Reda Manthovani memimpin Kontingen Indonesia menuju Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia mengirim 103 atlet dan membidik tujuh medali emas. (Sumber: Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI.)
Kontingen Indonesia menyiapkan 103 atlet untuk Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Dipimpin Reda Manthovani, Indonesia membidik tujuh emas dan posisi 10 besar. 5 Fakta Kontingen Indonesia Menuju Asian Para Games 2026.
-
Reda Manthovani Pimpin Kontingen Indonesia di Asian Para Games 2026.
Indonesia Kirim 103 Atlet ke 12 Cabang Olahraga.
Kontingen Indonesia Bidik 7 Medali Emas.
Erick Thohir Berencana Dampingi Atlet di Nagoya.
Atlet Para Indonesia Punya Catatan 76 Medali Emas.
Reda Manthovani memimpin 103 atlet Indonesia menuju Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Kontingen membidik posisi 10 besar dengan target tujuh emas, delapan perak, dan 17 perunggu. Menpora Erick Thohir menyatakan dukungan dan berencana mendampingi kontingen di Nagoya.
Apa yang Perlu Diketahui?
Indonesia mengirim 103 atlet ke Asian Para Games 2026 dengan target tujuh emas dan posisi 10 besar. Reda Manthovani memimpin kontingen, sementara Menpora Erick Thohir menyatakan dukungan terhadap perjuangan atlet.
Editorial Note: Artikel ini telah melalui proses penyuntingan dan peninjauan oleh tim redaksi Mediarjn.com.
Galery Foto: Reda Manthovani dan Erick Thohir dalam pelepasan Kontingen Indonesia menuju Asian Para Games 2026.
Kontingen Indonesia akan berlaga di 12 cabang olahraga pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Pemerintah menargetkan posisi 10 besar dengan raihan tujuh medali emas.
Surakarta, Mediarjn.com – Kontingen Indonesia menargetkan posisi 10 besar pada ajang 5th Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 dengan membidik tujuh medali emas, delapan perak, dan 17 perunggu. Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung, Prof. Dr. Reda Manthovani, memimpin kontingen sebagai Chef de Mission (CdM).
Reda menyampaikan target tersebut dalam acara pelepasan dan pengukuhan kontingen di Surakarta, Senin (12/10/2026). Indonesia mengirimkan 103 atlet yang akan bertanding di 12 cabang olahraga.
Menurut Reda, para atlet telah menjalani pembinaan, analisis, dan evaluasi dari pelatih serta pengurus National Paralympic Committee (NPC) Indonesia selama pemusatan latihan. Proses tersebut menjadi bagian dari persiapan untuk menghadapi persaingan di tingkat Asia.
“Dengan ini kami menyatakan bahwa seluruh atlet Indonesia yang akan berpartisipasi dalam Asian Para Games ke-5 Aichi-Nagoya telah siap secara fisik dan mental untuk berjuang meraih prestasi tertinggi dalam setiap pertandingan,” ujar Reda dalam sambutannya.
Target 7 Emas Jadi Tantangan Kontingen Indonesia
Kontingen Indonesia menetapkan target berdasarkan proses kualifikasi dan evaluasi yang disebut mengacu pada ketentuan Asian Paralympic Committee. Selain mengejar tujuh medali emas, Indonesia membidik delapan medali perak dan 17 medali perunggu.
Target tersebut menjadi tantangan bagi para atlet untuk bersaing sekaligus menjaga konsistensi performa selama pertandingan. Pencapaian akhirnya akan bergantung pada kesiapan atlet, strategi pelatih, serta hasil persaingan di setiap cabang olahraga.
Menpora Erick Thohir Apresiasi Perjuangan Atlet
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memimpin langsung pengukuhan kontingen. Ia mengapresiasi dedikasi atlet disabilitas yang, menurut keterangan dalam acara tersebut, telah menyumbangkan total 76 medali emas bagi Indonesia sepanjang sejarah partisipasi mereka.
Erick menegaskan bahwa pemerintah bersama NPC Indonesia dan para pemangku kepentingan akan terus mendorong peningkatan prestasi olahraga disabilitas. Ia juga menyampaikan tekad untuk membawa Indonesia menjadi kekuatan utama di Asia Tenggara melalui kerja sama dan semangat gotong royong.
Menpora turut menyampaikan rencana untuk hadir langsung di Nagoya guna mendampingi kontingen Indonesia selama mengikuti kompetisi.
“Tadi saya bicara sama Chief de Mission Prof. Reda, saya akan hadir mendampingi kalian, mudah-mudahan ini juga saya membawa doa, yang penting doa, supaya kalian bisa jadi yang terbaik,” kata Erick.
Ia juga menegaskan pentingnya memenuhi target medali emas yang telah ditetapkan.
“Tadi disampaikan target tujuh medali emas, harus kita dapat. Ini prestasi yang luar biasa buat kita semua,” ujar Erick.
Dukungan dan Evaluasi Jadi Kunci Prestasi
Pelepasan kontingen menjadi momentum untuk menegaskan dukungan pemerintah terhadap atlet yang akan membawa nama Indonesia di panggung internasional. Namun, target medali perlu diiringi dukungan yang konsisten, mulai dari kesiapan teknis, pendampingan atlet, hingga evaluasi performa selama kompetisi.
Keberhasilan di Asian Para Games tidak hanya ditentukan oleh target yang diumumkan menjelang keberangkatan, tetapi juga oleh kesiapan atlet menghadapi lawan dan kemampuan tim memaksimalkan peluang pada setiap pertandingan.
Dengan 103 atlet yang tersebar di 12 cabang olahraga, kontingen Indonesia diharapkan mampu bersaing secara maksimal dan mendekati target yang telah ditetapkan.
(Red)







