Usup Supriatna, S.IP, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Pimpin Pengucapan Sumpah Janji Pengurus PAC Cibarusah, Sabtu (31/1/2026)
Konsolidasi Kader Ditekankan untuk Perkuat Perjuangan Ideologis Partai
Kabupaten Bekasi, – Mediarjn.com – PDI Perjuangan melalui Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Barat menggelar Pendidikan Politik sekaligus Musyawarah Anak Cabang (Musancab) secara serentak di sejumlah daerah sebagai langkah strategis memperkuat konsolidasi organisasi dan ideologi partai. Di Kabupaten Bekasi, kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (31/1/2026) dengan melibatkan seluruh struktur kepengurusan partai.
Musancab Dapil I Dipusatkan di Serang Baru

Untuk wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) I Kabupaten Bekasi, Musancab dipusatkan di Gedung Olahraga (GOR) Kampung Gebang, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru. Kegiatan ini diikuti oleh tiga kecamatan, yakni Serang Baru, Cibarusah, dan Bojongmangu, sebagai bagian dari pelaksanaan Musancab serentak di 23 kecamatan se-Kabupaten Bekasi.
Sekretaris DPC Pimpin Jalannya Persidangan
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Usup Supriatna, hadir sebagai penerima mandat untuk memimpin jalannya persidangan Musancab. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pengurus DPC, pengurus PAC, pengurus ranting, serta para calon Ketua PAC dari masing-masing kecamatan peserta.
Penegasan Jati Diri Ideologis Partai
Dalam sambutannya, Usup Supriatna menegaskan bahwa PDI Perjuangan bukan sekadar partai elektoral, melainkan alat perjuangan ideologis yang harus hadir secara nyata di tengah masyarakat.
“PDI Perjuangan bukan hanya organisasi politik menjelang pemilu, tetapi alat perjuangan ideologis. Kader wajib hadir di tengah rakyat, hidup bersama rakyat, dan berjuang untuk kepentingan rakyat. Inilah jati diri partai yang tidak boleh ditawar,” tegas Usup.
Amanah Kepemimpinan PAC
Usup menekankan bahwa kepengurusan PAC yang terpilih harus mampu menjaga marwah partai serta menjalankan amanah organisasi dengan penuh integritas dan tanggung jawab.
“Sebagai kader, kita harus menjadi teladan. Kita harus benar-benar bekerja dan berjuang untuk kepentingan rakyat, khususnya masyarakat Kabupaten Bekasi, dengan tulus dan ikhlas,” ujarnya.
Disiplin Organisasi dan Loyalitas Garis Partai
Lebih lanjut, Usup mengingatkan bahwa jabatan di struktur PAC bukanlah posisi kehormatan, melainkan amanah ideologis yang menuntut kedisiplinan, loyalitas, dan konsistensi dalam menjalankan garis perjuangan partai.
“Kepengurusan PAC bukan jabatan kehormatan. Setiap kader wajib bekerja disiplin, loyal terhadap keputusan partai, dan konsisten menjalankan garis perjuangan yang telah ditetapkan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri,” katanya.
Struktur Partai Harus Bergerak Serentak
Politisi senior PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi yang akrab disapa Batok itu menegaskan bahwa struktur partai dari tingkat ranting hingga pusat harus bergerak dalam satu kesatuan perjuangan.
“Tidak boleh ada kader yang berjalan sendiri-sendiri. Setiap persoalan rakyat di tingkat bawah adalah tanggung jawab partai di semua tingkatan,” tandasnya.
Musancab sebagai Momentum Konsolidasi Ideologi
Usup menambahkan bahwa Musancab yang digelar serentak di 23 kecamatan merupakan mandat langsung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan. Ia menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar agenda organisatoris, melainkan momentum konsolidasi ideologi partai.
“PDI Perjuangan adalah partai kader, bukan partai simbol. Musancab ini menjadi ruang lahirnya kepemimpinan partai yang militan, berkarakter, dan setia pada cita-cita Trisakti Bung Karno,” pungkasnya.
Hasil Musancab Tetapkan Kepengurusan PAC
Musancab tersebut menetapkan kepengurusan PAC di masing-masing kecamatan peserta. Untuk PAC Cibarusah, terpilih Putra Armanda sebagai Ketua, Nurdin M sebagai Sekretaris, dan Hardiono sebagai Bendahara.
Sementara itu, PAC Serang Baru menetapkan Asef J sebagai Ketua, Mamai M sebagai Sekretaris, dan Hendri Okta sebagai Bendahara.
(Red)

