Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Dr. Hermon Dekristo bersama jajaran saat melakukan kunjungan kerja dan peninjauan sarana prasarana di Kejaksaan Negeri Subang, 11 Februari 2026.
Kajati Jabar Kunjungi Kejari Subang, Perkuat Sinergi dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Kunjungan Kerja untuk Evaluasi dan Penguatan Kinerja Institusi
Subang, – Mediarjn.com – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat, Dr. Hermon Dekristo, S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Subang pada Rabu (11/02/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda pembinaan dan pengawasan internal dalam rangka meningkatkan kinerja kelembagaan di wilayah hukum Jawa Barat.
Dalam kegiatan tersebut, Kajati Jabar didampingi oleh jajaran pejabat utama Kejati Jabar, yakni Asisten Pembinaan Novika Muzairah Rauf, S.H., M.H., Asisten Tindak Pidana Khusus Roy Rovalino, S.H., M.H., Asisten Pengawasan Slamet Riyanto, S.H., M.H., Asisten Pidana Militer Kolonel Chk Edy Purwanto, S.H., M.H., serta Kepala Bagian Tata Usaha Dr. Malemna Sura Anabertha Br Sembiring, S.H., M.H.
Peninjauan Sarana dan Prasarana Pelayanan Hukum

Dalam kunjungan tersebut, Kajati meninjau langsung sejumlah fasilitas dan sarana prasarana di lingkungan Kejari Subang. Beberapa ruangan yang menjadi perhatian antara lain ruang barang bukti, klinik, ruang pelayanan tilang, ruang staf, hingga ruang kerja para Kepala Seksi dan Kepala Kejaksaan Negeri.
Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan bahwa infrastruktur pendukung pelayanan hukum telah memenuhi standar operasional yang baik dan mampu menunjang efektivitas tugas-tugas penegakan hukum.
Menurut Kajati, ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Lingkungan kerja yang tertata dan representatif dinilai akan berdampak langsung terhadap profesionalitas aparatur serta kepuasan publik.
Penekanan pada Sinergi dan Kepercayaan Publik

Selain melakukan evaluasi fasilitas, Kajati Jabar juga memberikan arahan kepada seluruh jajaran Kejari Subang untuk terus memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan (stakeholder) di daerah.
Ia menegaskan bahwa koordinasi yang solid dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum lainnya, serta unsur masyarakat menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan.
“Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama institusi penegak hukum. Oleh karena itu, profesionalisme, integritas, dan pelayanan prima harus terus dijaga dan ditingkatkan,” tegasnya.
Momentum Penguatan Komitmen Penegakan Hukum

Kunjungan kerja ini juga menjadi momentum strategis untuk mempererat koordinasi internal di wilayah hukum Kejaksaan Negeri se-Jawa Barat. Evaluasi langsung oleh pimpinan wilayah diharapkan mampu mendorong konsolidasi organisasi yang lebih efektif dan adaptif terhadap dinamika hukum yang berkembang.
Secara substansial, kegiatan ini menegaskan komitmen Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dalam mewujudkan penegakan hukum yang adil, humanis, dan bermartabat. Pendekatan tersebut sejalan dengan upaya reformasi birokrasi dan transformasi kelembagaan yang tengah dijalankan institusi Kejaksaan secara nasional.
Dengan penguatan tata kelola, pembinaan berkelanjutan, serta peningkatan kualitas layanan publik, Kejaksaan diharapkan semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan mampu menjaga supremasi hukum di wilayah Jawa Barat.
(Red)

