Memuat berita terbaru...  

Media Rubrik Jurnal Nusantara - Inspiratif - Inovatif - Kompetitif"
Slider Banner HUT RI 80  
   
DOHAR KAJARI SEMARANG KAJARI TOBA Muslih dan Istri PREDI P SIBARANI Ucapan Nataru Kaprodi U-MPU Tantular Ucapan Nataru Boy Hutasoit quotes Jurnalistik    

PelayananTim TBC RS Medika Sangatta Diapresiasi Keluarga Pasien

16 Desember 2025


Sangatta, Kutai Timur, Mediarjn.com  Selasa,  Kurniati, anak dari pasien atas nama Ibu Hasriani, menyampaikan kepada Samsul, anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), bahwa dirinya dihubungi langsung melalui sambungan telepon oleh Ibu Ana dari Tim TBC Rumah Sakit Medika Sangatta.

Dalam keterangannya, Ibu Ana menyampaikan secara rinci tata cara konsumsi obat TBC yang harus dijalani oleh Ibu Hasriani. Pasien diwajibkan berpuasa selama dua jam sebelum waktu minum obat. Setelah obat diminum, pasien kembali diwajibkan berpuasa selama dua jam sebelum diperbolehkan makan dan minum. Obat TBC tersebut harus dikonsumsi secara rutin dan tepat waktu setiap hari pada pukul 21.00 WITA selama enam bulan berturut-turut.

Kurniati juga menyampaikan bahwa Ibu Ana menjelaskan, apabila nantinya dokter Bakhtiar, Sp.PD telah mengizinkan pasien untuk pulang, pihak rumah sakit akan membekali obat TBC yang mencukupi untuk kebutuhan selama enam bulan. Selain itu, setibanya di lingkungan Perusahaan Swakarsa Melenyu 2 Afdeling LA,keluarga dianjurkan untuk berkoordinasi dengan Klinik Pratama PT Swakarsa Sinarsentosa di KBB, Puskesmas Kombeng dan Puskesmas Muara Wahau guna menyimpan sebagian obat TBC tersebut.

Saat menanyakan kepastian waktu kepulangan ibunya, Kurniati mengungkapkan bahwa Ibu Ana menjawab dengan sikap yang lembut, humanis, dan ramah, serta menyarankan agar kepulangan pasien dikonfirmasikan langsung kepada dokter Bakhtiar, Sp.PD sebagai dokter penanggung jawab.

Di akhir keterangannya, Kurniati mengucapkan terima kasih dan menyatakan rasa puas atas pelayanan yang diberikan oleh seluruh tenaga kesehatan Rumah Sakit Medika Sangatta. Ia mengapresiasi para perawat yang telah merawat ibunya dengan penuh kesabaran tanpa rasa lelah maupun jenuh, termasuk kepada Ibu Ana yang dengan sabar memberikan edukasi terkait pengobatan TBC. Apresiasi juga disampaikan kepada petugas keamanan serta seluruh pegawai Rumah Sakit Medika Sangatta atas pelayanan yang dinilai sangat baik.

(Anto/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *