Memuat berita terbaru...  

 (001) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Cristin Novalia Simanjuntak. SH, MH.
Media Rubrik Jurnal Nusantara - Inspiratif - Inovatif - Kompetitif- Marhaban Ya Ramadhan 1447 H/ 2026 M."
Slider Banner HUT RI 80  
   
 (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi  (2) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Kepala KCD WIL III  (3) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. DIDI ROSIDI Ketua MKKS SMAN KabupatenBekasi  (4) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M.Ir.Hj.Sri Anarusi,M.P.
Kepala SMAN 1 Setu..  (5) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Rija Sudrajat Kepsek SMPN4 Tamsel  (6) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. WIDJAYANTI Kepsek SMAN 11 KOTA BEKASI  (7) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Iim Pitung Kades Sukabudi Kec Sukawangi  (8) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Jayadi Said, SE.
Kepala Desa Mangun Jaya Kecamatan Tambun Selatan Kab.Bekasi  (9) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. BAHRUDIN SE Ketua DPC Apdesi Kabupaten Bekasi
TETI KARYATI MP.d Ketua TP PKK Desa Muktiwari Kecamatan Cibitung (10) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M H. Kunpul Sebra Kepala Desa Jejalen Jaya Tambun Utara Umiyati Ketua TP PKK    

Mahasiswa dan Pedagang Desak Penyelesaian Pembangunan Pasar Kranji Baru

https://mediarjn.com/wp-content/uploads/2024/07/IMG_20240708_174037.jpg
Aksi Massa Mahasiswa dan Pedagang di Pemkot Bekasi

Puluhan aliansi mahasiswa BEM STIE Mulia Pratama dan pedagang Pasar Kranji Baru mendatangi Gedung Pemerintahan Kota (Pemkot) Bekasi pada Senin (8/7/2024). Mereka menuntut agar pembangunan Pasar Kranji Baru yang telah mangkrak selama lima tahun segera diselesaikan. Sejak tahun 2019, pembangunan pasar tersebut belum menunjukkan perkembangan berarti. “Dari tahun 2019 pembangunan Pasar Kranji Baru sudah mangkrak, dan hingga tahun 2024 belum juga dibangun,” ucap Ariesta, Ketua BEM STIE Mulia Pratama.

Tuntutan Massa Aksi

Ariesta, menjelaskan bahwa aksi ini sudah dilakukan lebih dari lima kali. Namun, hingga saat ini, Pemkot Bekasi belum mengambil sikap tegas. Massa aksi menuntut agar Pemkot Bekasi segera memutuskan perjanjian kerja sama dengan PT ABB dan melakukan tender ulang secara terbuka. PT ABB, yang dipercaya sebagai pelaksana pembangunan, dianggap telah mengelabui para pedagang dan tidak memenuhi kewajibannya. “Kami meminta Pemkot Bekasi untuk segera putuskan perjanjian Kerjasama dengan PT ABB dan segera malakukan tender ulang secara terbuka,” ucapnya.

Indikasi Korupsi dalam Proyek Pembangunan

Pembangunan Pasar Kranji Baru yang sudah mangkrak selama lima tahun ini menimbulkan indikasi korupsi. Para pedagang yang berjumlah 1800 orang telah memberikan kewajibannya kepada PT ABB senilai 23 miliar rupiah. Namun, hingga kini, hanya terlihat empat beton yang ditutupi oleh asbes. Ariesta menegaskan bahwa revitalisasi pasar harus segera diselesaikan sesuai dengan perjanjian kerja sama yang telah disepakati selama 24 bulan atau 2 tahun.

Desakan untuk Penyelesaian Segera

Dengan adanya aksi ini, para mahasiswa dan pedagang berharap Pemkot Bekasi segera mengambil tindakan tegas untuk menyelesaikan pembangunan Pasar Kranji Baru. Mereka menegaskan bahwa siapa pun yang bertanggung jawab atas revitalisasi pasar harus segera membangun dan menyelesaikan proyek ini. “Yang kami inginkan siapapun yang melakukan revitalisasi Pasar Kranji agar segera dibangun dan ini harus selesai!” pungkas Ariesta.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *