Memuat berita terbaru...  

 (001) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Cristin Novalia Simanjuntak. SH, MH.
Media Rubrik Jurnal Nusantara - Inspiratif - Inovatif - Kompetitif- Marhaban Ya Ramadhan 1447 H/ 2026 M."
Slider Banner HUT RI 80  
   
 (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi  (2) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Kepala KCD WIL III  (3) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. DIDI ROSIDI Ketua MKKS SMAN KabupatenBekasi  (4) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M.Ir.Hj.Sri Anarusi,M.P.
Kepala SMAN 1 Setu..  (5) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Rija Sudrajat Kepsek SMPN4 Tamsel  (6) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. WIDJAYANTI Kepsek SMAN 11 KOTA BEKASI  (7) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Iim Pitung Kades Sukabudi Kec Sukawangi  (8) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Jayadi Said, SE.
Kepala Desa Mangun Jaya Kecamatan Tambun Selatan Kab.Bekasi  (9) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. BAHRUDIN SE Ketua DPC Apdesi Kabupaten Bekasi
TETI KARYATI MP.d Ketua TP PKK Desa Muktiwari Kecamatan Cibitung (10) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M H. Kunpul Sebra Kepala Desa Jejalen Jaya Tambun Utara Umiyati Ketua TP PKK    

Dugaan Korupsi Rp. 8 M di Puskesmas Pintu Padang, Massa Gemas Desak Kajati Sumut Memeriksa Kadis Kesehatan Tapsel

https://mediarjn.com/wp-content/uploads/2024/07/IMG_20240718_181942.jpg

Medan, Mediarjn.com – Aksi mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Anti Penindasan (GEMAS), Kamis siang berunjuk rasa kedua kalinya di depan gerbang Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) Jl. Jenderal Besar A.H Nasution Medan terkait dugaan korupsi pembangunan Puskesmas Pintu Padang senilai 8 miliar dan mendapat pengawalan ketat dari personil Kepolisian, (18/07/2024).

Pantauan awak media, para mahasiswa yang datang membentangkan sejumlah spanduk yang bertuliskan “Mendesak Bapak Kajati Sumut segera menuntastaskan Proyek Pembangunan Puskesmas Pintu Padang–Tapanuli Selatan yang TA 2023 senilai Rp 8 Miliar.

“Mendesak agar Kajati Sumut segera memanggil Kepala Dinas Kesehatan, PPK, Konsultan dan Pengawas serta oknum-oknum yang terlibat dugaan korupsi proyek tersebut”, ujar orator aksi.

Ketua Gemas Ferdiansyah Pasaribu didampingi Abdul Muqni Siagian dalam pernyataannya juga mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera dugaan korupsi proyek pembangunan Puskesmas Pintu Padang Tapanuli Selatan T.A 2023 senilai 8 Miliar dan dijadikan atensi, tegas Ferdi

Dalam penilaiannya, massa Gemas menguraikan pekerjaan tersebut diduga markup dan terindikasi tidak sesuai Spesifikasi RAB.

Selain itu turut di duga kualitas pekerjaan tidak sesuai standar dan lemahnya pengawasan, yang mana belum setahun pekerjaan tersebut sudah banyak keretakan dan atau hancur,

Lanjutnya, harga Item pekerjaan juga sangat tinggi, dan kami duga telah ada penggelembungan harga, yang diduga dilakukan Konsultan Perencanaan yang bersengko jahat untuk menaikkan harga spesefikasi, ucap Ferdi.

Selain itu, Abdul Muqni Siagian selaku koordinator aksi dalam orasinya juga meminta Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera memanggil dan periksa Rudi Iskandar, M.Kes sebagai Kadis Kesehatan (Kuasa Pengguna Anggaran), Pejabat Pembuat Komitmen, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan, Bendahara Pengeluaran, serta yang terkait dalam pekerjaan tersebut, sebutnya.

Gerakan Mahasiswa Anti Penindasan juga mendesak serta menyarankan Aparat Penegak Hukum supaya bekerjasama dengan lembaga Independen atau tim ahli yang mampu menghitung dan mengaudit keuangan kerugian Negara pada dugaan korupsi tersebut dengan harapan dapar mempercepat proses hukumnya.

Diketahui, sebelumnya massa Gemas telah menyerahkan laporan resmi ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dengan dilengkapi bukti dokumen RAB, dan dokumentasi pekerjaan.

Selama 1 Jam berorasi, pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Sumatera Utara melalui bagian Penkum, Juliana Sinaga datang menemui para mahasiswa.

“Terimakasih atas aspirasi yang telah disampaikan, tadi sudah dicek terkait laporan dari GEMAS Sumut sudah ditelaah Oleh Tim dan sedang mengumpulkan alat bukti untuk ditindak lanjuti ke tahap selanjutnya”, ujar Juliana Sinaga.

Setelah mendengarkan tanggapan tersebut, koordinator aksi memohon kepada pihak Kejatisu agar serius dalam mengusut tuntas dugaan Korupsi Pembangunan Puskesmas Pintu Padang, dan membeberkan akan kembali melaksanakan demonstrasi pada minggu depan untuk menanyakan perkembangan laporan tersebut, pungkasnya.

(A. Nst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *