Memuat berita terbaru...  

Media Rubrik Jurnal Nusantara - Inspiratif - Inovatif - Kompetitif"
Slider Banner HUT RI 80  
   
DOHAR KAJARI SEMARANG KAJARI TOBA Muslih dan Istri PREDI P SIBARANI Ucapan Nataru Kaprodi U-MPU Tantular Ucapan Nataru Boy Hutasoit quotes Jurnalistik    
Suasana Konferda I GMNI DKI Jakarta di Gedung Wisma Sangkrini saat penetapan De Niao dan M. Aqil sebagai pimpinan DPD periode baru.

Komitmen Transformasi GMNI Menuju Jakarta sebagai Kota Global

Jakarta, – Mediarjn.com – Konferensi Daerah (Konferda) I Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) DKI Jakarta resmi menetapkan De Niao (DPC GMNI Jakarta Pusat) sebagai Ketua dan M. Aqil (DPC GMNI Jakarta Timur) sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GMNI DKI Jakarta.

Penetapan tersebut dilakukan dalam forum Konferda yang digelar di Gedung Wisma Sangkrini, Jakarta Timur, Sabtu (7/2/2026), setelah melalui rangkaian sidang pleno dan dinamika organisasi.

Konferda I GMNI DKI Jakarta mengusung tema “Transformasi GMNI DKI Jakarta dalam Menyambut Jakarta sebagai Kota Global”. Tema ini menegaskan komitmen organisasi dalam merespons perubahan strategis Jakarta sekaligus memperkuat peran kader dalam pembangunan nasional.

Rangkaian Konferda dan Dinamika Persidangan

Konferda sebelumnya dibuka di Gedung Juang 45 Jakarta pada 23 Januari 2025 dan diikuti oleh peserta dari lima Dewan Pimpinan Cabang (DPC), yakni DPC GMNI Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara.

Agenda konferensi semula dijadwalkan berlangsung hingga 25 Januari 2025. Namun, forum sempat mengalami dinamika internal sehingga pelaksanaan sidang ditunda hampir dua pekan sebelum akhirnya dilanjutkan kembali pada 7 Februari 2026 di Gedung Sangkrini.

Sidang pembukaan kembali dipimpin oleh Ketua DPD GMNI DKI Jakarta, Mekel Silalahi, selaku pimpinan sidang sementara, didampingi jajaran pengurus, di antaranya Sekretaris DPD Andi Aditia, Bendahara Sarinah Nurlianti, Mohamad Samsuri (Bidang Aksi dan Advokasi), serta Daniel Ronyfaldo (Bidang Organisasi).

Pada Pleno I, forum menetapkan pimpinan sidang tetap, yakni Okmal (DPC Jakarta Pusat) sebagai pimpinan sidang I, Ruslan (DPC Jakarta Timur) sebagai pimpinan sidang II, dan Mixel (DPC Jakarta Barat) sebagai notulen.

Selanjutnya, dalam Pleno II, forum membahas dan menerima Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan DPD GMNI DKI Jakarta. Setelah LPJ diterima, forum secara resmi mendemisionerkan kepengurusan sebelumnya dan melanjutkan agenda pemilihan kepemimpinan baru.

Pidato Perdana: GMNI DKI Jakarta Harus di Garis Depan Transformasi

Dalam pidato perdananya sebagai Ketua DPD terpilih, De Niao menegaskan bahwa Jakarta memiliki posisi historis penting dalam perjalanan GMNI sebagai organisasi kader ideologis.

Menurutnya, Jakarta merupakan episentrum gerakan mahasiswa yang turut menjadi pelopor dalam proses fusi organisasi yang melahirkan GMNI. Oleh karena itu, GMNI DKI Jakarta harus tampil sebagai kekuatan strategis dalam mendorong perubahan progresif.

“Sejarah mencatat Jakarta sebagai pelopor dari tiga fusi organisasi yang melahirkan GMNI. Karena itu, GMNI DKI Jakarta harus berada di garis depan transformasi dengan menghadirkan gagasan, gerakan, serta kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” tegas De Niao.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, baik dengan mitra kritis maupun mitra strategis, termasuk pemerintah, guna memastikan keberpihakan pada rakyat tetap menjadi orientasi utama gerakan.

Tonggak Konsolidasi Menuju Kota Global Berkeadilan

Konferda I GMNI DKI Jakarta menjadi momentum konsolidasi kader di tingkat daerah untuk memperkuat ideologi Marhaenisme, meningkatkan soliditas organisasi, serta mempertegas keberpihakan terhadap rakyat.

Di tengah transformasi Jakarta menuju kota global, GMNI DKI Jakarta diharapkan mampu memainkan peran intelektual, advokatif, dan strategis dalam memastikan pembangunan tetap berlandaskan keadilan sosial.

Kepemimpinan baru ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi revitalisasi gerakan mahasiswa nasionalis di Ibu Kota, sekaligus memperkuat posisi GMNI sebagai organisasi kader ideologis yang responsif terhadap dinamika zaman.


(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *