Akademisi Kritik Dua Tahun Prabowo-Gibran saat Aksi Mahasiswa di Yogyakarta
“Semangat 98 tahun yang lalu itu kan tidak boleh hilang. Isinya saja yang harus kita perbaharui, karena tagihannya tetap sama.” Prof. Dr. Zainal Arifin Mochtar.
Browsing category
“Semangat 98 tahun yang lalu itu kan tidak boleh hilang. Isinya saja yang harus kita perbaharui, karena tagihannya tetap sama.” Prof. Dr. Zainal Arifin Mochtar.
“Aksara Batak bukan sekadar simbol, tetapi di dalamnya ada pengetahuan.” Franshendrik Tambunan.
“Melalui musik, kita menyampaikan pesan kasih, pesan harapan, dan pesan persatuan.” Nelly Arta Dumora Lumban Tobing, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Toba.
“Mari kita jadikan literasi sebagai gerakan bersama. Dengan semangat gotong royong, kita berharap gerakan literasi di Kabupaten Toba melahirkan generasi yang cerdas, kreatif, berdaya saing, dan berkarya.” Effendi Sintong P. Napitupulu, Bupati Toba.
“Kemenangan memang membanggakan, tetapi keberanian untuk berusaha, kejujuran dalam berkompetisi, dan kemauan untuk terus belajar adalah kemenangan yang sesungguhnya.” Sambutan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII.
“Jadi hari ini santri itu tidak hanya belajar agama, tapi harus melek teknologi ke depannya.” dr. Asep Surya Atmaja, Plt Bupati Bekasi.
“Melalui proses pendidikan dan pembinaan karakter, para siswa diharapkan mampu membangun kepercayaan diri, mengembangkan potensi, serta memiliki keberanian untuk mewujudkan cita-cita mereka.”
“Penanganan perkara ini bertujuan mengawal pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026 agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.”
“Jadi konten kreator harus punya topik. Materinya harus jelas, lebih spesifik. Tujuan dan sasarannya harus tercapai.” Sahat Manullang, Staf Ahli Bupati Toba
“Kalau ada informasi mengenai dugaan ijon atau fee proyek, jangan langsung disimpulkan benar. Tetapi juga jangan diabaikan. Periksa dokumennya, telusuri aliran anggarannya, siapa pihak yang terlibat, siapa yang menentukan pelaksana, dan bagaimana proses pekerjaan dilakukan.” Hisar Pardomuan, Aktivis Pemerhati Pendidikan