Memuat berita terbaru...  

 (001) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Cristin Novalia Simanjuntak. SH, MH.
Media Rubrik Jurnal Nusantara - Inspiratif - Inovatif - Kompetitif- Marhaban Ya Ramadhan 1447 H/ 2026 M."
Slider Banner HUT RI 80  
   
 (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi  (2) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Kepala KCD WIL III  (3) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. DIDI ROSIDI Ketua MKKS SMAN KabupatenBekasi  (4) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M.Ir.Hj.Sri Anarusi,M.P.
Kepala SMAN 1 Setu..  (5) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Rija Sudrajat Kepsek SMPN4 Tamsel  (6) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. WIDJAYANTI Kepsek SMAN 11 KOTA BEKASI  (7) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Iim Pitung Kades Sukabudi Kec Sukawangi  (8) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Jayadi Said, SE.
Kepala Desa Mangun Jaya Kecamatan Tambun Selatan Kab.Bekasi  (9) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. BAHRUDIN SE Ketua DPC Apdesi Kabupaten Bekasi
TETI KARYATI MP.d Ketua TP PKK Desa Muktiwari Kecamatan Cibitung (10) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M H. Kunpul Sebra Kepala Desa Jejalen Jaya Tambun Utara Umiyati Ketua TP PKK    

Aksi KOPRI PMII Bekasi Soroti Kasus Kekerasan dan Pelecehan di Kota Bekasi

https://mediarjn.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_20240626_214403.jpg
Aksi KOPRI PMII Bekasi di Depan Kantor Pemerintah

Pada hari Rabu, 26 Juni 2024, Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) PC PMII Kota Bekasi menggelar aksi di depan kantor pemerintahan Kota Bekasi. Aksi ini bertujuan menyoroti dan menuntut penanganan serius terhadap kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang terjadi di kota tersebut.

Kota Bekasi Darurat Kekerasan dan Pelecehan Seksual

Kota Bekasi saat ini dikategorikan sebagai kota darurat kekerasan dan pelecehan seksual. Kasus-kasus ini menciptakan keresahan di masyarakat, dengan korban yang mencakup perempuan, laki-laki, dan anak di bawah umur. Elvin, koordinator lapangan aksi, mengungkapkan bahwa sejak Januari 2024 hingga sekarang, terdapat sekitar 85 kasus yang belum terselesaikan. Hal ini membuat geram KOPRI terhadap Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).

Tuntutan KOPRI PMII Kota Bekasi

Ketua KOPRI Kota Bekasi, Afifah, juga mempertanyakan kinerja DP3A yang dinilai tidak sesuai dengan predikat ‘Kota Ramah terhadap Perempuan dan Anak’. Melalui aksi ini, KOPRI PMII Kota Bekasi mengajukan beberapa tuntutan keras:

  • Mendesak DP3A untuk segera menyelesaikan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang masih mangkrak, khususnya yang terjadi di Bantargebang, Bekasi Utara, dan Bekasi Selatan.
  • Mendesak Kepala Dinas DP3A beserta strukturnya untuk mengundurkan diri karena dianggap tidak kompeten dalam menjalankan tugasnya.
  • Mendesak Penjabat Walikota Bekasi untuk mengevaluasi kinerja dan melakukan audit terhadap DP3A.

Melalui aksi ini, KOPRI PMII Kota Bekasi berharap agar kasus kekerasan dan pelecehan seksual di kota Bekasi mendapatkan perhatian serius dan segera ditangani oleh pihak-pihak terkait.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *