Memuat berita terbaru...  

 (000) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. Hisar Pardomuan

 (001) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Cristin Novalia Simanjuntak. SH, MH.

 (002) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. PWI Peradi.

Slider Banner HUT RI 80  
   
 (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi  (2) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Kepala KCD WIL III  (3) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. DIDI ROSIDI Ketua MKKS SMAN KabupatenBekasi  (4) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M.Ir.Hj.Sri Anarusi,M.P.
Kepala SMAN 1 Setu..  (5) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Rija Sudrajat Kepsek SMPN4 Tamsel  (6) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. WIDJAYANTI Kepsek SMAN 11 KOTA BEKASI  (7) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Iim Pitung Kades Sukabudi Kec Sukawangi  (8) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Jayadi Said, SE.
Kepala Desa Mangun Jaya Kecamatan Tambun Selatan Kab.Bekasi  (9) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. BAHRUDIN SE Ketua DPC Apdesi Kabupaten Bekasi
TETI KARYATI MP.d Ketua TP PKK Desa Muktiwari Kecamatan Cibitung (10) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M H. Kunpul Sebra Kepala Desa Jejalen Jaya Tambun Utara Umiyati Ketua TP PKK    

Momentum Maulid Nabi, Wawali Harris Bobihoe Sampaikan Pesan Persatuan Hingga Berziarah Ke Makam KH Muchtar Tabrani

Minggu 21 September 2025


Kota Bekasi, Mediarjn.com  Rasulullah merupakan potret pemimpin yang sukses memberi teladan keharmonisan tanpa menyoal perbedaan. Menyadari kemajemukan latar belakang religius masyarakat yang ada saat itu, putra Abdullah ini tidak menjadikan perbedaan agama sebagai penghambat dalam membangun kerukunan. Hal itu dikatakan Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe saat menghadiri kegiatan Maulid Nabi di Masjid Jami Annur, Bekasi Utara.

Dalam relasi sosial, lanjut Wawali Harris Bobihoe, Nabi Muhammad banyak bersinggungan dengan segenap lapisan masyarakat dengan keragaman karakter, budaya, suku, ras, hingga agama. Dalam kaitannya dengan perbedaan agama, Nabi tidak menganggapnya problem dalam menjalin interaksi sosial. Nabi menyadari betul kemajemukan yang ada, tapi dari semua perbedaan itu ada yang lebih penting untuk diperjuangkan dan dipertahankan, yaitu kerukunan dan persatuan.

“Kota Bekasi merupakan rumah bagi seluruh anak bangsa. Alhamdulillah saat kejadian beberapa waktu lalu, Kota Bekasi tetap aman serta kondusif, bukti persatuan di kota ini sangatlah kuat. Semua elemen masyarakat saling menjaga, terlebih para tokoh ikut turun langsung untuk menjaganya. Terima kasih dan apresiasi yang tinggi kami ucapkan,” ucap Wawali Abdul Harris Bobihoe

“Kota Bekasi sebagai kota yang heterogen, rumah bagi seluruh anak bangsa, Pemerintah menjamin kepastian dan kebebasan untuk melakukan kegiatan keagamaan sesuai dengan agama yang dianutnya, dilindungi oleh Undang undang. Kota Bekasi masuk sebagai 10 Kota Harmonis di Indonesia, tentunya nilai Pancasila diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, acara ini menjadi contoh nyata dari sikap toleransi yang tinggi masyarakat di Kota Bekasi,” tambah Pria berdarah Gorontalo itu

Setelah mengikuti rangkaian kegiatan Maulid Nabi, Wawali Abdul Harris Bobihoe beserta tokoh didampingi anggota DPRD serta Lurah Perwira menyempatkan diri untuk berziarah ke makam KH Muchtar Tabrani.


Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *