Memuat berita terbaru...  

 (000) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. Hisar Pardomuan

 (001) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Cristin Novalia Simanjuntak. SH, MH.

 (002) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. PWI Peradi.

Slider Banner HUT RI 80  
   
 (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi  (2) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Kepala KCD WIL III  (3) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. DIDI ROSIDI Ketua MKKS SMAN KabupatenBekasi  (4) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M.Ir.Hj.Sri Anarusi,M.P.
Kepala SMAN 1 Setu..  (5) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Rija Sudrajat Kepsek SMPN4 Tamsel  (6) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. WIDJAYANTI Kepsek SMAN 11 KOTA BEKASI  (7) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Iim Pitung Kades Sukabudi Kec Sukawangi  (8) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Jayadi Said, SE.
Kepala Desa Mangun Jaya Kecamatan Tambun Selatan Kab.Bekasi  (9) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. BAHRUDIN SE Ketua DPC Apdesi Kabupaten Bekasi
TETI KARYATI MP.d Ketua TP PKK Desa Muktiwari Kecamatan Cibitung (10) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M H. Kunpul Sebra Kepala Desa Jejalen Jaya Tambun Utara Umiyati Ketua TP PKK    

Diduga Hina Simbol Negara, Warga Tanjungbalai Laporkan Konten Kreator Arlinda

Foto: Koalisi Aktivis Pemuda Kota Tanjungbalai diambil di depan Mapolresta Tanjungbalai  saat massa hendak menyerahkan laporan resmi kepada pihak kepolisian.

Tanjungbalai, Sumatera Utara , Mediarjn.com Ratusan warga Kota Tanjungbalai yang tergabung dalam Koalisi Aktivis Pemuda Kota Tanjungbalai Bersatu menggelar aksi damai pada Selasa (30/07/2025) siang. Aksi ini digelar sebagai bentuk protes terhadap seorang konten kreator bernama Arlinda, pemilik akun TikTok Jantung Pisang86, yang diduga menghina simbol dan lambang negara Indonesia melalui unggahan videonya.

Massa melakukan longmarch dari Alun-alun Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah menuju DPRD dan Mapolresta Tanjungbalai. Mereka membawa berbagai poster, spanduk, hingga replika keranda sebagai simbol kekecewaan terhadap konten yang dinilai melecehkan lambang negara, Presiden RI Prabowo Subianto, serta Bendera Merah Putih.

Dalam orasinya, koordinator aksi Juanda menyampaikan bahwa video yang diunggah Arlinda tidak hanya mengandung penghinaan terhadap simbol negara, tetapi juga dianggap mencoreng nama baik warga Tanjungbalai.

“Kami tidak menolak konten kreatif, tapi jangan sampai nilai-nilai bangsa dan simbol negara kita dijadikan bahan mainan. Ini menyakiti kami sebagai warga negara,” ujarnya tegas.

Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Setelah menyampaikan orasi, perwakilan massa menyerahkan laporan resmi ke pihak Mapolresta Tanjungbalai. Laporan diterima langsung oleh penyidik piket.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Tanjungbalai menyambut massa dan berjanji meneruskan aspirasi tersebut ke pihak terkait.

Tanggapan Polisi:

Kapolresta Tanjungbalai, AKBP Yon Edi Winara, S.H., S.I.K., M.H melalui Humas menyatakan bahwa laporan masyarakat telah diterima dan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum.

“Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Jika ada unsur pidana dalam konten tersebut, maka akan kami proses secara profesional dan transparan,” ujar perwakilan Humas.

Klarifikasi dari Konten Kreator:

Sampai berita ini diterbitkan, pihak Arlinda belum memberikan tanggapan resmi. Beberapa akun media sosial miliknya dikabarkan sudah nonaktif atau diprivat. Tim Mediarjn tengah berupaya menghubungi pihak terkait guna mendapatkan klarifikasi dan hak jawab.


B.M. Hasibuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *