Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu menerima kunjungan delegasi BKSAP DPR RI di Balige, Senin (26/10/2026). Pertemuan membahas peluang membawa potensi unggulan Kabupaten Toba ke pasar global melalui diplomasi parlemen. (Sumber: Dok. MC Toba)
Kabupaten Toba memperkenalkan lima sektor potensial kepada delegasi BKSAP DPR RI. Mulai dari kopi arabika dan pariwisata hingga budaya, produk kreatif, serta perikanan air tawar. 5 Potensi Kabupaten Toba yang Didorong Tembus Pasar Global.
BKSAP DPR RI Kunjungi Toba, Bahas Potensi Daerah.
Kopi Arabika Sionggang Utara Jadi Andalan Agrowisata.
Pemkab Toba Promosikan Pariwisata dan Budaya Lokal.
Ulos dan Sarung Balige Masuk Potensi Ekonomi Kreatif.
Bupati Toba Harap Diplomasi Parlemen Buka Peluang Internasional.
Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu menerima kunjungan BKSAP DPR RI di Balige pada 26 Oktober 2026. Pemkab memaparkan potensi agrowisata, pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, dan perikanan. Delegasi memberikan masukan dan menyatakan hasil diskusi dapat dibawa ke forum internasional.
Apa yang Perlu Diketahui?
Pemkab Toba memperkenalkan sejumlah potensi unggulan kepada BKSAP DPR RI dalam kunjungan di Balige, Senin (26/10/2026). Sektor yang dipaparkan meliputi kopi arabika, pariwisata, budaya Parmalim, ulos, sarung Balige, kuliner halal, serta perikanan air tawar. Bupati berharap diplomasi parlemen membantu promosi internasional, sementara realisasi manfaatnya akan bergantung pada tindak lanjut dan kerja sama konkret.
Editorial Note: Artikel ini telah melalui proses penyuntingan dan peninjauan oleh tim redaksi Mediarjn.com.
Galery Foto: Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu bersama delegasi BKSAP DPR RI dalam kunjungan di Balige.
Pemkab Toba memperkenalkan potensi agrowisata, pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, dan perikanan kepada delegasi BKSAP DPR RI. Hasil kunjungan diharapkan membuka peluang promosi internasional dan pengembangan sektor unggulan daerah.
Balige, Mediarjn.com – Pemerintah Kabupaten Toba memperkenalkan sejumlah potensi unggulan daerah kepada Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dalam kunjungan di rumah dinas Bupati Toba, Balige, Senin (26/10/2026). Pertemuan tersebut bertujuan menjajaki peluang promosi potensi daerah ke pasar global melalui diplomasi parlemen.
Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu menyambut delegasi bersama istrinya, Ny. Astita Effendi Napitupulu, Sekretaris Daerah Paber Napitupulu, para staf ahli, asisten, dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Kunjungan tersebut mengusung tema “Diplomasi Parlemen Sebagai Strategi Menjembatani Potensi Daerah Menuju Pasar Global”. Dalam pertemuan itu, Pemkab Toba memaparkan sejumlah sektor yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan dan diperkenalkan kepada masyarakat internasional.
Potensi tersebut meliputi agrowisata, pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, hingga perikanan darat. Pemkab Toba juga menayangkan video yang menggambarkan kondisi daerah sebagai bahan pengenalan kepada delegasi.
Lima Sektor Unggulan Toba Diperkenalkan
Dalam sambutannya, Bupati Effendi menyampaikan beberapa potensi daerah yang diharapkan mendapat perhatian melalui kerja sama dan promosi di tingkat internasional.
Pada sektor agrowisata, Pemkab Toba menyoroti hilirisasi tematik kopi arabika di Desa Sionggang Utara, Kecamatan Lumbanjulu. Sektor pariwisata mencakup wisata alam, wisata religi, wisata buatan, serta penyelenggaraan berbagai acara internasional.
Di bidang budaya, pemerintah daerah memperkenalkan upaya pelestarian kearifan lokal, termasuk kepercayaan Parmalim. Sementara itu, sektor ekonomi kreatif mencakup tenun ulos, sarung Balige, produk kriya, dan kuliner halal.
Pemkab Toba juga mengangkat sektor perikanan darat, khususnya pengolahan dan pembibitan ikan air tawar, sebagai salah satu potensi ekonomi yang dapat dikembangkan.
Pemaparan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperluas pengenalan produk, budaya, dan destinasi Toba. Namun, peluang tersebut masih membutuhkan tindak lanjut berupa promosi, penguatan produk, dan kerja sama yang konkret agar dapat menjangkau pasar internasional.
Anggota BKSAP Beri Masukan untuk Pengembangan Daerah
Dalam sesi diskusi, anggota DPR RI yang hadir dari berbagai komisi dan fraksi menyampaikan saran serta masukan mengenai pengembangan pariwisata, pertanian, pendidikan, infrastruktur, dan sektor lainnya.
Ketua delegasi, Muhammad Husein Fadlulloh, B.Bus., M.M., M.B.A., mengatakan hasil diskusi dapat menjadi bahan untuk memperkenalkan potensi Toba dalam forum internasional.
“Kami diskusi banyak hal. Ini nanti bisa kami bawa dalam forum-forum internasional. Toba ini salah satu destinasi wisata yang patut dikunjungi oleh masyarakat internasional,” kata Muhammad Husein.
Pernyataan tersebut menunjukkan adanya peluang untuk membawa potensi Toba ke ruang diplomasi parlemen. Meski demikian, realisasi promosi internasional dan dampaknya terhadap investasi, kunjungan wisatawan, serta perekonomian lokal akan bergantung pada tindak lanjut dan bentuk kerja sama yang dibangun setelah kunjungan.
Bupati Toba Berharap Potensi Daerah Mendapat Promosi Internasional
Bupati Effendi menyampaikan terima kasih atas kunjungan delegasi BKSAP DPR RI. Ia berharap para anggota parlemen dapat membantu memperkenalkan potensi Kabupaten Toba melalui jaringan dan forum internasional.
“Kita juga telah menyampaikan potensi yang ada di Kabupaten Toba. Harapan kita dari kunjungan BKSAP ini dapat membantu, dengan harapan kehadiran beberapa komisi yang hadir bisa membawa ini ke kancah internasional,” kata Bupati.
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi Pemkab Toba untuk menyampaikan peluang pengembangan daerah secara langsung kepada wakil rakyat yang terlibat dalam kerja sama antarparlemen.
Agar kunjungan menghasilkan manfaat nyata, tindak lanjut perlu diarahkan pada langkah yang terukur, seperti promosi produk unggulan, penguatan destinasi wisata, pengembangan jejaring kerja sama, dan identifikasi peluang pasar yang sesuai dengan kemampuan daerah.
Bupati Serahkan Ulos kepada Delegasi
Usai diskusi dan penyampaian sejumlah proposal, Bupati Toba menyerahkan cenderamata berupa ulos kepada Ketua BKSAP Dr. Syahrul Aidi Maazat dan seluruh anggota delegasi yang hadir.
Pemberian ulos tersebut menjadi bagian dari penyambutan sekaligus pengenalan salah satu warisan budaya masyarakat Batak kepada delegasi DPR RI.
Anggota BKSAP DPR RI yang hadir dalam kunjungan tersebut meliputi Irine Yusiana Roba Putri, S.Sos., M.Comn&MediaS.; Samuel JD Wattimena; Dr. H. Musa Rajekshah, M.Hum.; Robert Joppy Kardinal, S.A.B.; Teguh Iswara Suardi, S.T., M.Sc.; Elpisina, S.Sos., M.Si.; Habib Aboe Bakar Alhabsyi, S.E.; Hj. Meitri Citra Wardani, S.H.; Dr. drh. Hj. Dewi Coryati, M.Si.; Sigit Purnomo, S.A.P.; H. Fathi; serta Faujia Helga br. Tampubolon.
Melalui kunjungan ini, Pemkab Toba berharap potensi daerah semakin dikenal di tingkat internasional. Tantangan berikutnya ialah memastikan hasil diskusi dan proposal yang disampaikan dapat ditindaklanjuti menjadi program promosi atau kerja sama yang memberi manfaat bagi masyarakat.
(Red)











