektare sehingga diperoleh kurang lebih 20 ton jagung pipil,” jelas Elia.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan lahan produktif melalui sinergi berbagai pihak mampu memberikan hasil yang positif.
Kolaborasi Jadi Kunci Ketahanan Pangan
Polres Metro Bekasi menilai keberhasilan program ketahanan pangan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Karena itu, koordinasi dengan pemerintah daerah, kelompok tani, dan masyarakat terus diperkuat agar lahan-lahan produktif dapat dimanfaatkan secara optimal.
AKP Elia Umboh menegaskan bahwa jajaran Polsek Cikarang Pusat akan terus mendukung berbagai program pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan.
“Program ketahanan pangan merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga ketersediaan pangan. Kami siap bersinergi dengan seluruh pihak agar program ini terus berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Dukung Ketahanan Pangan Berkelanjutan
Program pemanfaatan lahan pertanian yang dijalankan Polres Metro Bekasi merupakan bagian dari dukaya mendukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat sektor pangan nasional. Selain meningkatkan produktivitas pertanian, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pemberdayaan petani serta menjaga ketersediaan pangan di tingkat daerah.
Dengan panen yang akan terus dilakukan secara bertahap pada puluhan hektare lahan yang tersisa, hasil produksi jagung diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bekasi.
(Red)

