Memuat berita terbaru...  

 (001) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Cristin Novalia Simanjuntak. SH, MH.

 (002) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. PWI Peradi.

Slider Banner HUT RI 80  
   
 (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi  (2) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Kepala KCD WIL III  (3) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. DIDI ROSIDI Ketua MKKS SMAN KabupatenBekasi  (4) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M.Ir.Hj.Sri Anarusi,M.P.
Kepala SMAN 1 Setu..  (5) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Rija Sudrajat Kepsek SMPN4 Tamsel  (6) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. WIDJAYANTI Kepsek SMAN 11 KOTA BEKASI  (7) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Iim Pitung Kades Sukabudi Kec Sukawangi  (8) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Jayadi Said, SE.
Kepala Desa Mangun Jaya Kecamatan Tambun Selatan Kab.Bekasi  (9) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. BAHRUDIN SE Ketua DPC Apdesi Kabupaten Bekasi
TETI KARYATI MP.d Ketua TP PKK Desa Muktiwari Kecamatan Cibitung (10) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M H. Kunpul Sebra Kepala Desa Jejalen Jaya Tambun Utara Umiyati Ketua TP PKK    

Kejari Mulai Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan di Dispora Kota Bekasi : Apa Saja Temuannya?

Foto : Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Bekasi, Ryan Anugrah, S.H
Foto : Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Bekasi, Ryan Anugrah, S.H

 

Kota Bekasi, mediarjn.com Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi resmi memulai penyelidikan terkait dugaan korupsi dalam kegiatan pengadaan alat olahraga di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi, Jawa Barat. Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Bekasi, Ryan Anugrah, S.H., mengonfirmasi bahwa tim penyidik Pidana Khusus, dipimpin oleh Haryono, S.H., M.H., telah melaksanakan ekspose bersama Inspektorat Kota Bekasi pada Senin (20/01/2025).

Ryan mengungkapkan, hasil ekspose menunjukkan indikasi adanya pengarahan penunjukan penyedia sejak awal pengadaan, serta kelebihan pembayaran yang berpotensi merugikan keuangan negara. “Berdasarkan hasil audit, ditemukan adanya indikasi kerugian negara akibat kelebihan bayar. Langkah selanjutnya adalah meminta Inspektorat Kota Bekasi untuk menghitung kerugian keuangan negara secara rinci,” ujar Ryan pada Selasa (21/01/2025).

Temuan ini menjadi perhatian serius karena objek penyelidikan juga tercatat dalam laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Hasil temuan BPK masih dihitung secara global. Oleh karena itu, kita perlu mengetahui nilai kerugian negara secara detail, pihak-pihak yang terlibat, serta peranannya,” jelas Ryan.

Namun, sebelum menghitung kerugian, Inspektorat Kota Bekasi akan meminta persetujuan dari BPK guna menghindari adanya double penghitungan. Hal ini penting untuk menjaga akurasi dan validitas data keuangan dalam penyelidikan.

Upaya Langkah Selanjutnya

Penyelidikan akan berfokus pada penghitungan detail kerugian negara dan mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat. Dengan koordinasi antara Kejari, Inspektorat, dan BPK, diharapkan kasus ini dapat segera ditindaklanjuti secara hukum.

Dugaan korupsi dalam pengadaan alat olahraga di Dispora Kota Bekasi menjadi isu penting yang membutuhkan pengawasan ketat. Kejaksaan Negeri Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan kasus ini demi menjaga integritas dan transparansi pengelolaan anggaran publik.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *